Bedah Al Quran 39 : Makanan dan Minuman 2

BEDAH AL QURAN No 39

MAKANAN & MINUMAN – 2

[6] Jangan mengharamkan makanan yang baik / toyib (Qs.5:87)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ﻻَ ﺗُﺤَﺮِّﻣُﻮا۟ ﻃَﻴِّﺒَٰﺖِ ﻣَﺎٓ ﺃَﺣَﻞَّ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻻَ ﺗَﻌْﺘَﺪُﻭٓا۟ ۚ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻻَ ﻳُﺤِﺐُّ ٱﻟْﻤُﻌْﺘَﺪِﻳﻦَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Al-Ma’idah – 5:87)

[7] Yang diharamkan oleh Allah hanyalah bangkai, darah, daging babi dan yang disembelih untuk selain Allah (Qs.2:173)

ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺣَﺮَّﻡَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ٱﻟْﻤَﻴْﺘَﺔَ ﻭَٱﻟﺪَّﻡَ ﻭَﻟَﺤْﻢَ ٱﻟْﺨِﻨﺰِﻳﺮِ ﻭَﻣَﺎٓ ﺃُﻫِﻞَّ ﺑِﻪِۦ ﻟِﻐَﻴْﺮِ ٱﻟﻠَّﻪِ ۖ ﻓَﻤَﻦِ ٱﺿْﻂُﺮَّ ﻏَﻴْﺮَ ﺑَﺎﻍٍ ﻭَﻻَ ﻋَﺎﺩٍ ﻓَﻼَٓ ﺇِﺛْﻢَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ۚ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻏَﻔُﻮﺭٌ ﺭَّﺣِﻴﻢٌ

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al-Baqarah – 2:173)

[8] Darah yang dimaksud ialah darah yang mengalir (Qs.6:145)

ﻗُﻞ ﻻَّٓ ﺃَﺟِﺪُ ﻓِﻰ ﻣَﺎٓ ﺃُﻭﺣِﻰَ ﺇِﻟَﻰَّ ﻣُﺤَﺮَّﻣًﺎ ﻋَﻠَﻰٰ ﻃَﺎﻋِﻢٍ ﻳَﻂْﻌَﻤُﻪُۥٓ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻣَﻴْﺘَﺔً ﺃَﻭْ ﺩَﻣًﺎ ﻣَّﺴْﻔُﻮﺣًﺎ ﺃَﻭْ ﻟَﺤْﻢَ ﺧِﻨﺰِﻳﺮٍ ﻓَﺈِﻧَّﻪُۥ ﺭِﺟْﺲٌ ﺃَﻭْ ﻓِﺴْﻘًﺎ ﺃُﻫِﻞَّ ﻟِﻐَﻴْﺮِ ٱﻟﻠَّﻪِ ﺑِﻪِۦ ۚ ﻓَﻤَﻦِ ٱﺿْﻂُﺮَّ ﻏَﻴْﺮَ ﺑَﺎﻍٍ ﻭَﻻَ ﻋَﺎﺩٍ ﻓَﺈِﻥَّ ﺭَﺑَّﻚَ ﻏَﻔُﻮﺭٌ ﺭَّﺣِﻴﻢٌ

Katakanlah, “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(Al-An’am – 6:145)

*Adapun darah yang tidak mengalir dalam tubuh hewan, tidak haram, seperti hati dan limpa [hadis Nabi]

[9] Bangkai, darah mengalir dan daging babi diharamkan karena kotor sekali [rijsun] (Qs.6:145)

*Dalam bahasa Arab, istilah rijsun itu lebih kotor dari najis

[10] Sedangkan hewan yang disembelih untuk selain Allah, diharamkan karena termasuk perbuatan fasik (Qs.6:145)

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien
Bandung