shalat_an-indo-woman-prayer

Bersikap Tenang Ketika Shalat

[Bersikap Tenang Ketika Shalat]

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam selalu tuma’ninah (bersikap tenang) dalam mengerjakan shalatnya, sehingga tulang belulangnya kembali ke tempatnya semula. Beliau juga pernah memerintahkan kepada orang yang jelek dalam mengerjakan shalat untuk mengulanginya dan mengerjakannya sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda, “Tidaklah sempurna shalat seorang diantara kalian, hingga dia tuma’ninah dalam shalatnya” (HR. Abu Daud no. 858).

Dari Qatadah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda, “Sejelek-jelek pencuri adalah orang yang mencuri dalam shalatnya. Ada seorang shabat yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana dia mencuri shalatnya?‘. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, ‘Dia tidak menyempurnakan ruku’nya dan sujudnya” (HR. Ahmad dan Hakim,disebutkan dalam Shahihul Jami’ hadits no. 997).

Dari Abu Abdullah Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Perumpamaan orang yang tidak sempurna ruku’nya dan mematuk dalam sujudnya adalah seperti orang yang sedang kelaparan yang makan sebuah kurma dan dua buah kurma, dimana keduanya tidak ada manfaatnya sama sekali terhadapnya” (HR. Ath-Thabrani, dihasankan Syaikh Albani dalam Shahihu Jami’).

Oleh karena itu, seorang yang tidak tuma’ninah di dalam shalatnya tidak akan mungkin melakukan shalatnya dengan khusyu’. Karena melakukan shalat dengan cepat dapat menghilangkan kekhusyu’an. Sedangkan mengerjakan shalat seperti seekor burung gagak yang mematuk karena saking cepatnya, dapat menghilangkan pahala shalat itu sendiri.

(Disalin dari buku 33 Kiat Khusyu’ dalam Shalat, Muhammad Shaleh Al-Munajid hal 26-27)

(PusatBukuSunnah.com)

shalat_dzikir