Category Archives: Hadits

mutiara hadis : Taqwa

Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa pada suatu ketika Umar bin Khattab bertanya kepada Ubai bin Ka’ab tentang Taqwa .
Ubai balik bertanya : ” Apakah anda pernah melewati jalan yang banyak durinya ” ?
” Pernah ” Jawab Umar.
Ubai bertanya kembali : ” Bagaimana ketika Anda melewatinya ” ?
Umar menjawab : ” Saya bersungguh- sungguh serta berhati- hati sekali supaya tidak kena duri ” .
Ubai akhirnya mengatakan : ” Itulah arti Taqwa yang sebenar- benarnya. ”

Dari hadist an Atsar Umar ra,kita bisa menyimpulkan , bahwa hakikat taqwa adalah kesungguhan dan kehati-hatian terhadap apa yang dilarang Allah swt.
Orang yang bertaqwa adalah orang yang sungguh –sungguh untuk menjauhi segala larangan Allah dan berhati- hati sekali supaya tidak terjerumus di dalamnya, walaupun untuk menuju kepada ketaqwaan tersebut , kadang- kadang ia harus meninggalkan apa yang tidak dilarang, jika hal tersebut akan menyeretnya kepada apa yang dilarang

Mutiara Hadis : orang cerdas

Syaddad bin Aus ra mengatakan bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda

“Orang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri dan beramal untuk hari setelah kematian. Sedangkan orang bodoh adalah orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya, tetapi berangan-angan mendapat rahmat Allah.”

(HR Tirmidzi)

Dari al Quranulkarim terjemah Al Mu’asir/terjemah Kontemporer
Dr Aam Amiruddin

selalu ada sesuatu untuk sedekah

 

Abu Zar r.a.berkata bahwa seorang sahabat berkata kepada Nabi Saw, “Ya Rasulullah, orang-orang kaya itu bisa memborong pahala;
mereka mengerjakan salat sebagaimana kami salat,
mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa,
dan mereka mampu bersedekah dengan kelebihan harta mereka. “

Nabi Saw bersabda ,”Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bersedekah?

Sesungguhnya, tiap tasbih adalah sedekah, tiap tahmid adalah sedekah, tiap tahlil adalah sedekah, menyuruh pada kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, dan bercampur dengan istrinya adalah sedekah.”

Mereka bertanya,”Ya Rasulullah, apakah seseorang yang memenuhi syahwatnya mendapat pahala?”
Rasulullah Saw menjawab, ” Apa pendapat kamu jika orang tersebut memenuhi syahwatnya pada yang haram, apakah ia berdosa? Maka demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala.”

(HR Muslim)

Copas dari Al Qur’anulkarim
Terjemah Kontemporer hal 595

Kewajiban Salat Lima Waktu

 

Ubaidah bin Shamit r.a.berkata, “Aku bersaksi bahwa aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku atas izin Allah swt. Lalu berkata, “Hai Muhammad, sesungguhnya Allah berfirman kepadamu,
“Sungguh telah Aku wajibkan salat lima waktu. Barangsiapa menunaikannya dengan WUDHU yang sempurna, WAKTU yang tepat, dan SUJUD yang benar, maka dengan shalat itu Aku tetapkan janjiKu bahwa Aku akan memasukkannya ke surga.
Tetapi barangsiapa menemui-Ku dengan mengurangi salat itu, maka tidak ada perjanjian-Ku baginya. Jika Aku menghendaki, Aku akan menyiksanya atau Aku akan mengampuninya.”

(HR Abu Daud)

Copas dari AL QUR’ANULKARIM

terjemah  kontemporer AL MUASIR

penyusun: Dr. Aam Amirrudin

Amalan Yang Pertama Dihisab

 

Tamim Addari r.a. Berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda :
“Sesungguhnya , amalan pertama kali akan dihisab dari seorang hamba adalah salat.
Jika salatnya sempurna, maka akan ditulis sempurna untuknya.
Apabila padanya terdapat kekurangan, maka Allah Ta’ala berfirman kepada malaikatNya,
‘Lihatlah, apakah hambaku memiliki amalan sunnah? Lalu, sempurnakanlah apa yang kurang sempurna dari ibadah wajibnya dengan amalan sunnahnya, kemudian zakat, kemudian amalan-amalan lain juga seperti itu perhitungannya.”

(H.R. Ad-Darimiy)

Copas dari AL QUR’ANULKARIM

terjemah  kontemporer AL MUASIR

oleh Aam Amirrudin

 

7 Dosa Yang Membinasakan

Abu Hurairah r.a berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Hendaklah kamu menghindari 7 dosa yang membinasakan,”
Nabi Saw ditanya, “Apakah 7 dosa itu wahai Rasulullah?
Beliau menjawab,
Menyekutukan Allah, melakukan sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali yang haq, memakan harta anak yatim, memakan riba, lari dari medan pertempuran dan
menuduh berzina kepada wanitabaik-baik.”

(HR Muslim)

Sahl bin Sa’ad r.a berkata bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda,
“siapapun yang dapat menjaga lisan dan kemaluannya,aku jamin ia akan masuk surga”

(HR Bukhari)

Copas dari AL QUR’ANULKARIM terjemah  kontemporer AL MUASIR

hal 594

oleh DR Aam Amirrudin

 

Tanda Bagusnya Keislaman Seseorang

Abu Hurairah r.a mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda,

“Di antara tanda bagusnya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.”

(H.R. Tirmidzi dan yang lainnya)

Aisyah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda,

“Hai, sekalian manusia! Beramallah sesuai kesanggupanmu. Sungguh,  Allah tidak akan bosan sebelum kamu bosan dalam beramal. Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah adalah yang dikerjakan secara konsisten (terus menerus) walaupun sedikit.”

(H.R. Bukhari)

 

copas dari AL-QURANULKARIM

Terjemah AL-MUASIR/KONTEMPORER

Penyususn Dr. H. Aam Amiruddin

Tiga orang yang tidak diajak bicara oleh Allah

 

doa-dan-kajian-islami

Abu Hurairah r.a berkata
Bahwa Rasulullah saw bersabda :
“Ada tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan mereka tidak akan disucikan Allah , yaitu
– Orang tua renta pezina
– Pemimpin yang berdusta, dan
– Orang miskin yang sombong.”

(HR Muslim)
Copas dari Al Qur’an Terjemah Al Muasir / Kontemporer
Penyusun: Dr H Aam Amiruddin