PELATIHAN SHALAT KHUSYU

Catatan dari PELATIHAN SHALAT KHUSYU
— di mesjid agung TSM-Bandung 16-17 Jumadil Akhira 1437H (25-26 Maret 2016)
Bersama Ust Abu Sangkan dan KH Abdullah Gymnastiar
Shalat adalah hal yg pertama dihisab Allah dari kita. Dilakukan secara berjamaah atau sendiri.
Shalat subuh berjamaah -sepanjang hari dianggap sholat terus menerus
Shalat isya berjamaah- sepanjang malam dianggap sholat terus menerus
INGAT!!! Makin banyak berpahala, setan pengghalangnya pun makin banyak!!
Barangsiapa mau memperbaiki urusannya, perbaiki dulu shalatnya.
Zikir dlm sholat itu paling sempurna, harus wudlu dulu, sambil menghadap kiblat, komplit mulai dr takbir, tasbih, tahmid, ada ruku dan sujud, paling dekat dg Allah saat sujud, dan ada doa paling komplit juga yaitu doa saat duduk antara 2 sujud.
Pokoknya untuk semua keperluan, shalat akan jadi jalan pertolongan Allah. Maka kalau ingin memperbaiki kehidupan, rejeki, kesehatan, segala urusan kita, perbaiki shalat. Banyak orang melaksanakan shalat hanya sebagai rutinitas saja.
Di jepang ada mualaf yang sengaja menjemput orang ke mesjid untuk shalat berjamaah, lalu mengantar mereka  ke rumahnya masing-masing lagi. Bayangkan perhitungan pahalanya di sisi Allah. Kemuliaannya, sekarang saja sudah sampai kesini ke telinga kita.

Hidup galau/tidak enak pasti karena banyak dosa, sholat itu “penebus/pembersih” dosa.
17x kita “mandi” denga sholat fardhu
10 rawatib (ditambah 2 rakaat sebelum magrib + 2 rakaat sebelum isya jadi 14)
Bada subuh dan bada ashar dilarang.
11 rakaat tahajud dengan witir
2 rakaat dhuha (minimal)
(rawatib dhuhur bisa 4+4, 2 rakaat tahiyat masjid, dhuha ditambah, syukrul wudhu)

 

Darimana kita mulai memperbaiki sholat ??

 

1.Mulailah dari yg termudah yaitu : shalat tepat waktu.

Untuk mujahadah  targetkan 40 hari (200 sholat fardhu) terusmenerus tidak ketinggalan takbir (jamaah) di masjid untuk pria, dan tepat waktu untuk wanita dimanapun berada)

Lihat RAHASIA 40 HARI TAKBIR PERTAMA SHALAT BERJAMAAH

Menunggu di masjid akan lebih banyak manfaatnya, drp dtg ke mesjid terburu2.

Sudah adzan namun belum mau shalat ibarat anak kunci yg blm dimasukkan ke lubangnya, ga akan bisa buka pintu.

Kita hrs bagaikan ikan dg air, tak terpisahkan anatara kita dg shalat tepat waktu/berjamaah

 

2. Tambahlah jumlah shalat.

Ingat ortu :shalat, ingat jodoh:sholat, merasa takut :shalat, merasa bingung :shalat, merasa sedih :sholat, dst,dsb.

Sholat itu pintu rahmat Allah. Inilah yg akan menyelamatkan kita nanti.
Untuk Segala penderitaan fisik ( telinga berdenging, nafas bau,badan sakit2, kepala sakit, kaki sakit, dll juga obatnya perbanyak sholat).

BACA KAJIAN “RESEP DITOLONG ALLAH”

Wastainu bi shabri wa sholat..(al baqarah 45)

Dalam hadits disebutkan, Amalan yg paling dicintai Allah (hadits shahih)
1. Shalat tepat waktu (pria berjamaah di masjid-27 derajat lbh baik)
2. Birul walidain (berbakti pd ortu)
3. Jihad fi sabilillah

Shalat khusyu : pahami, tumaninah, sungguh2

Silahkan baca teori buka brankas..(dari Aa Gym) setiap bacaan hayati untuk membuka kode brankas berikutnya

Fazkuruni azkurkum (al baqarah 152).
Fahami ayat ini, hati tidak boleh kosong, selalu ingat Allah.
Terutama saat sholat, sadari Bahwa Allah saat ini MELIHATKU (ihsan)

Bagaimana sikap kita bila dilihat Allah? Kalau bacaan didengar Allah?

Dari dulu pengajian2 tidak membahas ini dengan detail. Bagaimana kulit bisa bergetar karena disebutkan namaNYA dan ayat2NYA.
Padahal ada ayatnya.

Awali sholat dengan iman.

Rukun iman ke 6 adalah percaya pada takdir.
Semua yg terjadi pada kita adalah atas seijin Allah. Musibah terjadi silih berganti dalam kehidupan kita setiap hari.
Tidak ada musibah terjadi kecuali atas ijin Allah.

Barangsiapa menerima takdir Allah, maka dia qolu (berkata) innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun (al baqarah 156)
Dan itu harus terasa / disadari di detik / benturan pertama terjadinya musibah.
Bukan jauh setelah merenung baru berucap istirja (innalillahi..)

Contoh ekstrim  : ada yang kentut (maaf) tanpa diketahui siapa pelakunya-reaksi pertama apa?

Sadarilah itu terjadi atas ijin Allah… 🙂

Jadi ciri org beriman, kena musibah ataupun tidak, hatinya tetap lapang.

Lalu kita kaitkan segala musibah yg terjadi pada kita dgn ayat yg mengatakan bahwa “brgsiapa yg dikendaki Allah untuk menerima hidayahNYA, harus merasakan musibah. Qolu Innalillahi wa innailaihi raji’uun.

Kena musibah atau tidak, itu seijin Allah..maka kenali sifat2 Allah lewat ASMAUL HUSNA.
Jadi kesimpulannya, rukun iman yg ke 6, percaya pada takdir ALLAH yaitu Asmaul Husna – nama yg baik (husna)
Bisa kesempitan, kelapangan, dimuliakan, dihinakan, semuanya HUSNA (baik)

Semuanya yg terjadi di alam ini adalah untuk kebaikan.
Lihat ilustrasi : ada satu perusahaan, di dalamnya ada komisaris, direktur2, sekretaris2, sampai satpam dan Officeboy. Semua ada disitu dg gaji yg berbeda2. Tapi semuanya tercukupi. Ada yg harus ngutang, ada yg tidak, ada yg poligami, ada yg tidak, malah ada yg masih membujang, semuanya terjadi sesuai takdirnya dan semuanya cukup, sehingga sempurnalah perusahaan itu. Itulah husna.

Ilustrasi lain: sebuah gunung, didalamnya mengandung magma, suatu saat harus meletus kalau tidak maka kiamat akan lebih cepat terjadi. Bayangkan semua gunung menahan magmanya dan satu saat bisa meletus bareng sedunia, maka kiamat.
Jadi takdirnya gunung berapi itu meletus bergantian, dan perhatikan adakah kebaikan setelahnya? Itulah husna.

KHUSYU
Secara bahasa :
iman-islam-ihsan
Sadari Allah melihat –> iyyaka na budu…
Disitu terjadi “klik”, antara aku ygdilihat dan ALLAH Yangmelihat.
Aku yg memohon dan Allah yg menolong.

Khosya’a —> menunjukkan ketenangan
Jadi khusyu itu terjadi apabila tenang / tumaninah
Khasyiatan —-> pandangannya tunduk pd Allah, hatinya di hadapan Allah, penuh rasa takut bahwa ALLAH melihat saya (ihsan)

Secara istilah
Ibnu Qoyim mengatakan khusyu itu tegaknya hati di hadapan Allah, bangkitnya hati dan merasa hina di hadapan Allah

Khusyu tempatnya di dalam hati, diikuti anggota tubuh
Khusyu adalah lunaknya hati, maka ketika hati khusyu seluruh anggota tubuh tunduk semua.

Orang yg khusyu pd Allah adalah org yg reda syahwatnya hingga hati jadi lapang.

Jadi kesimpulan
Shalat khusyu Insya Allah bisa dicapai apabila kita
– percaya pada takdir yg berkaitan dg asma Allah yg husna
-pahami, apa yg kita baca, perbaiki bacaannya (yg wajib :al fatihah) dan pahami isinya.
-tumaninah dan sungguh2. Lakukan dengan tenang krn kl terburu2 jadi tidak ihsan, tidak diterima. Sungguh2, perlihatkan kesungguhan pada Allah krn menyadari  ihsan, kita dilihat Allah.