Tag Archives: doa dan dzikir

Doa dan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah

KTQS #652 sampai 663

Doa dan Dzikir Pagi  Sesuai Sunnah

nc 106 pray

Membaca taudz terlebih dahulu “A’udzubillahiminasyaithanirradziim”

1. Membaca ayat kursi (QS. Al-Baqarah ayat 255) pagi dan sore hari

ٱﻟﻠَّﻪُ ﻻَٓ ﺇِﻟَٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﻫُﻮَ ٱﻟْﺤَﻰُّ ٱﻟْﻘَﻴُّﻮﻡُ ۚ ﻻَ ﺗَﺄْﺧُﺬُﻩُۥ ﺳِﻨَﺔٌ ﻭَﻻَ ﻧَﻮْﻡٌ ۚ ﻟَّﻪُۥ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ٱﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺽِ ۗ ﻣَﻦ ﺫَا ٱﻟَّﺬِﻯ ﻳَﺸْﻔَﻊُ ﻋِﻨﺪَﻩُۥٓ ﺇِﻻَّ ﺑِﺈِﺫْﻧِﻪِۦ ۚ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠْﻔَﻬُﻢْ ۖ ﻭَﻻَ ﻳُﺤِﻴﻂُﻮﻥَ ﺑِﺸَﻰْءٍ ﻣِّﻦْ ﻋِﻠْﻤِﻪِۦٓ ﺇِﻻَّ ﺑِﻤَﺎ ﺷَﺎٓءَ ۚ ﻭَﺳِﻊَ ﻛُﺮْﺳِﻴُّﻪُ ٱﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَٱﻷَْﺭْﺽَ ۖ ﻭَﻻَ ﻳَـُٔﻮﺩُﻩُۥ ﺣِﻔْﻆُﻬُﻤَﺎ ۚ ﻭَﻫُﻮَ ٱﻟْﻌَﻠِﻰُّ ٱﻟْﻌَﻆِﻴﻢُ

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU.
LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM.
LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI.
MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI.
YA’LAMU MAA B AINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM.
WA LAA YUHITHUUNA BI. SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A.
WASI’ KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA.
WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
(Al-Baqarah – 2:255)
Dibaca 1x ketika PAGI dan SORE.
Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari (gangguan) jin sampai sore,
dan barangsiapa yg membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari gangguan mereka (jin)”
(HR. Al-Hakim 1/562)

 
2. Membaca 3x pagi dan sore surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas.

Dibaca 3x ketika PAGI dan SORE.
“Barangsiapa yg membacanya 3x ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu”.
(HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567)

 

3. Membaca 1x Pagi dan Sore

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ،
رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ
رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Asbahnaa wa asbahal mulku lillahi walhamdulillah, laa ilahaa illallahu wahdahu laa syariika lah,
lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli sya’iin qodiir.
Robbi as aluka khoiro maa fii hadzal yaumi wa khoiro maa ba’dah, wa a’udzubika min syarri maa fii hadzal yaumi wa syarri maa ba’dah
Robbi a’udzubika minal kasali wa suu’il kibari, Robbi a’udzubika min ‘adzaabi fiinnar wa ‘adzabi fiilqobri”.

Artinya:
”Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah,segala puji hanya milik Allah.Tidak ada Ilah (yg berhak diibadahi dgn benar) kecuali Allah Yang Mahaesa, tiada sekutu bagiNya.
BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Wahai Rabb, aku mohon kepadaMu kebaikan di hari ini dan sesudahnya.
Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan sesudahnya.
Wahai Rabb, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua.
Wahai Rabb, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.”

Dibaca 1x PAGI dan SORE.
(HR. Muslim 4/2088 no.2723)

 

4. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ashbahnaa wa bika amsainaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur
Artinya: “Ya Allah, dgn rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan kami memasuki waktu sore. Dgn rahmat dan kehendakMu kami hidup dan dgn rahmat dan kehendakMu kami mati.
Dan kepadaMu kebangkitan (bagi semua makhluk).”
(HR. At-Tirmidzi 5/466)

5. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ،
أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka,
wa anaa ‘alaa ‘ahdika wawa’dika maa as tatho’tu, a’udzubika min syarrimaa shona’tu abuu’u laka binikmatika ‘alayya, wa abuu’u bidzambii faaghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”.

Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada yg berhak diibadahi dgn benar kecuali Engkau,
Engkau-lah yg menciptakanku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan (apa) yg kuperbuat.
Aku mengakui nikmatMu (yg diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yg dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Dibaca 1X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya dalam keadaan yakin ketika sore hari lalu meninggal di malam harinya, niscaya dia akan masuk surga. Demikian juga apabila di pagi hari.”
(HR. Bukhari 7/150)

 

6. Membaca 3x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Allahumma ‘aafinii fii badanii, allahumma ‘aafinii fii sam’ii, allahumma ‘aafiini fii bashorii,
laa ilaha illa anta. Allahumma inni a’udzubika minal kufri wal faqri, wa a’udzubika min ‘adzaa bil qobri, laa ilaha illa anta”.
Artinya: Ya Allah, sehatkan lah badanku. Ya Allah, sehatkan lah pendengaranku. Ya Allah, sehatkan lah penglihatanku, tiada tuhan selain Engkau.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-mu dari siksa kubur, tiada tuhan selain Engkau”
Dibaca 3X PAGI dan SORE.
(HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.22 dan Ibnus Sunniy no.69, serta Al-Bukhariy di dalam Al-Adabul Mufrad dan di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.26).

7. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنَّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ،
اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ، وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ،
اللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ، وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ،
وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma inni as alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fiid dunyaa wal akhiroh, allahumma inni as alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dunyaaya wa ahlii wa maalii.
Allahummastur ‘awraatiy, wa aamin raw ’aatiy. Allahummahfadhnii min baina yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fauqii wa a’udzu bi’adzomatika an aghtaala min tahtii

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan harta­ku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut.
Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).”
Dibaca 1X PAGI dan SORE.
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332).

 

8. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ،
أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ،
وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا، أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoibi wash shahaadati faathiros samawaati wal ardh,
Robba kulli sya’inn wa maliikahu. Ashhadu alla ilaha illa anta,a’udzubika min syarri nafsii
wa min syarrish syaithooni wa syirkihi wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu’ann, au ajurrohu ilaa muslim”.

Artinya: Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, syaitan dan sekutunya, (aku berlindung kepadaMu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya”.
Dibaca 1X PAGI dan SORE.
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidziy, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/142).

 

9. Membaca 3x Pagi dan Sore

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’asmihi syai’ann fil ardhi walaa fiis samaai wa huwas sami’ul ‘aliim”.

Artinya : Dengan Nama Allah yang tidak ada bahaya atas NamaNya sesuatu di bumi dan tidak pula dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Mahamengetahui.”
Dibaca 3X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan 3X ketika sore, tidak akan membahayakannya sesuatu apapun.”
(HR. Abu Dawud 4/323, At-Tirmidziy 5/465, Ibnu Majah dan Ahmad, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332).

 

10. Membaca 3x Pagi dan Sore

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billahi robbaa, wa bil islaami diinaa,-wa bi Muhammadin sholallohu ‘alaihi wasallam nabiyyaa-”.

Artinya :”Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabbku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku
dan Muhammad Saw sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”
Boleh juga diganti (kalimat yang diberi tanda setrip) membaca:

وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً

-Wa bi Muhammadin sholallohu ‘alaihi wasallama nabiyya wa rosuulaa-
Dibaca 3X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka ada hak atas Allah untuk meridhainya pada hari kiamat.”
(HR. Ahmad 4/337, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.4 dan Ibnus Sunniy no.68,
Abu Dawud 4/418, At-Tirmidziy 5/465 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.39).

 

 

11. Membaca 1x Pagi dan Sore

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

“Yaa hayyu yaa qoyyuumu bi rohmatika astaghiitsu Ashlih lii sya’nii kulluha walaa takilnii ilaa nafsii thorfatan ‘ain”.

Artinya :”Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmatMu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku meski sekejap mata sekali pun (tanpa mendapat pertolongan dariMu).”
Dibaca 1X PAGI dan SORE.
(HR. Al-Hakim dan beliau menshahihkannya serta disepakati oleh Adz-Dzahabiy 1/545, lihat Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273).

12. Membaca 1x Pagi dan Sore

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ،
وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ashbahnaa ‘alaa fithrotil islaami- wa ‘alaa kalimatil ikhlash, wa ‘alaa diini nabiyyina Muhammadin
sholallohu ‘alaihi wasallama wa ‘alaa millati abiinaa Ibrohiima haniifaam musliman
wa maa kaana minal musyrikiin.

Artinya : “Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik”.
Dibaca 1X PAGI dan SORE.
(HR. Ahmad 3/406, 407, Ibnus Sunniy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.34, lihat Shahiihul Jaami’ 4/209).

 

13. Membaca 7x Pagi dan Sore

حَسْبِيَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Hasbiyallahu laa illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul ‘arsyl ‘adziim

Artinya : Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhanku), tiada ilah (yang berhak disembah) kecuali Dia, kepadaNya aku bertawakal. Dia-lah Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung”. (Dibaca 7 x)

Catatan kaki :
Dalam hadits dari Abu Ad Darda’ radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut di shubuh dan sore hari sebanyak 7X, maka Allah akan memberi kecukupan bagi kepentingan dunia dan akhiratnya.
(HR. Ibnus Sunni no. 71 secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), Abu Daud secara mauquf (sampai pada sahabat) (4/321, no. 5081). Syaikh Syu’aib dan ‘Abdul Qodir Al Arnauth menyatakan sanad hadits ini shahih dalam Zaadul Ma’ad (2/376)).

 

14. Membaca 10x Pagi dan Sore

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli wasallam ‘ala nabiyyinnaa Muhammad

Artinya:“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad”. (Dibaca 10 x)

Catatan kaki :
Dari Abu Darda’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa bershalawat untukku sepuluh kalidi pagi dan sore hari, maka ia akan mendapatkan syafa’atku di hari kiamat nanti”.
(HR. Thobroni melalui dua isnad, salah satunya jayyid (baik). Lihat Majma’ Az Zawaid (10/120) dan Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/273)).‎

 

15. Membaca 100x Pagi dan Sore

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallohi wa bihamdihi.

Artinya :”Mahasuci Allah, aku memuji-Nya”
Dibaca 100X PAGI dan SORE.
“Barangsiapa yang membacanya seratus kali ketika pagi dan sore maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat yang lebih utama daripada apa yang dia bawa kecuali seseorang yang membaca seperti apa yang dia baca atau yang lebih banyak lagi.”
(HR. Muslim 4/2071).

 

16. Membaca 100x atau 10x atau 1x Pagi

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir.

Artinya:“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) selain Allah Yang MahaEsa,
tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan bagiNya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu”
Dibaca 100x PAGI.

“Barangsiapa yang membacanya seratus kali dalam sehari maka (pahalanya) seperti membebaskan sepuluh budak, ditulis untuknya seratus kebaikan, dihapus darinya seratus kesalahan, dan dia akan mendapat perlindungan dari (godaan) syaithan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada seorang pun yang lebih utama daripada apa yang dia bawa kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak dari itu.”
(HR. Al-Bukhariy 4/95 dan Muslim 4/2071).
Atau dibaca 10x.
(HR. An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.24, lihat Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/272).
Atau dibaca 1x ketika malas/sedang tidak bersemangat.
(HR. Abu Dawud 4/319, Ibnu Majah, Ahmad 4/60, lihat Shahih Abu Dawud 3/957
dan Shahih Ibnu Majah 2/331).

 

17. Membaca 3x di pagi hari

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallohi wabihamdihi ‘adada kholqihi wa ridhoo nafsihi wa zinata ‘arshihi wa midaada kalimaatihi.

Artinya :“Mahasuci Allah, aku memujiNya sebanyak bilangan makhlukNya, Mahasuci Allah sesuai keridhaanNya, Mahasuci seberat timbangan ‘ArsyNya, dan Mahasuci sebanyak tinta (yang menulis) kalimatNya.”
Dibaca 3X PAGI.
(HR. Muslim 4/2090).

 

18. Membaca 1x Pagi

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as aluka ‘ilmaan nafi’aa wa rizqoon thayyibaa wa ‘amalaan mutaqobbalaan”.
Artinya :“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amalan yang diterima.”
Dibaca 1X PAGI.
(HR. Ibnus Sunniy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.54, Ibnu Majah no.925 dan dihasankan sanadnya oleh ‘Abdul Qadir dan Syu’aib Al-Arna`uth di dalam tahqiq Zaadul Ma’aad 2/375).

19. Membaca Pagi ATAU Sore sebanyak 100x

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaaha wa atuubu ilaiih”
Artinya“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepadaNya”
Dibaca 100X SEHARI.

(HR. Al-Bukhariy bersama Fathul Baari 11/101 dan Muslim 4/2075)

 

Bila Anda memiliki gadget/smartphone, sebaiknya dzikir ini disimpan di memopad masing-masing gadget sehingga mudah dibuka ketika kita memerlukannya.
Salam!
Copas dari KTQS

Doa dan Dzikir Sore Sesuai Sunnah

Doa dan Dzikir Sore Sesuai Sunnah

 

nc 106 pray

Membaca taudz terlebih dahulu “A’udzubillahiminasyaithanirradziim”

 

1. Membaca ayat kursi (QS. Al-Baqarah ayat 255) pagi dan sore hari

ٱﻟﻠَّﻪُ ﻻَٓ ﺇِﻟَٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﻫُﻮَ ٱﻟْﺤَﻰُّ ٱﻟْﻘَﻴُّﻮﻡُ ۚ ﻻَ ﺗَﺄْﺧُﺬُﻩُۥ ﺳِﻨَﺔٌ ﻭَﻻَ ﻧَﻮْﻡٌ ۚ ﻟَّﻪُۥ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ٱﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺽِ ۗ ﻣَﻦ ﺫَا ٱﻟَّﺬِﻯ ﻳَﺸْﻔَﻊُ ﻋِﻨﺪَﻩُۥٓ ﺇِﻻَّ ﺑِﺈِﺫْﻧِﻪِۦ ۚ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠْﻔَﻬُﻢْ ۖ ﻭَﻻَ ﻳُﺤِﻴﻂُﻮﻥَ ﺑِﺸَﻰْءٍ ﻣِّﻦْ ﻋِﻠْﻤِﻪِۦٓ ﺇِﻻَّ ﺑِﻤَﺎ ﺷَﺎٓءَ ۚ ﻭَﺳِﻊَ ﻛُﺮْﺳِﻴُّﻪُ ٱﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَٱﻷَْﺭْﺽَ ۖ ﻭَﻻَ ﻳَـُٔﻮﺩُﻩُۥ ﺣِﻔْﻆُﻬُﻤَﺎ ۚ ﻭَﻫُﻮَ ٱﻟْﻌَﻠِﻰُّ ٱﻟْﻌَﻆِﻴﻢُ

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU. LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA B AINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI. SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’ KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Al-Baqarah – 2:255)

Dibaca 1x ketika PAGI dan SORE.

“Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari (gangguan) jin sampai sore, dan barangsiapa yg membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari gangguan mereka (jin)” (HR. Al-Hakim 1/562)

 

 

2. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas.

Masing-masing dibaca 3x ketika PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yg membacanya 3x ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu”.

(HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567)

 

3. Membaca 1x Pagi dan Sore

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Amsainaa wa amsal mulku lillahi- walhamdulillah, laa ilahaa illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli sya’iin qodiir. Robbi as aluka khoiro maa fii hadzihil lailati wa khoiro maa ba’dahaa wa a’udzubika min syarri maa fii hadzihil lailati wa sarri maa ba’dahaa- Robbi a’udzubika minal kasali wa suu’il kibari, Robbi a’udzubika min ‘adzaabi fiinnar wa ‘adzabi fiilqobri”.

Artinya: Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah.Tidak ada Ilah (yg berhak diibadahi dengan benar) kecuali Allah Yang Mahaesa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepadaMu kebaikan di hari ini dan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.”

Dibaca 1x PAGI dan SORE. (HR. Muslim 4/2088 no.2723)

 

4. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

“Allahumma bika amsainaa wa bika ashbahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir”.

Artinya : “Ya Allah, dgn rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu sore, dan kami memasuki waktu pagi. Dgn rahmat dan kehendakMu kami hidup dan dgn rahmat dan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu kebangkitan (bagi semua makhluk).”

Dibaca 1X PAGI dan SORE. (HR. At-Tirmidzi 5/466)

 

5. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wawa’dika maa as tatho’tu, a’udzubika min syarrimaa shona’tu abuu’u laka binikmatika ‘alayya, wa abuu’u bidzambii faaghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya :“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada yg berhak diibadahi dgn benar kecuali Engkau, Engkau-lah yg menciptakanku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan (apa) yg kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu (yg diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yg dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” Dibaca 1X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya dalam keadaan yakin ketika sore hari lalu meninggal di malam harinya, niscaya dia akan masuk surga. Demikian juga apabila di pagi hari.” (HR. Bukhari 7/150)

 

6. Membaca 3x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma ‘aafinii fii badanii, allahumma ‘aafinii fii sam’ii, allahumma ‘aafiini fii bashorii, laa ilaha illa anta. Allahumma inni a’udzubika minal kufri wal faqri, wa a’udzubika min ‘adzaa bil qobri, laa ilaha illa anta”.

Artinya: Ya Allah, sehatkan lah badanku. Ya Allah, sehatkan lah pendengaranku. Ya Allah, sehatkan lah penglihatanku, tiada tuhan selain Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-mu dari siksa kubur, tiada tuhan selain Engkau”

Dibaca 3X PAGI dan SORE.

(HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.22 dan Ibnus Sunniy no.69, serta Al-Bukhariy di dalam Al-Adabul Mufrad dan di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.26).

 

7. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنَّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ، وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ، وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma inni as alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fiid dunyaa wal akhiroh, allahumma inni as alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dunyaaya wa ahlii wa maalii. Allahummastur ‘awraatiy, wa aamin raw ’aatiy. Allahummahfadhnii min baina yadayya wa min kholfiiwa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fauqii wa a’udzu bi’adzomatika an aghtaala min tahtii.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan harta­ku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).”

Dibaca 1X PAGI dan SORE. (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332).

 

8. Membaca 1x Pagi dan Sore

اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا، أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoibi wash shahaadati faathiros samawaati wal ardh, Robba kulli sya’inn wa maliikahu. Ashhadu alla ilaha illa anta,a’udzubika min syarri nafsii wa min syarrish syaithooni wa syirkihi wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu’ann, au ajurrohu ilaa muslim”.

Artinya: Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, syaitan dan sekutunya, (aku berlindung kepadaMu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya”.

Dibaca 1X PAGI dan SORE. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidziy, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/142).

 

9. Membaca 3x Pagi dan Sore

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’asmihi syai’ann fil ardhi walaa fiis samaai wa huwas sami’ul ‘aliim”.

Artinya: Dengan Nama Allah yang tidak ada bahaya atas NamaNya sesuatu di bumi dan tidak pula dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Mahamengetahui.”

Dibaca 3X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan tiga kali ketika sore, tidak akan membahayakannya sesuatu apapun.” (HR. Abu Dawud 4/323, At-Tirmidziy 5/465, Ibnu Majah dan Ahmad, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332).

 

10. Membaca 3x Pagi dan Sore

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billahi robbaa, wa bil islaami diinaa,-wa bi Muhammadin sholallohu ‘alaihi wasallam nabiyyaa-”.

Artinya : Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabbku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad Saw sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).” Boleh juga diganti (kalimat yang diberi tanda setrip) membaca: وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً -Wa bi Muhammadin sholallohu ‘alaihi wasallama nabiyya wa rosuulaa-

Dibaca 3X PAGI dan SORE. “Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka ada hak atas Allah untuk meridhainya pada hari kiamat.”

(HR. Ahmad 4/337, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.4 dan Ibnus Sunniy no.68, Abu Dawud 4/418, At-Tirmidziy 5/465 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.39).

 

11. Membaca 1x Pagi dan Sore

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa hayyu yaa qoyyuumu bi rohmatika astaghiitsu Ashlih lii sya’nii kulluha walaa takilnii ilaa nafsii thorfatan ‘ain.

Artinya: Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmatMu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku meski sekejap mata sekali pun (tanpa mendapat pertolongan dariMu).”

Dibaca 1X PAGI dan SORE. (HR. Al-Hakim dan beliau menshahihkannya serta disepakati oleh Adz-Dzahabiy 1/545, lihat Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273).

 

12. Membaca 1x Pagi dan Sore 

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

-Amsainaa ‘alaa fithrotil islaam- wa ‘alaa kalimatil ikhlash, wa ‘alaa diini nabiyyina Muhammadin sholallohu ‘alaihi wasallama wa ‘alaa millati abiinaa Ibrohiima haniifaam musliman wa maa kaana minal musyrikiin”.

Artinya:”Di waktu sore kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik”.

Dibaca 1X PAGI dan SORE. (HR. Ahmad 3/406, 407, Ibnus Sunniy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.34, lihat Shahiihul Jaami’ 4/209).

 

13. Membaca Pagi dan Sore 7X

حَسْبِيَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Hasbiyallahu laa illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul ‘arsyl ‘adziim

Artinya:“Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhanku), tiada ilah (yang berhak disembah) kecuali Dia, kepadaNya aku bertawakal. Dia-lah Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung”. (Dibaca 7 x) Catatan kaki : Dalam hadits dari Abu Ad Darda’ radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut di shubuh dan sore hari sebanyak tujuh kali, maka Allah akan memberi kecukupan bagi kepentingan dunia dan akhiratnya.

(HR. Ibnus Sunni no. 71 secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), Abu Daud secara mauquf (sampai pada sahabat) (4/321, no. 5081). Syaikh Syu’aib dan ‘Abdul Qodir Al Arnauth menyatakan sanad hadits ini shahih dalam Zaadul Ma’ad (2/376)).

 

14. Membaca Pagi dan Sore 10X

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli wasallam ‘ala nabiyyinnaa Muhammad

Artinya :“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad”. (Dibaca 10 x) Catatan kaki : Dari Abu Darda’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa bershalawat untukku sepuluh kali di pagi dan sore hari, maka ia akan mendapatkan syafa’atku di hari kiamat nanti”.

(HR. Thobroni melalui dua isnad, salah satunya jayyid (baik). Lihat Majma’ Az Zawaid (10/120) dan Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/273)).‎

 

15. Membaca 100x Pagi dan Sore

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhanallohi wa bihamdihi”. “Mahasuci Allah, aku memuji-Nya”
Dibaca 100X PAGI dan SORE.

“Barangsiapa yang membacanya seratus kali ketika pagi dan sore maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat yang lebih utama daripada apa yang dia bawa kecuali seseorang yang membaca seperti apa yang dia baca atau yang lebih banyak lagi.” (HR. Muslim 4/2071).

 

16. Membaca Pagi ATAU Sore sebanyak 100x

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaaha wa atuubu ilaiih”

Artinya :“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepadaNya”

Dibaca 100X SEHARI. (HR. Al-Bukhariy bersama Fathul Baari 11/101 dan Muslim 4/2075)

 

17. Membaca 3x di sore hari

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’udzu bi kalimaatillaahit taammaati min sharrimaa kholaq”

Artinya :

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan sesuatu yang diciptakanNya”

Dibaca 3X SORE.

“Barangsiapa yang mengucapkannya ketika sore tiga kali maka tidak akan membahayakannya panasnya malam itu.” (HR. Ahmad 2/290, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/187 dan Shahih Ibnu Majah 2/266).

——————————————————-

Bila Anda memiliki gadget/smartphone, sebaiknya dzikir ini disimpan di memopad masing-masing gadget sehingga mudah dibuka ketika kita memerlukannya.

 

Salam!
copas dari KTQS -DAARUL ARQAM-BANDUNG

SAYYIDUL ISTIGHFAR

 Bacaan istighfar yang paling sempurna adalah penghulu istighfar

 

“Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana‘
abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa. abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”

“Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau”.

(HR. Bukhari no. 6306)

DALILNYA :

Dari Syaddad bin Aus ra, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda,

“Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk. penghuni surga.”

(HR. Bukhari (7/150, no. 6306))

Dibaca satu kali di pagi hari (setelah shalat shubuh sampai  menjelang shalat dhuhur) dan satu kali di petang hari (setelah shalat ashar sampai menjelang shalat maghrib).
=========================
1. Dari Ibnu Umar, beliau mengatakan bahwa jika kami menghitung dzikir Rasulullah saw, beliau mengucapkan,

رَبِّاغْفِرْلِىوَتُبْعَلَىَّإِنَّكَأَنْتَالتَّوَّابُالرَّحِيمُ

‘Robbigfirliy wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rohim’
“Ya Allah ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang] sebanyak 100 kali”. (HR. Abu Daud)

2. Nabi saw bersabda, “Barangsiapa yg mengucapkan,
‘Astaghfirullahal’adzim alladzii laailahailla huwalhayyul qayuum wa atuubu ilaihi’, maka Allah akan mengampuni dosanya”. (HR. Abu Dawud 1517, Tirmidzi 3577)

3. Aisyah ra berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah saw (ketika menjelang kematiannya) sedang bersandar padanya. Lalu beliau mengucapkan,

اللَّهُمَّاغْفِرْلِىوَارْحَمْنِىوَأَلْحِقْنِىبِالرَّفِيقِالأَعْلَى
“Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan kumpulkanlah aku bersama orang-orang sholih.”

(HR.Bukhari no. 5674. Lihat Al Muntaqho Syar Al Muwatho’)
Jumlah terbanyak dari dzikirdzikir Nabi adalah seratus dipagi hari dan seratus disore hari.

 

—————————————–

 

copas dari KTQS

DOA dan DZIKIR SETELAH SHALAT FARDHU SESUAI SUNNAH RASULULLAH

1. DZIKIR SETELAH SHALAT FARDHU

1.a)

أستغفر الله

“Astaghfirulloh.”(3 X)

Artinya:

“Aku mohon ampunan-Mu ya Alloh.” (3 X)

1.b)

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

“Alloohumma Antas salaamu, wa mingkas salaamu,

tabaarokta dzal jalaali wal ikroomi.”

Artinya:

“Ya Alloh Engkau lah As-Salaam (Yang memberi keselamatan),

dari-Mu lah keselamatan, dan keberkahan dari-Mu

yang Maha Agung lagi Maha Mulia.

(Hadits Riwayat Imam Muslim dari Tsaubaan)

1.c)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu,

lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai ing qodiir.”

Artinya:

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya

kecuali Alloh, satu-satunya dan tidak ada sekutu bagi-Nya,

milik-Nya lah segala kerajaan, segala pujian

dan Alloh Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

1.d)

اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِىَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Alloohumma laa maani’a lima a’thoita,

wa laa mu’thiya lima mana’ta,

wa laa yanfa’u dzal jadi minkal jaddu.”

Artinya:

“Ya Alloh tidak ada yang dapat menghalangi terhadap apa

yang Engkau beri, tidak ada yang dapat memberi terhadap orang

yang Engkau halangi, dan tanpa izin-Mu pemilik manfaat

tidak dapat memberikan manfaat.”

(HR Muslim dari Mu’aawiyah)

1.e)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu,

lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai ing qodiir.” 

Artinya: Lihat 1.c)

1.f)

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

“Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi.”

Artinya:

“Tidak ada daya, tidak ada kekuatan kecuali dari Alloh.”

1.g)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ

“Laa ilaaha illalloohu, wa laa na’budu illaa iyyaahu, lahun ni’matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa ul hasan.”

Artinya:

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, kami tidak beribadah kecuali hanya kepada-Nya. Hanya milik Alloh segala nikmat, segala keutamaan, dan segala pujian yang baik”

1.h)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

“Laa ilaaha illaalloohu mukhlishiina lahud diina

wa lau karihal kaafiruuna”

Artinya:

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh,

dalam keadaan tulus, hanya untuk-Nya dien ini,

walaupun orang-orang kafir membenci.”

(Hadits Riwayat Imam Muslim dari Ibnuz Zubair)

1.i)

اللهم أعني على ذكرك وشكرك، وحسن عبادتك

“Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika’”

Artinya:

”Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu

dan bersyukur kepada-Mu, serta agar bisa beribadah

dengan baik kepada-Mu”

(HR. An Nasa’i [1303]  dan Ahmad [21614]  Sahih Sunan Abu Dawud)

1.j) 

     سبحان الله

“Subhaanalloohu.” (33 X)  Artinya: “Maha Suci Allooh” (33 X)

الحمد لله

“Al hamdu lillaahi.” (33 X)Artinya: “Segala puji hanya bagi Alloh” (33 X)

ألله أكبر

“Allohu Akbar.” (33 X) Artinya:“Alloh Maha Besar” (33 X)

1.k)

(1x)لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu,

lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai ing qodiir.” (1 X)

Artinya : Lihat 1.c)

(HR. Muslim dari Abu Hurairah)

1.l)

Membaca Al-Ikhlas, Al- Falaq dan An-Naas 3X.

(HR. Abu Dawud 4/322, Tirmidzi 5/567).

1.m)

Membaca ayat kursi (QS. Albaqarah 255)

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ

وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ

وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu,
laa ta’khudzuhu sinatuw walaa nauum, lahu maa fis samaawaati
wamaa fil ardhi mandzalladzii yasyfa’u ‘indahu illaa bi idznihii,
ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum
wa laa yuhiithuuna bisyai im min ‘ilmihi illaa bimaa syaa-a,
wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi
walaa ya uuduhu hifdzuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘adziimu.”
Artinya:
“Alloh tdk ada yg berhak diibadahi kecuali Dia yg Maha Hidup
lagi Maha Berdiri sendiri. Alloh tdk mengantuk dan tidaklah tidur.
MilikNya apa-apa yg ada dilangit dan dibumi.
Tdk ada yg dpt memberi syafa’at di sisi Alloh kecuali dgn izin-Nya.
Alloh Maha Mengetahui apa yg di hadapan dan belakang mereka.
Mereka tdk mengetahui sedikit pun dari ilmuNya
kecuali dgn apa yg Alloh kehendaki. Kursi Alloh meliputi langit
dan bumi dan Alloh tdk lah berat dalam memelihara keduanya
dan Alloh Maha Tinggi lagi Maha Agung”.(HR. Nasaa-i)

Untuk shalat dhuhur, ashar dan isya, setelah doa ini,

silahkan berdoa bebas sesuai kebutuhan.

Namun khusus untuk shalat shubuh dan maghrib

ada tambahan doa sebelum berdoa bebas.

2. TAMBAHAN DOA KHUSUS

SETELAH SHALAT SHUBUH & MAGHRIB:

Adapun ba’da sholat shubuh dan maghrib,

Rosulullah Saw mencontohkan pada kita dengan dzikir

dan do’a tambahan, yaitu :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu,

lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu

wahuwa ‘alaa kulli syai ing qodiir.” (10 X)

Artinya:

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya

kecuali Alloh, satu-satunya dan tidak ada sekutu bagi-Nya,

milik-Nya lah segala kerajaan, segala pujian

dan Alloh Maha Berkuasa atas segala sesuatu.” (10 X)

(Hadits Shohiih Riwayat Imam At Turmudzi dari

Abu ‘Umaaroh bin Syabiib Ath Thobroony dan Abu Umaamah)

Doa diatas adalah tambahan Khusus setelah shalat shubuh dan maghrib,

lalu setelah membaca doa ini,

silahkan membaca doa bebas apa saja sesuai kebutuhan.

———-

Alhamdulillah selesai sudah semua “DOA & DZIKIR

SETELAH SHALAT FARDHU” sesuai sunnah Rasulullah Saw.

Jadi setelah salam jangan beranjak dahulu, tapi duduklah sejenak,

lalu bacalah doa dan dzikir ini dengan khusyu seluruhnya

sesuai urutannnya, dan hanya memakan waktu 2 menit saja.


Untuk setelah shalat dhuhur, ashar dan isya,

baca doa no. 1.a) s/d 1.m) lalu doa bebas.


Untuk setelah shalat shubuh dan maghrib,

baca doa no. 1.a) s/d 1.m) + doa no. 2 lalu doa bebas.

halaman ini merupakan penyempurnaan

dari halaman Urutan Bacaan Dzikir dan Doa Sesuai Sunnah Rasul

yang sebelumnya.

Salam!

Dicopas dari Daarul Arqom Bandung

lihat juga www.berdoalah.com

Urutan bacaan DZIKIR dan DOA sesudah shalat sesuai Sunnah Rasulullah saw

☑ Urutan bacaan DZIKIR dan DOA sesudah shalat sesuai Sunnah Rasulullah saw

Setelah Salam,

1. Awali dgn membaca :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Astaghfirullaah (3x)

Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

2. Lalu membaca :

اللَّهُمَ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Allaahumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam (1x)

Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera, dan dari-Mu lah kesejahteraan, Maha Berkat Engkau ya Allah, yang memiliki kemegahan dan kemuliaan

3. Lalu membaca :

اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Allaahumma laa maani’a limaa a’thaita walaa mu’thiya limaa mana ‘ta walaa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu (1x)

Ya Allah, tdk ada sesuatu yang dapat menghalangi pemberian-Mu, dan tak ada pula sesuatu yang dapat memberi apa-apa yang Engkau larang, dan tak ada manfaat kekayaan bagi yang mempunyai kebesaran bagi yang dimilikinya, kecuali kekayaan dan kebesaran yang datang bersama ridha-Mu

4. Lalu membaca tasbih, tahmid dan takbir :

Tasbih (سبحان الله), SubhaanallaaH “Maha Suci Allah” (33x)

Tahmid (الحمد لله), AlhamdulillaaH “Maha Terpuji Allah” (33x)

Takbir (الله أكبر), AllaaHu akbar “Allah Maha Besar” (33x)

Lalu lengkapi dengan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

La ilaaha illallaahu wahdaahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syain qadiir (1x)

Tidak ada Tuhan selain Allah, sendiri-Nya; tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan pujian.Dia Maha Kuasa atas segala-galanya. 

Setelah itu silahkan membaca doa apa saja sesuai kebutuhan kita.

Hapalkan & Amalkan

Salam !

Sumber: Darul Arqom – Bandung