DOA QUNUT

doa-doa yang indah
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Allahummah dini fiiman hadaiit. 
Wa aafinii fiiman aafait.
Wa tawallanii fiiman tawalait
Wa bariklii fiimaa a’thaiit
Wa qinii birahmatika syarra maa qadhait
Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaiik
Fa innahuu laa yadzillu maw waalaiit
Walaa ya’izzu man ‘aadait
Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaiit
Falakal hamdu ‘alaa maa qadhaiit
Astaghfiruka wa atuubu ilaiik
Washalallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan
Pimpinlah aku seperti orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah kepada apa yang telah Engkau berikan kepadaku. 
Dan peliharalah aku dengan rahmat-Mu dari kejahatan yang Engkau pastikan.
Sesungguhnya Engkau yang memberi hukuman bukan yang dihukum.
Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha berkahlah Engkau dan Maha luhurlah Engkau. 
Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan.
Aku mohon ampun dan kembali taubat kepada-Mu

Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad SAW yang umiyy beserta keluarganya.

catatan:

Pendapat para ulama berbeda-beda, ada sebagian ulama yang mengatakan  tidak ada qunut yang dilakukan rutin seperti dalam shalat subuh. Doa qunut yang dikenal adalah qunut nazilah.

Qunut nazilah adalah qunut yang dilakukan saat terjadi malapetaka yang menimpa kaum muslimin.

Seperti dulu ketika Rasulullah Saw. atas permintaan Ri’l Dzukwan dan ‘Ushiyyah dari kabilah Sulaim, mengirim 70 orang Quraa (semacam guru ngaji) untuk mengajarkan oal agama kepada kaum mereka. Dan ternyata setelah samapi di suatu tempat yang bernama Bi’r al-Ma’uunah orang-orang itu berkhianat dan membunuh ketujuh puluh orang Quraa tersebut. Mendengar itu Rasulullah Saw. berdoa dalam shalat untuk kaum mustadh’afiin, orang-orang yang tertindas, di Mekkah. qunut nazilah disunnahkan bisa dilakukan pada setiap shalat lima waktu, setelah rukuk yang terakhir, baik oleh imam atau yang shalat sendirian (munfarid)

Hanya dalam qunut nazilah dapat ditambahkan sesuai kepentingan yang berkaitan dengan musibah yang terjadi. Misalnya dalam malapetaka Bosnia yang baru lalu, atau tragedi di Ambon dan Aceh ini, kita bisa memohon kepada Allah agar penderitaan saudara-saudara kita di sana segera berakhir dan Allah mengutuk mereka yang lalim

sumber penjelasan ttg Qunut Nazilah: Daarul Arqom – Bandung, dll

Leave a Reply