Adab Berhari Raya

 

Muntaqa al-Adab asy-Syar’iyyah


1. Semua orang diperintahkan untuk shalat ‘ied.

 

 


Dari Ummu ‘Athiyyah ia berkata:

Nabi saw memerintahkan kepada kami (kaum wanita) agar keluar, mengajak gadis remaja dan wanita yang dipingit untuk dua shalat id dan beliau memerintahkan wanita haidh untuk hadir, namun agar menjauhi tempat shalat kaum muslimin.

(Muttafaqun ‘Alaih).


2. Mandi sebelum melaksanakan shalat ‘Ied (Sunan al Baihaqiy al Kubra 3:278 no. 5920).

3. Tidak keluar menuju shalat idul fitri sebelum makan beberapa butir kurma. 

Dari Anas bin Malik berkata: “Rasulullah tidak pergi (shalat) idul fitri sebelum menyantap sejumlah kurma, beliau makan dalam jumlah ganjil.” (HR. Bukhari)

Kalau tidak memiliki buah kurma boleh makan dgn apa saja.

(Notes: Untuk idul adha tidak disyariatkan makan kecuali setelah kembali (dari shalat) lalu makan dari hewan kurban)

4. Bertakbir di hari Idul Fitri :

Ibnu umar mengeraskan takbir ketika  keluar rumah sampai datangnya imam. (ad-Daruqithni, Ibnu Abi Syaibah dll)


(Notes: Waktu untuk bertakbir di hari raya Idul Adha: Dimulai dari awal bulan Dzul Hijjah sampai di akhir hari tasyriq).


Lafazh takbir :


اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ, لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ  اَللهُ أَكْبَرُ, اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ


5. Saling mendoakan:

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

‎​​
TAQABBALALLAHU MINNAA WA MINKUM 

Semoga amal ibadah kita diterima Allah Swt. 

Dijawab :  Aamiin


6. Berhias diri (dengan tidak melanggar syariat/tidak berlebihan) dan berpakaian bagus.

 

Nabi memakai burdat hibarat (kain indah buatan Yaman) pada setiap hari raya. (Sunan al Baihaqiy al Kubra 3:280 no.5932).

7. Melalui jalan yang berbeda.

 

 

Dari Abu Hurairah, “ Nabi Saw berangkat shalat ied dan kembali, menempuh jalan yang berbeda. (Musnad Ahmad 2:338 no.8435)

8. Jangan lupa ketupat dan opor ayamnya dibagi-bagi ke tetangga ya 😀

 

Salam !

Sumber: KTQS-Bandung

Leave a Reply