BAKHIL – KIKIR – PELIT

Rasulullah bersabda: “CELAKALAH orang-orang yang memperbanyak hartanya, kecuali orang yang berbuat (bersedekah)”.
(HR.Ibnu Majah)

Lalu perhatikan ancaman Allah dan Rasul-Nya:

“Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan SEEKOR ULAR bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, ‘AKU HARTAMU, AKU HARTAMU’.(Na’udzubillah)

Kemudian Nabi Saw membaca Firman Allah surat Ali Imran ayat 180:
‘Dan janganlah orang-orang yang BAKHIL dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan DIKALUNGKAN kelak di lehernya di hari kiamat…’
(HR. Bukhari)

Bersedekah adalah bukti keimanan seseorang, Nabi Saw bersabda:
“Tidak akan berkumpul dalam hati seorang hamba KEKIKIRAN dan KEIMANAN.”
(HR. Aththalayisi)

“Bermurah hatilah niscaya Allah bermurah hati kepadamu.” (HR. Ath-Thabrani)

Rasulullah SAW bersabda : “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang BODOH tapi MURAH HATI (DERMAWAN) LEBIH DISUKAI ALLAH daripada seorang ALIM (TEKUN BERIBADAH) tapi KIKIR”.
(HR. Ath-Thabrani)

Betapa SEDEKAH memiliki KEAJAIBAN TIADA TARA. Namun, mengapa masih banyak orang yang tidak gemar melakukannya?

Salam !
copas dari KTQS

Leave a Reply