BEBERAPA KEJADIAN DI PADANG MAHSYAR (BAGIAN 1)

BimbinganIslam.com
Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah 53 | Beberapa Kejadian Di Padang Mahsyar (Bagian 1)
Download Audio: https://goo.gl/B0f2zG

 

BEBERAPA KEJADIAN DI PADANG MAHSYAR (BAGIAN 1)
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-53 dari Silsilah ‘Ilmiyah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang

“Beberapa Kejadian Di Padang Mahsyar (Bagian 1)”.

==============================
♣ Di antara kejadian di Padang Mahsyar adalah percekcokan antara para pembesar orang-orang kafir dan para pengikutnya.

Allāh menyebutkan di dalam Al Quran Surat Sabā’ ayat 31-33  bahwasanya orang-orang kafir akan dihadapkan kepada Allāh.

Berkatalah orang-orang yang dianggap lemah kepada pembesar-pembesar mereka:
“Kalau bukan karena kalian tentulah kami dahulu menjadi orang-orang yang beriman.”
Pembesar-pembesar tersebut membantah dan mengatakan:
“Apakah kami yang telah menghalangi kalian dari petunjuk, sesudah petunjuk itu datang kepada kalian? Tidak! Sebenarnya kalian sendirilah orang-orang yang berdosa.”
⇒ Maksudnya kalian sendirilah yang menginginkan kesesatan dan kami hanya mengajak.

Orang-orang yang dianggap lemah balik membantah dan mengatakan:
“Tidak! Sebenarnya tipu daya kalian malam dan siang itulah yang menghalangi kami, ketika kalian menyuruh kami untuk kafir kepada Allāh dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.”
(QS Saba: 31-32)

Akhirnya semuanya menyesal tatkala melihat adzab.

Demikianlah keadaan para pembesar dan tokoh masyarakat yang mengajak kepada kesyirikan dan menghalangi manusia dari tauhid.
Mereka berlepas diri dari para pengikut mereka dan tidak bisa menolong mereka sedikitpun.
Para pengikut akan celaka sebagaimana para tokoh tersebut dan para pembesar juga celaka.

 

♦ Oleh karena itu seorang Muslim hendaknya menyelamatkan dirinya dari neraka.
Jadilah tokoh masyarakat yang mengajak kepada tauhid.
Dan apabila dia orang yang lemah maka janganlah dia mengikuti kemauan para pembesar maupun orang banyak, apabila dia menghalangi manusia dari tauhid dan mengajak kepada kesyirikan.

 

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan hidayah kepada kita dan juga mereka,
Menghilangkan rasa cinta dunia yang berlebihan dalam diri kita,
Dan menghilangkan kesombongan dari dalam kita,
Dan menjadikan rasa takut kita hanya kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

 

Dan di antara kejadian di Padang Mahsyar bahwasanya

♣ Allāh akan bertanya kepada orang-orang musyrikin tentang sesembahan selain Allāh yang mereka sembah di dunia, dimanakah mereka pada hari tersebut.
Dan Allāh akan bertanya kepada mereka tentang bagaimana sikap mereka terhadap ajakan para Rasul ‘Alaihissalam.

Di dalam Surat Al-Qashash ayat 62-66,

Allāh akan memanggil orang-orang musyrikin dan menghina mereka dengan bertanya:
“Di manakah sekutu-sekutuKu yang dulu kalian sangka mereka adalah sekutu-sekutuKu?”

Kemudian Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan berkata kepada orang-orang musyrikin:
“Berdoalah kalian kepada sekutu-sekutu kalian!”

Maka merekapun berdoa kepada sesembahan-sesembahan mereka di dunia, meminta pertolongan kepada mereka dalam keadaan genting tersebut sebagaimana mereka dahulu meminta di dunia.

Maka sesembahan-sesembahan tersebut tidak bisa berbuat apapun dan tidak menjawab seruan mereka.
Barulah mereka mengetahui bahwasanya sesembahan-sesembahan tersebut tidak bisa menolong mereka sedikitpun.

Allāh juga akan bertanya kepada mereka:
“Apakah jawaban kalian terhadap ajakan para Rasul?
Yaitu apakah kalian membenarkan mereka dan mengikuti ajakan mereka untuk bertauhid?”
Demikianlah keadaan orang-orang musyrikin,  sesembahan-sesembahan mereka di dunia;
• Tidak bisa mengabulkan do’a mereka ketika sangat dibutuhkan.
• Tidak bisa menolong mereka di hadapan Allāh, bahkan mereka berlepas diri.
Allāh berfirman:

وَمَنۡ أَضَلُّ مِمَّن يَدۡعُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَن لَّا يَسۡتَجِيبُ لَهُ ۥۤ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَـٰمَةِ وَهُمۡ عَن دُعَآٮِٕهِمۡ غَـٰفِلُونَ  ( ٥

وَإِذَا حُشِرَ ٱلنَّاسُ كَانُواْ لَهُمۡ أَعۡدَآءً۬ وَكَانُواْ بِعِبَادَتِہِمۡ كَـٰفِرِينَ (٦) وَ

“Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang berdo’a kepada selain Allāh yang tidak bisa mengabulkan sampai hari kiamat?
Dan mereka lalai dari doa orang yang berdo’a kepada mereka.
Dan apabila manusia dikumpulkan, mereka akan menjadi musuh bagi orang-orang yang menyembah mereka.
Dan mereka akan mengingkari ibadah yang dilakukan orang-orang musyrikin terhadap mereka.”
(QS Al Ahqāf: 5-6)

 

Adapun orang yang bertauhid, maka Allāh akan menolong mereka di dunia maupun di akhirat.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah

 

BEBERAPA KEJADIAN DI PADANG MAHSYAR (BAGIAN 1)