Bedah Al Quran 11 : Saat Menghadapi Ujian Hidup

 

BEDAH AL QURAN 11

SAAT MENGHADAPI UJIAN HIDUP

[1] Ucapkan hasbunallooh wa ni’mal wakiil (Qs.3:173)
ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻬُﻢُ ٱﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻨَّﺎﺱَ ﻗَﺪْ ﺟَﻤَﻌُﻮا۟ ﻟَﻜُﻢْ ﻓَﭑﺧْﺸَﻮْﻫُﻢْ ﻓَﺰَاﺩَﻫُﻢْ ﺇِﻳﻤَٰﻨًﺎ ﻭَﻗَﺎﻟُﻮا۟ ﺣَﺴْﺒُﻨَﺎ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ٱﻟْﻮَﻛِﻴﻞُ

(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (Ali Imran – 3:173)

[2] Ucapkan laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz zoolimiin (Qs.21:87)
ﻭَﺫَا ٱﻟﻨُّﻮﻥِ ﺇِﺫ ﺫَّﻫَﺐَ ﻣُﻐَٰﻀِﺒًﺎ ﻓَﻆَﻦَّ ﺃَﻥ ﻟَّﻦ ﻧَّﻘْﺪِﺭَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻓَﻨَﺎﺩَﻯٰ ﻓِﻰ ٱﻟﻆُّﻠُﻤَٰﺖِ ﺃَﻥ ﻻَّٓ ﺇِﻟَٰﻪَ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻧﺖَ ﺳُﺒْﺤَٰﻨَﻚَ ﺇِﻧِّﻰ ﻛُﻨﺖُ ﻣِﻦَ ٱﻟﻆَّٰﻠِﻤِﻴﻦَ

Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap, “Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim.”

(Al-Anbiya – 21:87)

[3] Jangan sedih, sesungguhnya Allah bersama kita (Qs.9:40)
ﺇِﻻَّ ﺗَﻨﺼُﺮُﻭﻩُ ﻓَﻘَﺪْ ﻧَﺼَﺮَﻩُ ٱﻟﻠَّﻪُ ﺇِﺫْ ﺃَﺧْﺮَﺟَﻪُ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭا۟ ﺛَﺎﻧِﻰَ ٱﺛْﻨَﻴْﻦِ ﺇِﺫْ ﻫُﻤَﺎ ﻓِﻰ ٱﻟْﻐَﺎﺭِ ﺇِﺫْ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻟِﺼَٰﺤِﺒِﻪِۦ ﻻَ ﺗَﺤْﺰَﻥْ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻣَﻌَﻨَﺎ ۖ ﻓَﺄَﻧﺰَﻝَ ٱﻟﻠَّﻪُ ﺳَﻜِﻴﻨَﺘَﻪُۥ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺃَﻳَّﺪَﻩُۥ ﺑِﺠُﻨُﻮﺩٍ ﻟَّﻢْ ﺗَﺮَﻭْﻫَﺎ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻛَﻠِﻤَﺔَ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭا۟ ٱﻟﺴُّﻔْﻠَﻰٰ ۗ ﻭَﻛَﻠِﻤَﺔُ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻫِﻰَ ٱﻟْﻌُﻠْﻴَﺎ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﺣَﻜِﻴﻢٌ

Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya, “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(At-Taubah – 9:40)
[4] Yakinlah bahwa bersama kesulitan selalu ada kemudahan (Qs.94:5-6)
ﻓَﺈِﻥَّ ﻣَﻊَ ٱﻟْﻌُﺴْﺮِ ﻳُﺴْﺮًاKarena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, (Asy-Syarh – 94:5)

ﺇِﻥَّ ﻣَﻊَ ٱﻟْﻌُﺴْﺮِ ﻳُﺴْﺮًاsesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (Asy-Syarh – 94:6)

[5] Siapa bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberi jalan keluar (Qs.65:2)
ﻓَﺈِﺫَا ﺑَﻠَﻐْﻦَ ﺃَﺟَﻠَﻬُﻦَّ ﻓَﺄَﻣْﺴِﻜُﻮﻫُﻦَّ ﺑِﻤَﻌْﺮُﻭﻑٍ ﺃَﻭْ ﻓَﺎﺭِﻗُﻮﻫُﻦَّ ﺑِﻤَﻌْﺮُﻭﻑٍ ﻭَﺃَﺷْﻬِﺪُﻭا۟ ﺫَﻭَﻯْ ﻋَﺪْﻝٍ ﻣِّﻨﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻗِﻴﻤُﻮا۟ ٱﻟﺸَّﻬَٰﺪَﺓَ ﻟِﻠَّﻪِ ۚ ﺫَٰﻟِﻜُﻢْ ﻳُﻮﻋَﻆُ ﺑِﻪِۦ ﻣَﻦ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺆْﻣِﻦُ ﺑِﭑﻟﻠَّﻪِ ﻭَٱﻟْﻴَﻮْﻡِ ٱﻻْءَﺧِﺮِ ۚ ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺘَّﻖِ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞ ﻟَّﻪُۥ ﻣَﺨْﺮَﺟًﺎ

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.

(At-Talaq – 65:2)

[6] Dan menjadikan urusannya mudah (Qs.65:4)
ﻭَٱﻟَّٰٓـِٔﻰ ﻳَﺌِﺴْﻦَ ﻣِﻦَ ٱﻟْﻤَﺤِﻴﺾِ ﻣِﻦ ﻧِّﺴَﺎٓﺋِﻜُﻢْ ﺇِﻥِ ٱﺭْﺗَﺒْﺘُﻢْ ﻓَﻌِﺪَّﺗُﻬُﻦَّ ﺛَﻠَٰﺜَﺔُ ﺃَﺷْﻬُﺮٍ ﻭَٱﻟَّٰٓـِٔﻰ ﻟَﻢْ ﻳَﺤِﻀْﻦَ ۚ ﻭَﺃُﻭ۟ﻟَٰﺖُ ٱﻷَْﺣْﻤَﺎﻝِ ﺃَﺟَﻠُﻬُﻦَّ ﺃَﻥ ﻳَﻀَﻌْﻦَ ﺣَﻤْﻠَﻬُﻦَّ ۚ ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺘَّﻖِ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞ ﻟَّﻪُۥ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِﻩِۦ ﻳُﺴْﺮًا

Dan perempuan-perempuan yang tidak haidh lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddahnya) maka iddah mereka adalah tiga bulan; dan begitu (pula) perempuan-perempuan yang tidak haidh. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

(At-Talaq – 65:4)

==========================================================
Kiriman Ust Muhammad Nur Muttaqien-Bandung