Bedah Al Quran 15 : Pergaulan Suami Istri

 

BEDAH AL QURAN No 15

PERGAULAN SUAMI ISTERI

[1] Saling berkata benar atau berkata jujur, dan memilih kata kata yang baik (Qs.33:70)
ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ٱﺗَّﻘُﻮا۟ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻗُﻮﻟُﻮا۟ ﻗَﻮْﻻً ﺳَﺪِﻳﺪًاHai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,

(Al-Ahzab – 33:70)

[2] Mewujudkan pergaulan yang baik (Qs.4:19)
ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ﻻَ ﻳَﺤِﻞُّ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻥ ﺗَﺮِﺛُﻮا۟ ٱﻟﻨِّﺴَﺎٓءَ ﻛَﺮْﻫًﺎ ۖ ﻭَﻻَ ﺗَﻌْﻀُﻠُﻮﻫُﻦَّ ﻟِﺘَﺬْﻫَﺒُﻮا۟ ﺑِﺒَﻌْﺾِ ﻣَﺎٓ ءَاﺗَﻴْﺘُﻤُﻮﻫُﻦَّ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﻳَﺄْﺗِﻴﻦَ ﺑِﻔَٰﺤِﺸَﺔٍ ﻣُّﺒَﻴِّﻨَﺔٍ ۚ ﻭَﻋَﺎﺷِﺮُﻭﻫُﻦَّ ﺑِﭑﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ ۚ ﻓَﺈِﻥ ﻛَﺮِﻫْﺘُﻤُﻮﻫُﻦَّ ﻓَﻌَﺴَﻰٰٓ ﺃَﻥ ﺗَﻜْﺮَﻫُﻮا۟ ﺷَﻴْـًٔﺎ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞَ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻓِﻴﻪِ ﺧَﻴْﺮًا ﻛَﺜِﻴﺮًا

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

(An-Nisa’ – 4:19)
[3] Saling menghargai jasa sekecil apapun (Qs.2:237)
ﻭَﺇِﻥ ﻃَﻠَّﻘْﺘُﻤُﻮﻫُﻦَّ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻞِ ﺃَﻥ ﺗَﻤَﺴُّﻮﻫُﻦَّ ﻭَﻗَﺪْ ﻓَﺮَﺿْﺘُﻢْ ﻟَﻬُﻦَّ ﻓَﺮِﻳﻀَﺔً ﻓَﻨِﺼْﻒُ ﻣَﺎ ﻓَﺮَﺿْﺘُﻢْ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﻳَﻌْﻔُﻮﻥَ ﺃَﻭْ ﻳَﻌْﻔُﻮَا۟ ٱﻟَّﺬِﻯ ﺑِﻴَﺪِﻩِۦ ﻋُﻘْﺪَﺓُ ٱﻟﻨِّﻜَﺎﺡِ ۚ ﻭَﺃَﻥ ﺗَﻌْﻔُﻮٓا۟ ﺃَﻗْﺮَﺏُ ﻟِﻠﺘَّﻘْﻮَﻯٰ ۚ ﻭَﻻَ ﺗَﻨﺴَﻮُا۟ ٱﻟْﻔَﻀْﻞَ ﺑَﻴْﻨَﻜُﻢْ ۚ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﺑِﻤَﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ ﺑَﺼِﻴﺮٌ

Jika kamu menceraikan istri-istrimu sebelum kamu bercampur dengan mereka, padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu, kecuali jika istri-istrimu itu memaafkan atau dimaafkan oleh orang yang memegang ikatan nikah, dan pemaafan kamu itu lebih dekat kepada taqwa. Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan.

(Al-Baqarah – 2:237)
[4] Saling memaafkan bila terjadi kesalahan (Qs.3:134)
ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻨﻔِﻘُﻮﻥَ ﻓِﻰ ٱﻟﺴَّﺮَّآءِ ﻭَٱﻟﻀَّﺮَّآءِ ﻭَٱﻟْﻜَٰﻆِﻤِﻴﻦَ ٱﻟْﻐَﻴْﻆَ ﻭَٱﻟْﻌَﺎﻓِﻴﻦَ ﻋَﻦِ ٱﻟﻨَّﺎﺱِ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻳُﺤِﺐُّ ٱﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali Imran – 3:134)

[5] Meyakini di balik kekurangan masing masing Allah menyediakan kebaikan yang banyak (Qs.4:19)
-lihat di atas-
===============================================================
Kiriman Ust Muhammad Nur Muttaqien-Bandung