Bedah Al Quran 20: Musibah

 

[1] Musibah itu ujian kesabaran (Qs.21:35)
ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَآﺋِﻘَﺔُ ٱﻟْﻤَﻮْﺕِ ۗ ﻭَﻧَﺒْﻠُﻮﻛُﻢ ﺑِﭑﻟﺸَّﺮِّ ﻭَٱﻟْﺨَﻴْﺮِ ﻓِﺘْﻨَﺔً ۖ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮﻥَTiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (Al-Anbiya – 21:35)

[2] Tidak ada musibah yang terjadi kecuali atas izin Allah (Qs.64:11)
ﻣَﺎٓ ﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻦ ﻣُّﺼِﻴﺒَﺔٍ ﺇِﻻَّ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ٱﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﻣَﻦ ﻳُﺆْﻣِﻦۢ ﺑِﭑﻟﻠَّﻪِ ﻳَﻬْﺪِ ﻗَﻠْﺒَﻪُۥ ۚ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻜُﻞِّ ﺷَﻰْءٍ ﻋَﻠِﻴﻢٌTidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (At-Tagabun – 64:11)

[3] Tidak ada musibah yang terjadi, baik menimpa diri sendiri ataupun bencana di bumi, melainkan sudah tercatat di Lauh Mahfuz (Qs.57:22-23)
ﻣَﺎٓ ﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻦ ﻣُّﺼِﻴﺒَﺔٍ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺽِ ﻭَﻻَ ﻓِﻰٓ ﺃَﻧﻔُﺴِﻜُﻢْ ﺇِﻻَّ ﻓِﻰ ﻛِﺘَٰﺐٍ ﻣِّﻦ ﻗَﺒْﻞِ ﺃَﻥ ﻧَّﺒْﺮَﺃَﻫَﺎٓ ۚ ﺇِﻥَّ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻋَﻠَﻰ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻳَﺴِﻴﺮٌTiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Al-Hadid – 57:22)

ﻟِّﻜَﻴْﻼَ ﺗَﺄْﺳَﻮْا۟ ﻋَﻠَﻰٰ ﻣَﺎ ﻓَﺎﺗَﻜُﻢْ ﻭَﻻَ ﺗَﻔْﺮَﺣُﻮا۟ ﺑِﻤَﺎٓ ءَاﺗَﻰٰﻛُﻢْ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻻَ ﻳُﺤِﺐُّ ﻛُﻞَّ ﻣُﺨْﺘَﺎﻝٍ ﻓَﺨُﻮﺭٍ(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (Al-Hadid – 57:23)

[4] Apapun musibah yang menimpa, itu karena dosa dan kesalahan yang dilakukan (Qs.42:30)
ﻭَﻣَﺎٓ ﺃَﺻَٰﺒَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﻣُّﺼِﻴﺒَﺔٍ ﻓَﺒِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﺃَﻳْﺪِﻳﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻌْﻔُﻮا۟ ﻋَﻦ ﻛَﺜِﻴﺮٍDan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Asy-Syura – 42:30)

[5] Saat musibah terjadi ucapkan Innaa lillaahi wa Innaa ilaihi rooji’uun (Qs.2:156)
ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَآ ﺃَﺻَٰﺒَﺘْﻬُﻢ ﻣُّﺼِﻴﺒَﺔٌ ﻗَﺎﻟُﻮٓا۟ ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎٓ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَٰﺟِﻌُﻮﻥَ(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Al-Baqarah – 2:156)

—————————————————————————————————–
Kiriman Ust Muh Nur Muttaqien