BEDAH AL QURAN 9 : UMUR

BEDAH AL QURAN 9 :

 

UMUR

 

[1] Semakin tua, Allah kembalikan kepada kejadian semula… lemah dan tak berdaya (Qs.36:68)

ﻭَﻣَﻦ ﻧُّﻌَﻤِّﺮْﻩُ ﻧُﻨَﻜِّﺴْﻪُ ﻓِﻰ ٱﻟْﺨَﻠْﻖِ ۖ ﺃَﻓَﻼَ ﻳَﻌْﻘِﻠُﻮﻥَ

Dan barang siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan? (Yasin – 36:68)

 

[2] Bertambah dan berkurangnya usia, sudah tercatat di Lauh Mahfuz {catatan takdir} (Qs.35:11)

ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﺗُﺮَاﺏٍ ﺛُﻢَّ ﻣِﻦ ﻧُّﻂْﻔَﺔٍ ﺛُﻢَّ ﺟَﻌَﻠَﻜُﻢْ ﺃَﺯْﻭَٰﺟًﺎ ۚ ﻭَﻣَﺎ ﺗَﺤْﻤِﻞُ ﻣِﻦْ ﺃُﻧﺜَﻰٰ ﻭَﻻَ ﺗَﻀَﻊُ ﺇِﻻَّ ﺑِﻌِﻠْﻤِﻪِۦ ۚ ﻭَﻣَﺎ ﻳُﻌَﻤَّﺮُ ﻣِﻦ ﻣُّﻌَﻤَّﺮٍ ﻭَﻻَ ﻳُﻨﻘَﺺُ ﻣِﻦْ ﻋُﻤُﺮِﻩِۦٓ ﺇِﻻَّ ﻓِﻰ ﻛِﺘَٰﺐٍ ۚ ﺇِﻥَّ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻋَﻠَﻰ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻳَﺴِﻴﺮٌ

 

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. (Fatir – 35:11)

 

[3] Ada yang wafat di usia muda, ada yang dipanjangkan sampai usia pikun (Qs.22:5)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻥ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﻓِﻰ ﺭَﻳْﺐٍ ﻣِّﻦَ ٱﻟْﺒَﻌْﺚِ ﻓَﺈِﻧَّﺎ ﺧَﻠَﻘْﻨَٰﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﺗُﺮَاﺏٍ ﺛُﻢَّ ﻣِﻦ ﻧُّﻂْﻔَﺔٍ ﺛُﻢَّ ﻣِﻦْ ﻋَﻠَﻘَﺔٍ ﺛُﻢَّ ﻣِﻦ ﻣُّﻀْﻐَﺔٍ ﻣُّﺨَﻠَّﻘَﺔٍ ﻭَﻏَﻴْﺮِ ﻣُﺨَﻠَّﻘَﺔٍ ﻟِّﻨُﺒَﻴِّﻦَ ﻟَﻜُﻢْ ۚ ﻭَﻧُﻘِﺮُّ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺣَﺎﻡِ ﻣَﺎ ﻧَﺸَﺎٓءُ ﺇِﻟَﻰٰٓ ﺃَﺟَﻞٍ ﻣُّﺴَﻤًّﻰ ﺛُﻢَّ ﻧُﺨْﺮِﺟُﻜُﻢْ ﻃِﻔْﻼً ﺛُﻢَّ ﻟِﺘَﺒْﻠُﻐُﻮٓا۟ ﺃَﺷُﺪَّﻛُﻢْ ۖ ﻭَﻣِﻨﻜُﻢ ﻣَّﻦ ﻳُﺘَﻮَﻓَّﻰٰ ﻭَﻣِﻨﻜُﻢ ﻣَّﻦ ﻳُﺮَﺩُّ ﺇِﻟَﻰٰٓ ﺃَﺭْﺫَﻝِ ٱﻟْﻌُﻤُﺮِ ﻟِﻜَﻴْﻼَ ﻳَﻌْﻠَﻢَ ﻣِﻦۢ ﺑَﻌْﺪِ ﻋِﻠْﻢٍ ﺷَﻴْـًٔﺎ ۚ ﻭَﺗَﺮَﻯ ٱﻷَْﺭْﺽَ ﻫَﺎﻣِﺪَﺓً ﻓَﺈِﺫَآ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ٱﻟْﻤَﺎٓءَ ٱﻫْﺘَﺰَّﺕْ ﻭَﺭَﺑَﺖْ ﻭَﺃَﻧۢﺒَﺘَﺖْ ﻣِﻦ ﻛُﻞِّ ﺯَﻭْﺝٍۭ ﺑَﻬِﻴﺞٍ

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan beransur-ansur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (Al-Hajj – 22:5)

 

[4] Ingin hidup 1000 tahun, karena rakus dunia, adalah karakter orang Yahudi (Qs.2:96)

ﻭَﻟَﺘَﺠِﺪَﻧَّﻬُﻢْ ﺃَﺣْﺮَﺹَ ٱﻟﻨَّﺎﺱِ ﻋَﻠَﻰٰ ﺣَﻴَﻮٰﺓٍ ﻭَﻣِﻦَ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮا۟ ۚ ﻳَﻮَﺩُّ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻢْ ﻟَﻮْ ﻳُﻌَﻤَّﺮُ ﺃَﻟْﻒَ ﺳَﻨَﺔٍ ﻭَﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺑِﻤُﺰَﺣْﺰِﺣِﻪِۦ ﻣِﻦَ ٱﻟْﻌَﺬَاﺏِ ﺃَﻥ ﻳُﻌَﻤَّﺮَ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺑَﺼِﻴﺮٌۢ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (Al-Baqarah – 2:96)

 

[5] Di antara penyebab masuk neraka adalah tidak mengisi umur dengan iman dan amal saleh (Qs.35:37)

 

ﻭَﻫُﻢْ ﻳَﺼْﻂَﺮِﺧُﻮﻥَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎٓ ﺃَﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻧَﻌْﻤَﻞْ ﺻَٰﻠِﺤًﺎ ﻏَﻴْﺮَ ٱﻟَّﺬِﻯ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﻌْﻤَﻞُ ۚ ﺃَﻭَﻟَﻢْ ﻧُﻌَﻤِّﺮْﻛُﻢ ﻣَّﺎ ﻳَﺘَﺬَﻛَّﺮُ ﻓِﻴﻪِ ﻣَﻦ ﺗَﺬَﻛَّﺮَ ﻭَﺟَﺎٓءَﻛُﻢُ ٱﻟﻨَّﺬِﻳﺮُ ۖ ﻓَﺬُﻭﻗُﻮا۟ ﻓَﻤَﺎ ﻟِﻠﻆَّٰﻠِﻤِﻴﻦَ ﻣِﻦ ﻧَّﺼِﻴﺮٍ

 

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zhalim seorang penolong pun. (Fatir – 35:37)

 

———————————–

Kiriman Ust Muhammad Nur Muttaqien