BERDOA SAMBIL MENGANGKAT TANGAN-KAH SETELAH SHALAT WAJIB? (3)

KTQS # 813

BERDOA SAMBIL MENGANGKAT TANGAN-KAH SETELAH SHALAT WAJIB? (3)

Hadits-hadits yang menyatakan berdoa sambil mengangkat tangan namun dhaif/lemah bahkan palsu :

Dari Al Aswad Al Amiri,”Kami salat Fajar (Subuh) beserta Rasulullah Saw., ketika beliau salam, beliau bergeser serta mengangkat kedua tangannya seraya berdoa”.

Al Mubarakafuri mengatakan dalam kitabnya Tuhfatul Ahwadzi, ’Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Abu Syaibah tanpa sanad. Jadi hadits diatas adalah laa asla lahu, tidak ada asal usulnya alias palsu.

Hadits lain :

Dari Al Fadl bin Abbas, dari Rasulullah Saw. bersabda,”Salat itu dua rakaat-dua rakaat…kemudian tadahkan kedua tanganmu kepada Tuhanmu Azza wa Jalla sambil mengadapap kiblat dgn dua telapak tangan (bagian dalam) mengahadap wajahmu…”. (HR At Thabrani, Musnad al Imam Ahmad, III : 315, Sunan at Tirmidzi, II : 225, as Sunanul Kubra, II : 487)

Sanad hadis di atas dhaif seluruh jalur periwayatannya. Haditsnya tertolak

Hadits lain :

“Rasulullah Saw. apabila beliau selesai dari salatnya, beliau mengangkat kedua tanganya serta beliau menyatukan keduanya seraya berdoa…”. (HR Ibnul Mubarak, az Zuhdu, I : 405)

Hadis ini termasuk hadis Maqthu. Kalimat di atas dari Ismail bin Umayah serta ‘Alqamah bin Martsad. Sedangkan hadis Maqthu itu tertolak.

KESIMPULAN :
Karena ketiga hadis di atas tidak ada satu pun yg shahih, jg bbrp yg lain, maka secara khusus mengangkat tangan saat berdoa setelah salat wajib bukan sunnah nabi saw.

Mengenai pendapat yg menyatakan bolehnya berdoa sambil mengangkat tangan setelah selesai salat dgn alasan tidak ada hadis yg melarangnya sungguh sebuah pernyataan yg janggal dan aneh.

Bukankan ibadah itu dikerjakan setelah dicontohkan, bukan dilaksanakan dan baru akan berhenti jika ada larangan.

Perbuatan Nabi saw termasuk sunnah, begitu pula apa yg beliau tinggalkan juga termasuk sunnah.

 

Barakallahu fiikum !

 

(copas dari KTQS)

Leave a Reply