Bersyukur

Bersyukur Sebelum Ditegur

Assalamu’alaikum Sahabat CintaQuran.

 

Pada masa Nabi Musa as, tersebutlah konglomerat bernama Qorun. Kekayaannya yang berlimpah mengundang decak kagum masyarakat sekitar. Hingga suatu saat Nabi Musa mendatanginya untuk mengambil zakat atas perintah Allah swt. Namun qorun menolak. Dia merasa kekayaannya adalah hasil jerih payah dan keilmuwannya. Tidak ada campur tangan Tuhan. Hingga akhirnya Allah swt menurunkan azab dengan menenggelamkan Qorun dan seluruh kekayaannya ke dalam perut bumi.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim: 7)

“Jika kita sampai kufur terhadap nikmat yang Allah beri ini, maka nanti Allah akan hinakan kita seperti Allah hinakan Bani Israil (Qorun). Mereka meninggalkan perintah Allah, sehingga Allah cabut kenikmatan mereka dan Allah hinakan mereka.” (Abu Darda RA)

Bersyukur tidak hanya mengucapkan hamdalah atau jazakallah. Yang terpenting dari rasa syukur adalah ketaatan kita pada syariah. Menutup aurat ketika ke luar rumah. Membimbing  anak menjadi sholeh dan sholehah. Bekerja halal dalam mencari nafkah. Mengalokasikan dana untuk bersedekah. Dan ikut aktif terlibat dalam berdakwah.

Jika kita merasa berat untuk terikat dengan syariat, itulah tanda kufur nikmat. Seperti halnya Qorun, kita bisa mendapat laknat. Mari kita biasakan bersyukur sebelum ditegur. Baik saat mendapat nikmat yang banyak maupun sedikit. Senantiasa taat pada syariat tanpa dibatasi waktu dan tempat.