Bertakwalah Kepada Allah di Mana pun Engkau Berada

dari : thesunnah_path,


๐Ÿ“ƒ Faedah Hadits “Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada“, di antaranya:

  1. Kewajiban bertakwa kepada Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ di mana pun seseorang berada. Berdasarkan sabda beliau: “ุงุชู‚ ุงู„ู„ู‡ ุญูŠุซู…ุงูƒู†ุช”

(Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada)
Yaitu dengan cara melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya, baik di saat ia bersama orang banyak maupun sendirian.

  1. Bahwa kebaikan menghilangkan keburukan, berdasarkan sabda beliau: “ุงุชุจุน ุงู„ุณู‘ูŠู‘ุฆุฉ ุงู„ุญุณู†ุฉ ุชู…ู’ุญู‡ุง

(Dan iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu).

  1. Karunia Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ terhadap hamba-hamba-Nya.
    Karena jika kita kembali kepada hitungan jumlah, niscaya kebaikan tidak akan menghapuskan keburukan kecuali diadakan proses timbangan. Padahal yang nampak dari hadits ini menunjukkan umum (tidak ada proses timbang-menimbang).

Jika ditanya apakah disyaratkan harus berniat dengan kebaikannya menghapuskan keburukan yang ia perbuat? Maka, jawabannya yang nampak dari hadits ini bahwa hal tersebut tidak disyaratkan. Yakni dengan sekadar mengamalkan kebaikan niscaya kebaikan itu akan menghapuskan keburukan. Dan ini merupakan karunia Allah yang sangat besar atas hamba-hamba-Nya dan menunjukkan bahwa rahmat Allah mendahului murka-Nya.

  1. Anjuran bergaul dengan akhlak yang baik, berdasarkan sabda beliau ๏ทบ :
    “ูˆุฎุงู„ู‚ ุงู„ู†ู‘ุงุณ ุจุฎู„ู‚ ุญุณู†

(Dan pergaulilah manusia dengan baik).

Apabila seseorang berkata: “Terkadang kita bergaul dengan mereka secara serius, terkadang menekan dan terkesan kaku, apakah semua ini menyelisihi hadits di atas?”
Jawabannya, tidak, karena setiap keadaan memiliki cara tersendiri. Jika sikap tegas dan keras memang diperlukan, maka anda harus melakukannya dan jika sebaliknya maka anda harus lembut dan berkasih sayang. Adapun jika dalam satu keadaan keduanya dibutuhkan, maka dahulukan sikap kasing sayang dan lemah lembut, karena Nabi ๏ทบ bersabda,
ุฅู†ู‘ ุงู„ู„ู‡ ุฑููŠู‚ ูŠุญุจู‘ ุงู„ุฑ ูู’ู‚ ููŠ ุงู„ุฃู…ุฑ ูƒู„ู‡

“Sesungguhnya Allah itu Mahalembut dan menyukai kelembutan dalam segala hal.”
(HR. Bukhari dalam kitab al-Adab, bab ar-Rifqu fil Amri Kullihi, no. 6024).

Dan telah banyak bukti yang menunjukkan manfaat kelembutan, di antaranya disebutkan dalam satu riwayat bahwa seorang Yahudi melewati Nabi ๏ทบ, dia berkata kepada beliau:
ุงู„ุณุงู… ุนู„ูŠูƒ ูŠุง ู…ุญู…ุฏ

“Semoga Kematian menimpamu wahai Muhammad.”

Kata “as-saam” maknanya adalah kematian. Maka ‘Aisyah menjawabnya dengan mengatakan:
ุนู„ูŠูƒ ุงู„ุณุงู… ูˆุงู„ู„ุนู†ุฉ

“Kematian dan laknat Allah atasmu.”
Sebagai balasan yang setimpal, bahkan ditambah dengan laknat. Kemudian Nabi ๏ทบ melarang’ Aisyah mengucapkannya, dan beliau bersabda:
ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุฑููŠู‚ ูŠุญุจู‘ ุงู„ุฑู‘ูู’ู‚ ููŠ ุงู„ุฃู…ุฑ ูƒู„ู‡ ูˆุฅุฐุง ุณู„ู… ุนู„ูŠูƒู… ุฃู‡ู„ ุงู„ูƒุชุงุจ ูู‚ูˆู’ู„ูˆู’ุง: ูˆุนู„ูŠูƒู…ู’.

“Sesungguhnya Allah itu Mahalembut dan menyukai kelembutan dalam segala hal. Jika ahlul Kitab mengucapkan salam kepada kalian, maka ucapkanlah: ‘Wa’alaikum (dan juga atas kalian).'”

Wallahul Muwaffiq.

Sumber : Syarhul Arba’iin an-Nawawiyyah karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘ Utsaimin.

๐Ÿ“Œ Ikuti terus postingan kami berikutnya @alfirqotunnajiyahkids x @

โžก๏ธ Follow us on Instagram : https://instagram.com/alfirqotunnajiyahkids

โžก๏ธ Subcribe Channel YouTube : https://youtube.com/c/alfirqotunnajiyahkids

โžก๏ธ Join us on Telegram : https://t.me/alfirqotunnajiyahkids

๐Ÿ” Yuk.. bantu share poster kami & menjadi donatur tetap AFN Kids ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐Ÿ“ƒSeputar Parenting Anak Muslim & Ilmu Seputar Kesehatan Anak ๐Ÿผ

alfirqotunnajiyahkids #afnkids