BOLEHKAH WANITA HAIDH MASUK MASJID?

Kajian Tematis al-Qur’an & as-Sunnah # 526

BOLEHKAH WANITA HAIDH MASUK MASJID?

HADITS LARANGAN

Larangan wanita haidh masuk masjid :

لاَأُحِلُّ الْمَسْجِدُ ِلحَائِضٍُ وَلا َجُنُبٍ

“Aku tdk menghalalkan masjid utk wanita yang haidh dan orang yg junub.” (HR.Abu Daud 232, al Baihaqi II/442-443)

Akan tetapi hadits di atas merupakan HADITS DHOIF (lemah) meski memiliki beberapa syawahid (penguat) namun sanad-sanadnya lemah (ada rawi bernama Jasrah bintu Dajaajah) sehingga tdk bisa menguatkannya dan tdk dapat dijadikan hujjah. Asy Syaukani menyebutkan ke-dho’if-an hadits ini dalam Irwa’ul Gholil’ I/201-212 no. 193.

Asy Syaikh Mushthafa mengatakan, “kami memandang tdk ada dalil yg shahih yg tegas melarang wanita haidh masuk ke masjid, dan berdasarkan hal itu boleh bagi wanita haid masuk masjid atau berdiam di dalamnya”. (Jami’ Ahkamin Nisa’ 1/191-195)

HADITS MEMBOLEHKAN

Dihadits shahih Nabi Saw mengatakan kpd ‘Aisyah ra yg terkena haid sewaktu melaksanakan ibadah haji bersama beliau Saw :
“Lakukanlah apa yg diperbuat oleh seorang yg berhaji kecuali jangan engkau Thawaf di Ka’bah”. (HR. Bukhari 1650)

Dalam hadits di atas Nabi Saw  tdk melarang ‘Aisyah utk masuk ke masjid dan sebagaimana jamaah haji boleh masuk ke masjid maka demikian pula wanita haid boleh masuk masjid.

Dalam hadits shahih lainnya Nabi Saw bersabda: “Sesungguhnya orang Muslim itu tdk najis.” (HR. Bukhari 283 dan Muslim 116)

Hadits ini lebih gamblang bahwa orang muslim itu tdk najis.

KESIMPULANNYA, Tidak ada larangan yg tegas bagi wanita haidh utk masuk masjid, yg jelas selama wanita haid tsb aman dari kemungkinan darahnya mengotori masjid, maka tdk apa-apa ia duduk di dalam masjid untuk mendengarkan ceramah atau lainnya, selain shalat tentunya.

Salam !
———–

copas dari KTQS

Leave a Reply