Bukan Islam KTP

Bukan Islam KTP

 
Assalamu’alaikum Sahabat CintaQuran.

Setelah masuk Islam, Ibunya sangat marah dengan keislaman Sa’ad bin Abi Waqqash.Ibunya mengancam akan mogok makan hingga Sa’ad kembali menyembah berhala.

Namun, Sa’ad lebih mencintai ALLAH dan Rasul-Nya. “Wahai Ibunda, demi ALLAH, seandainya engkau memiliki 70 nyawa dan keluar satu per satu, aku tidak akan pernah mau meninggalkan agamaku selamanya!” tegas Sa’ad. Akhirnya, sang Ibu makan. Ia hanya dirundung kesedihan dan kebencian. Sa’ad tetep bangga dan konsisten memegang keislamannya, karena Allah swt telah menjanjikan kemuliaan bagi hamba-Nya.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (QS. Al-Bayyinah: 7-8)

Saat ini, godaan yg dialami Sa’ad dialami juga oleh kaum Muslimin. Meski dengan cara dan kemasan lebih soft. Umat Islam tidak diancam agar murtad, tapi cukup menjauhkan aturan Islam dalam keseharian dan menuhankan hawa nafsu.
Dalam perkara akidah, umat Islam diajak agar mengakui kebenaran semua agama dan bertoleransi dengan ikut tradisi agama lain.
Yang tergoda, pede aja mengumbar aurat, gaul bebas sebagai ajang baku syahwat, dalam perkara riba ikut terlibat, dan untuk perayaan agama lain kasih ucapan selamat.

Banggalah menjadi muslim seperti Sa’ad. Karena hanya Islam agama yang benar dan diridhoi Allah.
Standar perbuatan kita HALAL-HARAM bukan asas MANFAAT. Tujuan kita RIDHO ALLAH bukan ridho sahabat atau kerabat.
Pantaskan diri kita untuk menjadi penghuni surga yang hanya disediakan bagi orang-orang beriman. Tunjukkan bahwa keislaman kita original dan fulltime, BUKAN ISLAM KTP

 

Sa'ad bin Abi Waqqash-doadankajianislami