BULAN ASYURA / SURO

Bulan Muharam

Bulan Muharam disebut juga bulan Suro dianggap bulan keramat karena banyak mitos seputar bulan suro, mis: tidak melakukan hajatan, tidak berpergian bahkan dilarang menikah karena akan membawa sial berujung perceraian, kematian, dll. Ini adalah perbuatan syirik.

Semua waktu: tahun, bulan, hari, tanggal dan jam adalah baik. Meyakini adanya hari atau bulan sial adalah sama dengan mencela Allah Swt

Nabi saw bersabda: “Janganlah kalian mencela dahr (waktu) karena Allah itu adalah dahr”. (HR. Muslim no.5827)
Na’udzubillah summa na’udzubillah…

Ibadah-ibadah seputar Muharam yang berdasar Hadits Palsu

1. TENTANG PUASA ASYURA
“Barangsiapa akhir bulan Dzulhijah dan awal Muharam, menutupi tahun dan membuka tahun barunya dengan puasa, Allah akan menghapus dosanya 50 thn”.

Hadits Palsu ini dinukil dari Ibnul Jauzi dlm al-Maudhu’at.

2. SHALAT ASYURA
Shalat Asyura dilakukan antara Dhuhur dan Asar 4 rakaat, tiap rakaat membaca al Fatihah, ayat kursi 10 kali, al-Ikhlas 10 kali, al-Falaq dan An-Nas 5 kali lalu setelah salam membaca istighfar 70 kali.
Asy- Syuqairy mengatakan Haditsnya adalah Palsu. As’Suyuthi dlm Al-‘Ala al-Mashmu’ah: tidak boleh mengamalkan hadits ini.

3. DOA HARI ASYURA
“Barangsiapa yang mengucapkan Hasbiyallah wa Ni’mal Wakil an-Nashir sebanyak 70 kali pada hari Asyura maka Allah akan menjaganya dari kejelekan pada hari itu”

Hadits ini adalah Palsu, karena ini karangan orang bukan ucapan yang berasal dari Rasulullah.
Dan masih banyak lagi ibadah seputar Muharam yang tidak sesuai Sunnah. Ditambah lagi dengan adat istiadat dan kebiasaan yang penuh dengan takhyul, bid’ah, mistik dan legenda yang sesat dan menyesatkan.

Hanya Shaum Tasu’a dan Shaum Asyura saja yang shahih.

 

copas dari KTQS

Leave a Reply