BULAN MUHARAM

MUHARAM┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴

♣ Bulan Muharam termasuk salah satu dari empat bulan yang dijadikan Allah sebagai bulan haram,

Dalam hadis Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda :
“Sesungguhnya zaman itu berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan, diantaranya terdapat empat bulan yang dihormati : 3 bulan berturut-turut; Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar, yang terdapat diantara bulan Jumada Tsaniah dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

♣ Shaum Sunnah Tasu’a & Asyura

Nabi Saw biasa berpuasa di hari ‘Asyura bahkan sudah dilakukan beliau sejak sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan dan terus berlangsung sampai akhir hayatnya.

Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra, Rasulullah saw, bersabda :
“ Aku berharap pada Allah dengan puasa Asyura ini dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Dosa-dosa yang dihapus disini adalah dosa-dosa kecil saja. Adapun dosa-dosa besar, harus bertaubat dengan taubat nasuha, jika ingin diampuni oleh Allah swt.

Ibnu Abbas ra berkata :
“Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw, berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari as Syura dan bulan Ramadhan.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah bersabda :
“Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tgl 9).“ (HR. Bukhari dan Muslim)

Kesimpulannya kita disunnahkan berpuasa tgl 9 dan 10 Muharram.

KEKELIRUAN:
1. Menganggap 1 Muharam sebagai Tahun Baru yang dirayakan dengan saling mengucapkan Tahun Baru seperti agama lain.
2. Melakukan ibadah2 yang tidak ada tuntunannya: doa/shalat/puasa akhir dan awal thn, ritual berkah, dll. Padahal TIDAK ADA ibadah apapun yang berkaitan dengan Muharam kecuali Shaum Tasu’a Dan Asyura saja

 

Salam!

Copas dari KTQS

Leave a Reply