Category Archives: DOA

Doa Agar Musibah Tidak Menimpa Agama Dan Agar Dunia Bukan Sebagai Tujuan

Doa Agar Musibah Tidak Menimpa Agama Dan Agar Dunia Bukan Sebagai Tujuan

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ، وَمِن الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا، اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُوَّاتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

“Allahumma-qsim lana min khashyatika ma tahulu bihi bainana wa baina ma’asika, wa min ta’atika ma tuballighuna bihi jannataka, wa minal-yaqini ma tuhawwinu ‘alaina bihi masa-‘ibad-dunya.
Allahumma matti’na biasma’ina, wa absarina, wa quwwatina ma ahyaitana, waj’alhul-waritha minna, waj’al tharana ‘ala man zalamana, wansurna ‘ala man ‘adana, wa la taj’al musibatana fi dinina, wa la taj’alid-dunya akbara hammina, wa la mablagha ‘ilmina, wa la tusallit ‘alaina man-la yarhamuna”

“Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepada-Mu, yang dapat menghalangi antara kami dan perbuatan-perbuatan maksiat kepada-Mu, dan (anugerahkanlah kepada kami) ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan Kami ke surga-Mu dan (anugerahkanlah pula) keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah dunia ini.
Ya Allah, anugerahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran kami, penglihatan kami dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam urusan agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami, berkuasa (jadi pemimpin) atas kami.”

([1])


([1]) HR. Tirmidzi no.3502, HR, An-Nasa’I no. 6/106, di hasankan oleh Al-Albany dalam Sahih At-Tirmidzi 3/168.

Larangan Mendo’akan Keburukan Untuk Anak Keturunan Kita

🌍 BimbinganIslam.com
Rabu, 03 Jumādâ Al-Ūlā 1440 H / 09 Januari 2019 M
👤 Ustadz Arief Budiman, Lc
📗 Kitāb Fiqhu Tarbiyatu Al-Abnā wa Thāifatu min Nashā’ihi Ath-Athibbāi
🔊 Halaqah 09| Larangan Mendo’akan Keburukan Untuk Anak Keturunan Kita
⬇ Download audio: bit.ly/TarbiyatulAbna-09
~~~~

LARANGAN MENDO’AKAN KEBURUKAN UNTUK ANAK KETURUNAN KITA

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ أَجْمَعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، وَبَعْدُ

Ma’asyiral muslimin wa rahīmaniy wa rahīmakumullāh.

Kita lanjutkan pembahasan kita ke-9 dari pembahasan kitāb Fiqhu Tarbiyatul Abnā wa Thāifatu min Nashā’ihi Al Athibbāi tentang fiqih mendidik atau membimbing anak-anak dan penjelasan sebagian nasehat dari para dokter, karya Syaikh Musthafa Al Adawi Hafīdzahullāh.

Pertemuan yang lalu telah kita sampaikan contoh-contoh do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada keturunan-keturunan beliau (Al Hasan dan Al Husain) dan anak-anak shahābat radhiyallāhu ta’āla ‘anhu ajma’īn.

Kita dianjurkan mencontoh Beliau (shallallāhu ‘alayhi wa sallam) untuk memperbanyak mendo’akan untuk putra putri agar Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan hidayah taufīq dan menjadikan anak-anak kita shālih dan shālihat.

Pada kesempatan kali ini, penulis memberikan judul “Larangan mendo’akan keburukan kepada anak keturunan kita”.

Kita dilarang mendo’akan keburukan untuk anak keturunan kita atau siapapun karena:

√ Dikhawatirkan do’a buruk tersebut dikabulkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

√ Di khawatirkan ketika kita berdo’a yang buruk bertepatan dengan waktu di ijabah do’a (na’ūdzubillāhi min dzālik).

Dan ini tidak diharapkan tentunya, karena akan mengakibatkan penyesalan dan kita akan mendapatkan hasil yang buruk karena kesalahan kita sendiri (mendo’akan kejelekan untuk anak keturunan kita).

Dan di dalam Shahīh Muslim dari hadīts Jābir radhiyallāhu ta’āla ‘anhu (hadīts ini cukup panjang) namun penulis meringkas hadīts ini. Disebutkan ada seorang shahābat berkata kepada untanya.

Dia berkata:

شَأْ ! لَعَنَكَ اللَّهُ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” مَنْ هَذَا اللاعِنُ بَعِيرَهُ ؟ ” قَالَ : أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، قَالَ : ” انْزِلْ عَنْهُ ، فَلا تَصْحَبْنَا بِمَلْعُونٍ ، لا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ ، وَلا تَدْعُوا عَلَى أَوْلادِكُمْ ، وَلا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ ، لا تُوَافِقُوا مِنَ السَّاعَةِ فَيَسْتَجِيبَ لَكُمْ

“Wahai unta terlaknatlah kamu!”

Kemudian Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam berkata:

“Siapakah yang telah melaknat untanya?”

Kemudian shahābat tadi mengatakan, “Saya, wahai Rasūlullāh.”

Kemudian Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berkata:

“Kalau begitu turunlah kamu dari untamu itu, jangan kamu mengikuti kami (bersama kami) dengan sesuatu yang telah terlaknat.”

Inilah adalah larangan yang keras dari Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam, kita tidak diperbolehkan berdo’a sembarangan atau berkata buruk, apalagi dengan sengaja mendo’akan keburukan.

Ketika shahābat ini melaknat untanya, Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam sangat khawatir, dan Nabi pun telah melarang mendo’akan keburukan untuk diri sendiri, anak-anak, harta kita.

Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan, “Jangan sampai kalian meminta sesuatu atau berdo’a sesuatu yang jelek di saat waktu-waktu diijabah do’a oleh Allāh (waktu Allāh Subhānahu wa Ta’āla kabulkan do’a tersebut).”

Jadi berbahaya jika kita berkata-kata buruk kepada apapun dan siapapun, terutama kepada anak-anak kita.

Sering kita dapati orang tua ketika dibuat marah atau saat dia emosi kepada anak-anaknya, dia berkata dengan kata-kata yang kurang baik, bahkan mengatakan dengan kata-kata kotor (keji). Dan dia akan menyesali perkataannya ketika dia sudah tidak dalam kondisi marah.

Bagaimana bila saat itu Allāh kabulkan do’a tersebut?

Bagaimana bila do’a jelek itu, melekat pada anak tersebut?

Tentu penyesalan tidak ada gunanya.

Oleh karena itu Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam melarang kita mendo’akan buruk kepada diri sendiri, anak-anak dan harta kita, karena bisa jadi yang kita ucapkan (do’akan) bertepatan dengan waktu do’a diijabah oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Demikian yang ringkas ini, semoga bermanfaat, dan memberikan pelajaran kepada kita.

Hendaknya kita menjaga lisan kita dari kata-kata kotor atau do’a-do’a tidak baik yang akan menjadi penyesalan buat kita nanti.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
واخردعوانا أن الحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته


🏦 Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi ke Nomor : 0878-8145-8000

📝 Format Donasi : DonasiDakwahBIAS#Nama#Nominal#Tanggal


Contoh Doa Nabi Shallallāhu alayhi wa Sallam Untuk Keturunan Beliau Dan Selain Mereka

🌍 BimbinganIslam.com
Selasa, 02 Jumādâ Al-Ūlā 1440 H / 08 Januari 2019 M
👤 Ustadz Arief Budiman, Lc
📗 Kitāb Fiqhu Tarbiyatu Al-Abnā wa Thāifatu min Nashā’ihi Ath-Athibbāi
🔊 Halaqah 08| Contoh Doa Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa Sallam Untuk Keturunan Beliau Dan Selain Mereka
⬇ Download audio: bit.ly/TarbiyatulAbna-08
~~~~

BEBERAPA CONTOH DO’A-DO’A NABI SHALLALLĀHU ‘ALAYHI WA SALLAM UNTUK KETURUNAN BELIAU DAN SELAIN MEREKA

بسم اللّه الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ لله وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، ولا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا باللَّهِ، أَمَّا بَعْدُ

Ma’asyiral muslimin wa rahīmaniy wa rahīmakumullāh.

Kita lanjutkan pembahasan kita ke-8 dari kitāb Fiqhu Tarbiyatul Abnā wa Thāifatu min Nashā’ihi Al Athibbāi tentang fiqih mendidik atau membimbing anak-anak dan penjelasan sebagian nasehat dari para dokter karya Syaikh Musthafa Al Adawi Hafīdzahullāh.

Dipertemuan yang lalu, telah kita bahas masalah: Hendaknya kita memperbanyak do’a kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla , memintanya kepada-Nya agar Allāh Subhānahu wa Ta’āla karuniakan kepada kita anak-anak (keturunan) yang shālih.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla jadikan kita orang tua yang baik. Dan anak-anak kita pun Allāh berikan taufīq agar mereka menjadi anak-anak yang shālih dan shālihat.

Pada pertemuan ini penulis memberikan judul, “Beberapa contoh do’a-do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam untuk keturunan Beliau dan selain mereka.”

Di sini bisa kita lihat bagaimana Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mendo’akan cucunya (Al Hasan dan Al Husain).

Dalam hadīts shahīh Bukhāri dan Muslim Beliau mendo’akan Al Hasan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُ

“Yā Allāh, sungguh aku mencintai dia, maka cintailah dia yā Allāh.”

(Hadīts shahīh riwayat Bukhāri nomor 3749 dan Muslim nomor 2422)

Nabi meminta kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla agar Allāh Subhānahu wa Ta’āla mencintai Al Hasan bin Āli bin Abī Thālib radhiyallāhu ta’āla ‘anhu.

Artinya jika Allāh mencintai seseorang berarti:

√ Allāh meridhāi orang tersebut.
√ Allāh memberikan kebaikan (keshālihan).
√ Allāh luruskan hidupnya di dunia maupun di akhirat.

Demikian pula dalam Shahīh Bukhāri dan Muslim dari hadīts Usamah bin Zaid, disebutkan di sana bahwa Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam menggendong Al Hasan bin Āli dan Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berdo’a kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla:

اللَّهُمَّ إِنِّي أُحِبُّهُمَا فَأَحِبَّهُمَا

“Yā Allāh, sesungguhnya aku mencintai mereka berdua, maka cintailah mereka berdua.”

Do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada keturunan Beliau dan kepada anak-anak yang lain dari para shahābat radhiyallāhu ta’āla ‘anhum ajma’īn.

Demikian pula do’a kepada Al Husain bin Āli bin Abī Thālib radhiyallāhu ta’āla ‘anhu, disebutkan dalam hadīts cukup panjang, namun di situ Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berdo’a sampai tiga kali yang berbunyi:

اللَّهُمَّ أَهْلي أَذْهِبْ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهِّرْهُمْ تَطْهِيرًا

“Yā Allāh hilangkanlah dari mereka semua kenajisan (kotoran) sucikan mereka dengan sebenar-benar kesucian.”

(Hadīts riwayat Ahmad, dinyatakan hasan atau shahīh oleh pentahqiqnya)

Juga do’a untuk Usamah bin Zaid radhiyallāhu ta’āla ‘anhu secara khusus.

Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam juga berdo’a sebagaimana dalam Musnad Imām Ahmad dengan do’a yang mirip dengan yang sebelumnya disebutkan riwayat Bukhāri dan Muslim.

Demikian pula kepada Abdullāh bin Ja’far (sepupu Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam), Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berdo’a:

اللَّهُمَّ اخْلُفْ جَعْفَرًا فِي أَهْلِهِ ، وَبَارِكْ لِعَبْدِ اللَّهِ فِي صَفْقَةِ يَمِينِهِ

“Yā Allāh, tinggalkanlah untuk Ja’far kebaikan untuk keluarganya dan berkahilah untuk anaknya (Abdullāh bin Ja’far) dalam usahanya.”

Ini adalah do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam untuk keturunan Beliau dan para shahābat radhiyallāhu ta’āla ‘anhum ajma’īn.

Demikian pula dalam Shahīh Bukhāri disebutkan bahwa Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mendo’akan seorang anak kecil (wanita) sebagaimana disebutkan di dalam hadīts Ummu Khālid binti Khālid bin Saīd radhiyallāhu ta’āla ‘anhā.

Beliau membawakan putrinya itu lalu mengatakan, “Ini baju yang bagus, baju yang baik.”

Setelah itu Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mendo’akan anak kecil ini dengan berkata:

أَبلِي وَأَخْلِقِي، ثُمَّ أَبْلِي وَأَخْلِفِي، ثُمَّ أَبْلِي وَأَخْلِقِي

“Pakailah pakaian ini sampai betul-betul usang (hilang).”

Artinya menurut Al Hafīzh Ibnu Hajar Al Asqalaniy dalam syarah Shahīh Bukhāri yaitu Kitab Fathul Barī.

“Kalau ada do’a (perkataan) seperti itu, maksud do’a tersebut adalah agar orang yang dido’akan panjang umur dan diberkahi hidupnya”

Ini adalah do’a yang baik dari Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada anak kecil tersebut agar anak tersebut panjang umur dan hidup dalam keberkahan.

Kemudian do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada shahābat yang mulia Anas bin Mālik radhiyallāhu ta’āla ‘anhu yang merupakan shahābat Anshār yang cukup lama berkhidmah mendampingi dan melayani keluarga Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mendo’akan Anas bin Mālik:

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيهِ

Yā Allāh, perbanyaklah hartanya, anaknya dan berkahilah dia di dalamnya.”

(Hadīts riwayat Muslim nomor 2481)

Anas bin Mālik betul-betul mendapatkan keberkahan yang luar biasa, sampai-sampai beliau mengatakan bahwasanya beliau adalah orang yang paling banyak harta dan keturunannya dari kalangan Anshār.

Itulah doa-do’a Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada para shahābat radhiyallāhu ta’āla ‘anhum ajma’īn, keturunan Beliau maupun anak-anak shahābat yang lainnya.

Kita harus mencontoh Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam untuk mendo’akan putra putri kita secara khusus dan secara umum anak-anak kaum muslimin, agar mereka menjadi anak-anak yang shālih dengan izin Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Demikian, semoga yang ringkas ini bermanfaat.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
واخردعوانا أن الحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته


🏦 Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi ke Nomor : 0878-8145-8000

📝 Format Donasi : DonasiDakwahBIAS#Nama#Nominal#Tanggal


DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS

 

DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS
📝 Muhammad Nur Muttaqien

 

🎀DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS

 

1| DOA MINTA KETURUNAN YANG BAIK
Qs. Ali Imran (3): 38

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Ya Tuhanku! Anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu anak cucu yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengabulkan doa

 

2| DOA AMPUNAN DAN RAHMAT UNTUK SAUDARA
Qs. Al A’rof (7): 151

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِأَخِي وَأَدْخِلْنَا فِي رَحْمَتِكَ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhanku! Ampunilah aku dan saudaraku dan masukkan kami ke dalam rahmat-Mu. Engkau adalah Yang paling penyayang di antara yang penyayang.

 

3| BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI MEMINTA SESUATU YANG TIDAK BENAR
Qs. Hud (11): 47

رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari meminta sesuatu yang aku tidak memiliki ilmunya. Jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati aku, tentu aku termasuk orang yang merugi.

 

4| DOA AGAR DIBERI KETURUNAN YANG SELALU MELAKSANAKAN SHALAT
Qs. Ibrahim (14): 40

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Ya Tuhanku! Jadikanlah aku penegak shalat, demikian pula keturunanku. Ya Tuhan kami! Kabulkanlah permohonanku.

 

5| DOA UNTUK ORANG TUA
Qs. Al Isro (17): 24

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Ya Tuhanku! Sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua menyayangi aku di waktu aku kecil

 

6| DOA AGAR KELUAR MASUK DENGAN CARA YANG BENAR DAN PUNYA KEKUASAAN YANG MENOLONG 
Qs. Al Isro (17): 80

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Ya Tuhanku! Masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah aku secara keluar yang benar dan jadikanlah untukku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong

 

7| DOA MINTA KELAPANGAN HATI, KEMUDAHAN URUSAN, KEFASIHAN BICARA
Qs. Toha (20): 25 – 28

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Ya Tuhanku! Lapangkan untukku hatiku ini, mudahkanlah untukku urusanku ini, dan lepaskanlah kekeluan pada lidahku, agar mereka mengerti apa yang aku katakan

 

8| DOA AGAR ILMU BERTAMBAH
Qs. Toha (20): 114

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Ya Tuhanku! Tambahkanlah ilmu pengetahuan untukku

 

9| DOA MINTA KETURUNAN
Qs. Al Anbiya (21): 89

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

Ya Tuhanku! Janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, karena Engkau adalah Waris yang paling baik

 

10| DOA MINTA KEPUTUSAN YANG ADIL
Qs. Al Anbiya (21): 112

رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

Ya Tuhanku! Berikanlah keputusan dengan adil. Dan Tuhanku adalah Yang Maha Pengasih Yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian katakan.

 

11| DOA MEMINTA TEMPAT YANG DIBERKAHI
Qs. Al Mukminun (23): 29

رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ

Ya Tuhanku! Tempatkanlah aku di tempat yang diberkahi, karena Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat

 

12| DOA AGAR TIDAK DIGABUNGKAN BERSAMA ORANG-ORANG ZOLIM
Qs. Al Mukminun (23): 94

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِي فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Ya Tuhanku! Maka janganlah Engkau jadikan aku bersama orang-orang yang zalim

 

13| BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI BISIKAN DAN KEHADIRAN SETAN
Qs. Al Mukminun (23): 97 – 98

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ  وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Ya Tuhanku! Aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan-setan dan aku berlindung kepada-Mu dari kehadiran mereka

 

14| DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH
Qs. Al Mukminun (23): 118

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhanku! Berilah ampunan dan rahmat, karena Engkau adalah sebaik-baik yang Menyayangi

 

15| DOA MEMOHON HIKMAH DAN BERGABUNG BERSAMA ORANG-ORANG SOLEH
Qs. Al Syu’aro (26): 83

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ …

Ya Tuhanku! Berikanlah hikmah kepadaku dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang soleh

 

16| DOA AGAR DI KALA KITA MENINGGAL, YANG DIBICARAKAN ORANG IALAH YANG BAIK-BAIK
Qs. Al Syu’aro (26): 84

وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآَخِرِينَ …

dan jadikanlah untukku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian

 

17| DOA AGAR DIJADIKAN PEWARIS SURGA
Qs. Al Syu’aro (26): 85

وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ …

dan jadikanlah aku termasuk pewaris surga yang penuh dengan kenikmatan

 

18| DOA AGAR TIDAK DIHINAKAN DI HARI AKHIRAT NANTI
Qs. Al Syu’aro (26): 87

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ

dan janganlah Engkau hinakan aku di hari mereka dibangkitkan

 

19| DOA AGAR TIDAK TERBAWA ARUS NEGATIF DARI MASYARAKAT SEKITAR
Qs. Al Syu’aro (26): 169

رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ

Ya Tuhanku! Selamatkan aku dan keluargaku dari apa yang mereka kerjakan

 

20| DOA AGAR DIBERI KEKUATAN UNTUK BERSYUKUR
Qs. Al Naml (27): 19

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ …

Ya Tuhanku! Ilhamkanlah kepadaku agar aku dapat mensyukuri ni’mat yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku

 

21| DOA AGAR DIBERI KEKUATAN UNTUK BERAMAL SOLEH DAN DIGABUNGKAN DENGAN ORANG-ORANG SHOLEH
Qs. Al Naml (27): 19

وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

dan ilhamkanlah kepadaku untuk melakukan amal soleh yang Engkau ridloi dan masukkanlah dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh

 

22| DOA MINTA AMPUNAN SETELAH MENZALIMI ORANG
Qs. Al Qoshosh (28): 16

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, oleh karena itu ampunilah aku

 

23| DOA MINTA DISELAMATKAN DARI ORANG-ORANG YANG ZALIM
Qs. Al Qoshosh (28): 21

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim

 

24| DOA MINTA KEBAIKAN DARI ALLAH
Qs. Al Qoshosh (28): 24

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Ya Tuhanku, sesungguhnya sangat membutuhkan terhadap kebaikan yang akan Engkau turunkan kepadaku

 

25| DOA MINTA DISELAMATKAN DARI PARA PERUSAK
Qs. Al Ankabut (29): 30

رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ

Ya Tuhanku, tolonglah aku terhadap kaum yang melakukan kerusakan

 

26| DOA MINTA KETURUNAN YANG SOLEH
Qs. Al Shoffat (37): 100

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang soleh.

 

27| DOA MINTA TAUFIQ UNTUK MENSYUKURI NI’MAT ALLAH
Qs. Al Ahqof (46): 15

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ …

Ya Tuhanku! Ilhamkanlah kepadaku agar aku dapat mensyukuri ni’mat yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku

 

28| DOA MINTA TAUFIQ UNTUK BERAMAL SOLEH, AGAR DIPERBAIKI KETURUNAN, TOBAT DAN BERSERAH DIRI
Qs. Al Ahqof (46): 15

وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

dan ilhamkanlah kepadaku untuk melakukan amal soleh yang Engkau ridloi, dan perbaikilah untukku keturunanku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri.

 

29| DOA MINTA DIBANGUNKAN RUMAH DI SURGA
Qs. Al Tahrim (66): 11

رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Ya Tuhanku! Bangunkanlah untukku sebuah rumah di dalam surga

 

30| DOA MINTA AMPUNAN UNTUK DIRI SENDIRI, ORANG TUA DAN SEISI RUMAH
Qs. Nuh (70): 28

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

Ya Tuhanku! Ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan siapa saja yang masuk rumahku dalam keadaan beriman, baik laki-laki maupun wanita.

 

31| DOA AGAR AMAL KITA DITERIMA OLEH ALLAH
Qs. Al Baqarah (2): 127

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

 

32| DOA AGAR MENDAPATKAN KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT DAN TERHINDAR DARI API NERAKA 
Qs. Al Baqarah (2): 201

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

 

33| DOA KETIKA BERHADAPAN DENGAN MUSUH DI MEDAN PERANG
Qs. Al Baqarah (2): 250

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir”.

 

34| DOA JANGAN DIHUKUM BILA LUPA ATAU TERSALAH
Qs. Al Baqarah (2): 286

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.

 

35| DOA AGAR TIDAK DIBERI BEBAN YANG SAMA DENGAN UMAT SEBELUM KITA
Qs. Al Baqarah (2): 286

رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.

 

36| DOA AGAR TIDAK DIBERI BEBAN YANG BERAT, DIMAAFKAN, DIAMPUNI DAN DISAYANGI
Qs. Al Baqarah (2): 286

وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

 

37| DOA AGAR HATI SENANTIASA ISTIQOMAH DALAM KEBENARAN
Qs. Ali Imran (3): 8

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”.

 

38| DOA PENGINGAT AKAN HARI BERKUMPUL DI AKHIRAT NANTI
Qs. Ali Imran (3): 9

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

 

39| DOA MINTA AMPUNAN DAN TERHINDAR DARI API NERAKA
Qs. Ali Imran (3): 16

رَبَّنَا إِنَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”

 

40| DOA MINTA DICATAT SEBAGAI SAKSI KEBENARAN NABI MUHAMMAD SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM
Qs. Ali Imran (3): 53

رَبَّنَا آَمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)”.

 

41| DOA PARA MUJAHIDIN
Qs. Ali Imran (3): 147

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

 

42| DOA MELIHAT HEBATNYA CIPTAAN ALLAH
Qs. Ali Imran (3): 191

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka

 

43| DOA PERNYATAAN BAHWA MASUK NERAKA ITULAH ORANG YANG HINA
Qs. Ali Imran (3): 192

رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

 

44| DOA PERNYATAAN KEIMANAN
Qs. Ali Imran (3): 193

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآَمَنَّا

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman.

 

45| DOA MINTA AMPUNAN DOSA, DIHAPUS KESALAHAN, DIWAFATKAN BERSAMA ORANG BERBAKTI
Qs. Ali Imran (3): 193

رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ

Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.

 

46| DOA MINTA ALLAH MEMENUHI JANJI-NYA KEPADA KITA DAN AGAR ALLAH JANGAN HINAKAN KITA
Qs. Ali Imran (3): 194

رَبَّنَا وَآَتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji”.

47| DOA SAAT TERZALIMI OLEH ORANG KAFIR
Qs. Al Nisa (4): 75

رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا

Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!”.

 

48| DOA MINTA DICATAT SEBAGAI SAKSI KEBENARAN NABI MUHAMMAD SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM
Qs. Al Maidah (5): 83

رَبَّنَا آَمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s. a. w.).

 

49| DOA TOBAT
Qs. Al A’raf (7): 23

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

 

50| DOA MINTA KEPUTUSAN YANG BENAR TERHADAP ORANG KAFIR
Qs. Al A’rof (7): 89

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.

 

51| DOA MINTA SABAR DAN WAFAT SEBAGAI MUSLIM
Qs. Al A’rof (7): 126

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)”.

 

52| DOA AGAR TIDAK MENJADI SASARAN FITNAH ORANG ZALIM DAN SELAMAT DARI ORANG KAFIR
Qs. Yunus (10): 85 – 86

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ ‪.‬ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir”.

 

53| DOA PERNYATAAN BAHWA ALLAH TAHU SEGALANYA
Qs. Ibrahim (14): 38

رَبَّنَا إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نُخْفِي وَمَا نُعْلِنُ وَمَا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.

 

54| DOA AMPUNAN UNTUK DIRI DAN KEDUA ORANG TUA DAN ORANG-ORANG BERIMAN
Qs. Ibrahim (14): 41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.

 

55| DOA MINTA AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH
Qs. Al Mu’minun (23): 109

رَبَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.

 

56| DOA MINTA DIHINDARKAN DARI API NERAKA JAHANNAM
Qs. Al Furqon (25): 65 – 66

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا ‪.‬ إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.

 

57| DOA MINTA ISTERI (PASANGAN) DAN ANAK YANG MENYENANGKAN HATI
Qs. Al Furqon (25): 74

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

 

58| DOA AMPUNAN UNTUK DIRI DAN SAUDARA SESAMA MUSLIM
Qs. Al Hasyer (59): 10

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”

 

59| DOA TAWAKKAL DAN TOBAT
Qs. Al Mumtahanah (60): 4

رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali”.

 

60| DOA MINTA AMPUNAN DAN JANGAN DIJADIKAN SASARAN FITNAH ORANG KAFIR
Qs. Al Mumtahanah (60): 5

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

 

61| MEMOHON AGAR SENANTIASA BERBUAT BAIK, MENINGGALKAN PERBUATAN BURUK DAN MENCINTAI ORANG MISKIN
HR. Tirmidzi No: 3157, dari Ibnu Abbas r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar aku selalu melakukan kebaikan, meninggalkan kemunkaran dan mencintai orang miskin.

 

62| MEMOHON SUPAYA DIWAFATKAN DALAM KEADAAN TIDAK TERKENA FITNAH
HR. Tirmidzi No: 3157, dari Ibnu Abbas r.a.

وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنِي إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ

Dan apabila Engkau hendak memberikan fitnah kepada hamba-hamba-Mu, maka cabutlah nyawaku dalam keadaan tidak terkena fitnah.

 

63| MEMOHON AGAR SENANTIASA BERZIKIR, BERSYUKUR DAN BERIBADAH SEMAKIN BAGUS
HR. Abu Daud No: 1301, dari Mu’adz bin Jabal r.a.

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, bantulah saya untuk senantiasa berzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbagus ibadahku kepada-Mu

 

64| BERLINDUNG DARI AZAB JAHANNAM, AZAB KUBUR, FITNAH HIDUP DAN MATI DAN FITNAH DAJJAL
HR. Muslim No: 924, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam dan dari azab kubur, dan dari fitnah hidup dan mati dan dari kejahatan fitnah al Masih Dajjal

 

65| MEMOHON KELUASAN RIZKI DI PENGHUJUNG HIDUP
HR. Hakim No: 1987, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّي وَانْقِطَاعِ عُمْرِي

Ya Allah, jadikanlah rizkiku terluas adalah di saat usiaku tua dan berakhirnya usiaku

 

66| DOA MEMOHON CAHAYA – 1
HR. Bukhori No; 5841, dari Ibnu Abbas r.a.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا

Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya di mataku, cahaya di telingaku, cahaya di sebelah kananku dan cahaya di sebelah kiriku

 

67| DOA MEMOHON CAHAYA – 2
HR. Bukhori No; 5841, dari Ibnu Abbas r.a.

وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

Cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya di depanku, cahaya di belakangku, dan jadikanlah cahaya untukku

 

68| MEMOHON DIJAGA KEISLAMAN DAN DILINDUNGI DARI BAHAN TERTAWAAN MUSUH
HR. Hakim No: 1924, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ قَائِمًا، وَاحْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ قَاعِدًا، وَاحْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ رَاقِدًا، وَلَا تُشْمِتْ بِي عَدُوًّا حَاسِدًا،

Ya Allah, jagalah aku dengan Islam di saat berdiri, jagalah aku dengan Islam di saat duduk, dan jagalah aku dengan Islam di saat berbaring, dan janganlah aku dijadikan bahan tertawaan musuh yang dengki

 

69| MEMOHON SEGALA KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI SEGALA KEBURUKAN
HR. Hakim No: 1924, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

وَاللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ كُلِّ خَيْرٍ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ كُلِّ شَرٍّ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ

Dan Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu segala kebaikan yang perbendarahaannya ada di tangan-Mu.. dan aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang perbendaraannya ada di tangan-Mu.

 

70| MEMOHON AGAR AIB TERTUTUP, AMAN DARI RASA TAKUT DAN HUTANG LUNAS
HR. Tabrani No: 3710, dari Khobbab al Khuza’iy r.a.

اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي، وَآمِنْ رَوْعَتِي، وَاقْضِ عَنِّي دَيْنِي

Ya Allah, tutuplah aibku, berilah rasa aman dari ketakutanku, dan lunasilah hutangku

 

71| MEMOHON PERBAIKAN UNTUK AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT
HR. Muslim No: 4897, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي

Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang merupakan pegangan hidupku, dan perbaikilah duniaku yang di sana aku hidup, dan perbaikilah akhiratku yang ke sana aku akan kembali.

 

72| MEMOHON AGAR TAMBAHAN UMUR ATAU KEMATIAN BERUJUNG DENGAN KEBAIKAN
HR. Muslim No: 4897, dari Abu Hurairah r.a.

وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Dan jadikanlah hidupku sebagai tambahan segala kebaikan untukku dan jadikanlah matiku istirahat bagiku dari segala macam keburukan.

 

73| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 1
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي كُلِّهِ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي

Ya Tuhanku, ampunilah bagiku ketersalahanku dan kebodohanku dan berlebihan aku dalam segala urusanku, dan apa yang Engkau lebih tahu dari aku

 

74| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 2
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ، وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي، وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي

Ya Allah, berikanlah bagiku ampunan atas kesalahan-kesalahanku, kesengajaanku, kebodohanku dan candaku. Dan semua itu dari aku.

 

75| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 3
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ‪ ‬أَنْتَ المُقَدِّمُ وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Ya Allah, berilah bagiku ampunan atas apa yang telah aku lakukan dan apa yang aku abaikan, apa yang aku rahasiakan dan apa yang aku nyatakan … Engkau Yang Mendahulukan dan Engkaulah Yang Mengakhirkan. Dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

76| MOHON AMPUNAN, RUMAH YANG LUAS, RIZKI YANG BERKAH
Hr. Tirmidzi No: 3500, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي، وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا رَزَقْتَنِي

Ya Allah, berilah bagiku ampunan untuk dosaku, luaskanlah untukku rumahku dan berikanlah keberkahan bagiku pada apa yang Engkau rizkikan kepadaku

 

77| MOHON AMPUNAN DAN AKHLAK YANG BAIK – 1
Hr. Tabrani No: 4442, dari Abu Ayyub r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ وَذُنُوبِي كُلِّهَا، اَللَّهُمَّ وَانْعَشْنِي وَاجْبُرْنِي وَاهْدِنِي لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَالْأَخْلَاقِ

Ya Allah, berilah ampunan bagiku untuk kesalahan-kesalahanku dan dosa-dosaku semuanya… Ya Allah, dan berilah aku semangat, tutupilah aku dan tunjukilah aku kepada amal yang soleh dan akhlak yang soleh.

 

78| MOHON AMPUNAN DAN AKHLAK YANG BAIK – 2
Hr. Tabrani No: 4442, dari Abu Ayyub r.a.

إِنَّهُ لَا يَهْدِي لِصَالِحِهَا وَلَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

Sesungguhnya tidak ada yang sanggup menunjuki kepada amal dan akhlak yang baik, dan tidak pula memalingkan dari amal dan akhlak yang buruk, kecuali Engkau.

 

79| MOHON RASA TAKUT DAN KEPATUHAN KEPADA ALLAH
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ

Ya Allah, berilah bagian untuk kami berupa rasa takut kepada-Mu yang dapat menjadi penghalang antara kami dan antara berbuat durhaka kepada-Mu .. dan berilah bagian untuk kami berupa kepatuhan kepada-Mu yang dapat mengantarkan kami memasuki surga-Mu

 

80| MOHON KEYAKINAN DAN KESENANGAN FISIK
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَمِنَ اليَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا، وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الوَارِثَ مِنَّا

dan bagian berupa keyakinan yang membuat kami merasa ringan menghadapi musibah-musibah dunia .. dan senangkanlah kami dengan apa yang kami dengar, apa yang kita lihat, dan kekuatan yang ada pada diri kami .. dan jadikanlah dia sebagai pewaris dari kami ..

 

81| MOHON PEMBALASAN DAN BANTUAN MENGHADAPI ORANG ZALIM
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا

dan jadikanlah tuntut balas kami terhadap orang yang berbuat zalim kepada kami dan bantulah kami menghadapi orang yang berbuat aniaya kepada kami

 

82| MOHON DIHINDARI DARI MUSIBAH AGAMA, DIHINDARI DARI GODAAN DUNIA, DAN DIHINDARI DARI PEMIMPIN YANG ZOLIM
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

Dan janganlah Engkau jadikan musibah kami menimpa agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia sebagai keinginan terbesar kami dan puncak ilmu pengetahuan kami, dan janganlah Engkau tunjuk untuk kami pemimpin yang tidak sayang kepada kami

 

83| MOHON PETUNJUK, KETAKWAAN, KEBERSIHAN DAN KEKAYAAN
Hr. Muslim No: 4898, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kebersihan dan kekayaan

 

84| MOHON KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI KEBURUKAN – 1
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan, semuanya, baik yang cepat ataupun yang lambat, yang aku tahu ataupun yang aku tidak tahu. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan semuanya, baik yang cepat ataupun yang lambat, yang aku tahu dan yang aku tidak tahu

 

85| MOHON KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI KEBURUKAN – 2
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan yang dipintakan oleh hamba dan Nabi-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang berlindung daripadanya hamba dan Nabi-Mu.

 

86| MOHON SURGA DAN BERLINDUNG DARI APA NERAKA
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga dan apa saja yang dapat mendekatkan ke sana, baik berupa ucapan ataupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka, dan apa pun yang mendekatkan ke sana, baik berupa ucapan ataupun perubatan.

 

87| MOHON SEGALA TAQDIR ALLAH BERUJUNG DENGAN KEBAIKAN
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا

Dan aku mohon kepada-Mu segala keputusan yang telah Engkau tetapkan untuk-ku selalu mengandung kebaikan.

 

88| MOHON KARUNIA DAN RAHMAT ALLAH
Hr. Tabrani No: 10401, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ؛ فَإِنَّهُ لَا يَمْلِكُهَا إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karunia dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memiliki keduanya, kecuali Engkau.

 

89| BERLINDUNG KECELAKAAN YANG BURUK DAN MASA TUA BANGKA
Hr. Abu Daud No: 1328, dari Abul Yasar r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa retuntuhan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari ketinggian. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, terbakar dan masa tua bangka.

 

90| BERLINDUNG DARI KEMATIAN YANG BURUK
Hr. Abu Daud No: 1328, dari Abul Yasar r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Dan aku berlindung kepada-Mu dari dikuasai setan di saat kematian .. dan aku berlindung kepada-Mu dari kematianku berpaling dari jalan-Mu .. dan aku berlindung kepada-Mu dari kematian karena tesengat binatang buas

 

91| BERLINDUNG DARI BERBAGAI PENYAKIT BURUK
Hr. Abu Daud No: 1329, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit sopak, gila, lepra, dan segala macam penyakit yang buruk.

 

92| BERLINDUNG DARI LAPAR DAN KHIANAT
Hr. Abu Daud No: 1323, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena dia adalah teman tidur yang paling buruk, dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat, karena dia adalah teman dekat yang paling buruk.

 

93| BERLINDUNG DARI LEMAH, MALAS, PENGECUT, TUA BANGKA, FITNAH HIDUP DAN MATI, DAN AZAB KUBUR
Hr. Bukhori No: 2611, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut dan tua bangka. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati. Dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.

 

94| BERLINDUNG DARI:
LEMAH, MALAS, PENGECUT, KIKIR, TUA BANGKA, KERAS HATI, LALAI, KEMELARATAN, KEHINAAN DAN KESENGSARAAN
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَالْهَرَمِ وَالْقَسْوَةِ، وَالْغَفْلَةِ، وَالْعِيلَةَ وَالذِّلَّةَ وَالْمَسْكَنَةَ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut, kekikiran, tua bangka, hati yang keras, hati yang lalai, kemelaratan, kehinaan dan kesengsaraan.

 

95| BERLINDUNG DARI:
KEFAKIRAN, KEKUFURAN, KEFASIKAN, PERPECAHAN, KEMUNAFIKAN, SUM’AH DAN RIYA
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ، وَالْفُسُوقِ، وَالشِّقَاقِ، وَالنِّفَاقِ وَالسُّمْعَةِ، وَالرِّيَاءِ

Dan aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekufuran, kefasikan, perpecahan, kemunafikan, sum’ah dan riya.

 

96| BERLINDUNG DARI:
TULI, BISU, GILA, LEPRA, SOPAK DAN PENYAKIT-PENYAKIT BURUK LAINNYA
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الصَّمَمِ وَالْبَكَمِ وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَالْبَرَصِ، وَسَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Dan aku berlindung kepada-Mu dari tuli, bisu, gila, lepra, sopak dan penyakit-penyakit buruk lainnya.

 

97| BERLINDUNG DARI:
KELEMAHAN, KEMALASAN, KETAKUTAN, KEKIKIRAN, MASA TUA YANG HINA DAN AZAB KUBUR

Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kekikiran, masa tua yang hina dan azab kubur.

 

98| MEMOHON AGAR:
DIBERI HATI YANG TAKWA DAN SUCI
Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا

Ya Allah berikanlah ke dalam jiwaku ketakwaannya. Dan sucikanlah dia. Engkau adalah yang terbaik yang mensucikan jiwa. Engkau adalah penolong dan pelindungnya.

 

99| BERLINDUNG DARI:
ILMU YANG TIDAK BERGUNA, HATI YANG TIDAK KHUSYU’, NAFSU YANG TIDAK KENYANG DAN DOA YANG TIDAK DIKABULKAN
Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari nafsu yang tidak kenyang dan dari doa yang tidak dikabulkan.

 

100| BERLINDUNG DARI:
KEFAKIRAN, KEMISKINAN, KEHINAAN, MENZALIMI DAN DIZALIMI
 
Hr. Abu Daud: 1320, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kemiskinan dan kehinaan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari menzalimi orang lain atau dizalimi orang lain.

 

 

 

🌑Alhamdulillah… Telah terbit…!!!

📚 Buku DOA-DOA KITA jilid 1

Memuat 100 doa dari Al Qur’an dan Al Hadis. Tebal 121 halaman. Teks Arab besar. Disertai rujukan doa, penulisan latin, terjemah, sedikit keterangan, dan kamus doa. Infaq 1 buku Rp.30.000.

DOA ANTI RIYA (syirik kecil).

 

DOA ANTI RIYA (syirik kecil).

 

الشرك فيكم أخفى من دبيب النمل وسأدلك على شيء إذا فعلته أذهب عنك صغار الشركوكباره تقول:

 

Syirik pada kalian lebih tersembunyi daripada langkah semut.
Akan kutunjukkan padamu sesuatu yang jika kau lakukan pasti melenyapkan syirik kecil dan besar. Yaitu kau ucapkan:

 

اللهم إني أعوذ بك  أن أشرك بك وأنا أعلم وأستغفرك لما لا أعلم

Allahumma inni a’udzubika an asyroka bika wa anaa a’lamu,  wa astaghfiruka limaa laa a’lamu

Ya Alloh aku berlindung kepada Mu dari bersyirik secara sadar, dan minta ampun kepada Mu dari syirik yang tak kusadari.

Hadits shohih riwayat hakim

Ucapkan setiap saat kita merasa ada riya (kesombongan kecil) didalam jiwa kita..

Doa / Dzikir Keluar Rumah

Dzikir 

Agar Terlindung dari Gangguan Setan Ketika Keluar Rumah

Sumber : https://rumaysho.com/300-agar-terlindung-dari-gangguan-setan-ketika-keluar-rumah.html

Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah

(Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya).

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ قَالَ « يُقَالُ حِينَئِذٍ هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ ».

“Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan

Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah

(Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!”

(HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dzikir Lain yang Jangan Dilupakan
Ada juga dzikir lain yang bisa dirutinkan setiap kali keluar rumah yaitu:

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عليَّ

Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya [Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzholimi diriku atau dizholimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahilin orang lain]
Dari Ummu Salamah, beliau berkata,

مَا خَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مِنْ بَيْتِي قَطُّ إِلاَّ رَفَعَ طَرْفَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ: “اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عليَّ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar dari rumahku kecuali beliau menghadapkan pandangannya ke langit, lalu beliau membaca dzikir:

Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udhilla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya

[Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzholimi diriku atau dizholimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahilin orang lain]

(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Misykatul Mashobih)

 

Doa dari Qur’an Surat Asy Syuara 87-89

 

وَلَا    تُخْزِنِى    يَوْمَ    يُبْعَثُونَ

dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,

يَوْمَ    لَا    يَنفَعُ    مَالٌ    وَلَا    بَنُونَ

(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna

إِلَّا    مَنْ    أَتَى    اللَّهَ    بِقَلْبٍ    سَلِيمٍ

kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih

Doa untuk yang sakit

Doa Untuk yang sakit

 

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

( Allahumma rabbanasi adzhibil ba’sa wasy fihu. Wa antas Syaafi, laa syifaa-a illa syifaauka, syifaa-an laa yughadiru saqomaa )

“Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain”.

Aamiin Yaa Rabbal’Aalamiin

PELATIHAN SHALAT KHUSYU

Catatan dari PELATIHAN SHALAT KHUSYU
— di mesjid agung TSM-Bandung 16-17 Jumadil Akhira 1437H (25-26 Maret 2016)
Bersama Ust Abu Sangkan dan KH Abdullah Gymnastiar
Shalat adalah hal yg pertama dihisab Allah dari kita. Dilakukan secara berjamaah atau sendiri.
Shalat subuh berjamaah -sepanjang hari dianggap sholat terus menerus
Shalat isya berjamaah- sepanjang malam dianggap sholat terus menerus
INGAT!!! Makin banyak berpahala, setan pengghalangnya pun makin banyak!!
Barangsiapa mau memperbaiki urusannya, perbaiki dulu shalatnya.
Zikir dlm sholat itu paling sempurna, harus wudlu dulu, sambil menghadap kiblat, komplit mulai dr takbir, tasbih, tahmid, ada ruku dan sujud, paling dekat dg Allah saat sujud, dan ada doa paling komplit juga yaitu doa saat duduk antara 2 sujud.
Pokoknya untuk semua keperluan, shalat akan jadi jalan pertolongan Allah. Maka kalau ingin memperbaiki kehidupan, rejeki, kesehatan, segala urusan kita, perbaiki shalat. Banyak orang melaksanakan shalat hanya sebagai rutinitas saja.
Di jepang ada mualaf yang sengaja menjemput orang ke mesjid untuk shalat berjamaah, lalu mengantar mereka  ke rumahnya masing-masing lagi. Bayangkan perhitungan pahalanya di sisi Allah. Kemuliaannya, sekarang saja sudah sampai kesini ke telinga kita.

Hidup galau/tidak enak pasti karena banyak dosa, sholat itu “penebus/pembersih” dosa.
17x kita “mandi” denga sholat fardhu
10 rawatib (ditambah 2 rakaat sebelum magrib + 2 rakaat sebelum isya jadi 14)
Bada subuh dan bada ashar dilarang.
11 rakaat tahajud dengan witir
2 rakaat dhuha (minimal)
(rawatib dhuhur bisa 4+4, 2 rakaat tahiyat masjid, dhuha ditambah, syukrul wudhu)

 

Darimana kita mulai memperbaiki sholat ??

 

1.Mulailah dari yg termudah yaitu : shalat tepat waktu.

Untuk mujahadah  targetkan 40 hari (200 sholat fardhu) terusmenerus tidak ketinggalan takbir (jamaah) di masjid untuk pria, dan tepat waktu untuk wanita dimanapun berada)

Lihat RAHASIA 40 HARI TAKBIR PERTAMA SHALAT BERJAMAAH

Menunggu di masjid akan lebih banyak manfaatnya, drp dtg ke mesjid terburu2.

Sudah adzan namun belum mau shalat ibarat anak kunci yg blm dimasukkan ke lubangnya, ga akan bisa buka pintu.

Kita hrs bagaikan ikan dg air, tak terpisahkan anatara kita dg shalat tepat waktu/berjamaah

 

2. Tambahlah jumlah shalat.

Ingat ortu :shalat, ingat jodoh:sholat, merasa takut :shalat, merasa bingung :shalat, merasa sedih :sholat, dst,dsb.

Sholat itu pintu rahmat Allah. Inilah yg akan menyelamatkan kita nanti.
Untuk Segala penderitaan fisik ( telinga berdenging, nafas bau,badan sakit2, kepala sakit, kaki sakit, dll juga obatnya perbanyak sholat).

BACA KAJIAN “RESEP DITOLONG ALLAH”

Wastainu bi shabri wa sholat..(al baqarah 45)

Dalam hadits disebutkan, Amalan yg paling dicintai Allah (hadits shahih)
1. Shalat tepat waktu (pria berjamaah di masjid-27 derajat lbh baik)
2. Birul walidain (berbakti pd ortu)
3. Jihad fi sabilillah

Shalat khusyu : pahami, tumaninah, sungguh2

Silahkan baca teori buka brankas..(dari Aa Gym) setiap bacaan hayati untuk membuka kode brankas berikutnya

Fazkuruni azkurkum (al baqarah 152).
Fahami ayat ini, hati tidak boleh kosong, selalu ingat Allah.
Terutama saat sholat, sadari Bahwa Allah saat ini MELIHATKU (ihsan)

Bagaimana sikap kita bila dilihat Allah? Kalau bacaan didengar Allah?

Dari dulu pengajian2 tidak membahas ini dengan detail. Bagaimana kulit bisa bergetar karena disebutkan namaNYA dan ayat2NYA.
Padahal ada ayatnya.

Awali sholat dengan iman.

Rukun iman ke 6 adalah percaya pada takdir.
Semua yg terjadi pada kita adalah atas seijin Allah. Musibah terjadi silih berganti dalam kehidupan kita setiap hari.
Tidak ada musibah terjadi kecuali atas ijin Allah.

Barangsiapa menerima takdir Allah, maka dia qolu (berkata) innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun (al baqarah 156)
Dan itu harus terasa / disadari di detik / benturan pertama terjadinya musibah.
Bukan jauh setelah merenung baru berucap istirja (innalillahi..)

Contoh ekstrim  : ada yang kentut (maaf) tanpa diketahui siapa pelakunya-reaksi pertama apa?

Sadarilah itu terjadi atas ijin Allah… 🙂

Jadi ciri org beriman, kena musibah ataupun tidak, hatinya tetap lapang.

Lalu kita kaitkan segala musibah yg terjadi pada kita dgn ayat yg mengatakan bahwa “brgsiapa yg dikendaki Allah untuk menerima hidayahNYA, harus merasakan musibah. Qolu Innalillahi wa innailaihi raji’uun.

Kena musibah atau tidak, itu seijin Allah..maka kenali sifat2 Allah lewat ASMAUL HUSNA.
Jadi kesimpulannya, rukun iman yg ke 6, percaya pada takdir ALLAH yaitu Asmaul Husna – nama yg baik (husna)
Bisa kesempitan, kelapangan, dimuliakan, dihinakan, semuanya HUSNA (baik)

Semuanya yg terjadi di alam ini adalah untuk kebaikan.
Lihat ilustrasi : ada satu perusahaan, di dalamnya ada komisaris, direktur2, sekretaris2, sampai satpam dan Officeboy. Semua ada disitu dg gaji yg berbeda2. Tapi semuanya tercukupi. Ada yg harus ngutang, ada yg tidak, ada yg poligami, ada yg tidak, malah ada yg masih membujang, semuanya terjadi sesuai takdirnya dan semuanya cukup, sehingga sempurnalah perusahaan itu. Itulah husna.

Ilustrasi lain: sebuah gunung, didalamnya mengandung magma, suatu saat harus meletus kalau tidak maka kiamat akan lebih cepat terjadi. Bayangkan semua gunung menahan magmanya dan satu saat bisa meletus bareng sedunia, maka kiamat.
Jadi takdirnya gunung berapi itu meletus bergantian, dan perhatikan adakah kebaikan setelahnya? Itulah husna.

KHUSYU
Secara bahasa :
iman-islam-ihsan
Sadari Allah melihat –> iyyaka na budu…
Disitu terjadi “klik”, antara aku ygdilihat dan ALLAH Yangmelihat.
Aku yg memohon dan Allah yg menolong.

Khosya’a —> menunjukkan ketenangan
Jadi khusyu itu terjadi apabila tenang / tumaninah
Khasyiatan —-> pandangannya tunduk pd Allah, hatinya di hadapan Allah, penuh rasa takut bahwa ALLAH melihat saya (ihsan)

Secara istilah
Ibnu Qoyim mengatakan khusyu itu tegaknya hati di hadapan Allah, bangkitnya hati dan merasa hina di hadapan Allah

Khusyu tempatnya di dalam hati, diikuti anggota tubuh
Khusyu adalah lunaknya hati, maka ketika hati khusyu seluruh anggota tubuh tunduk semua.

Orang yg khusyu pd Allah adalah org yg reda syahwatnya hingga hati jadi lapang.

Jadi kesimpulan
Shalat khusyu Insya Allah bisa dicapai apabila kita
– percaya pada takdir yg berkaitan dg asma Allah yg husna
-pahami, apa yg kita baca, perbaiki bacaannya (yg wajib :al fatihah) dan pahami isinya.
-tumaninah dan sungguh2. Lakukan dengan tenang krn kl terburu2 jadi tidak ihsan, tidak diterima. Sungguh2, perlihatkan kesungguhan pada Allah krn menyadari  ihsan, kita dilihat Allah.

 

Doa agar mati mendapatkan cara dan tempatnya yang baik

“Bagaimana kita hidup, begitulah kita akan mati,” kata Imam Al Ghazali.

Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita. Orang yang selalu berbuat baik, insya Allah dia akan mati dalam kondisi berbuat baik. Orang yang selalu berbuat jahat, dia pun akan mati dalam kondisi berbuat jahat.

Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita. Orang yang jarang ke masjid, jangan berharap meninggal dalam kondisi beribadah di masjid. Sebagaimana orang yang biasa mendatangi tempat maksiat, besar kemungkinannya ia akan mati di tempat maksiat.

Bersiaplah untuk mati dgn cara & tempat sesuai kebiasaan yg biasa dilakukan saat hidup !

Karenanya agar mati mendapatkan cara & tempatnya yg baik, mari kita berdoa .

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى

“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii”

Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupun sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan.

(HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719)

Aamiin ya Rabbal ‘alamin