Category Archives: Hadits

HARI TASYRIQ DAN DZIKIR-DZIKIR YANG DIANJURKAN

🌍 BimbinganIslam.com
📆 Kamis, 27 Dzulqa’dah 1442 H/08 Juli 2021 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al-Bayaty, BA
📗 Lathā’if Ma’ārif Karya Imam Ibnu Rajab dan Talkhish Kitab Ahkam Udhiyyab wa Ad-Dzakah Karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
🔊 Halaqah 04: Hari Tasyriq dan Dzikir- Dzikir yang Dianjurkan

〰〰〰〰〰〰〰

HARI TASYRIQ DAN DZIKIR-DZIKIR YANG DIANJURKAN

بسم الله الرحمن الرحيم
الـحـمـد لله رب الـعـالـمـيـن و الـصـلاة و الـسـلام عـلـى أشـرف الأنـبـيـاء و الـمـرسـلـيـن وعلى آله وأصحابه أجمعين اما بعد

Sahabat BiAS yang senantiasa dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Alhamdulillāh kita dipertemukan kembali pada kesempatan kali ini, dan kita akan bersama-sama mempelajari tentang:

▪︎ Hari Tasyriq serta Doa dan Dzikir

Doa dan dzikir apa saja yang bisa kita lakukan, kita baca, bisa kita amalkan, bisa kita dawwamkan dan rutinkan pada hari-hari tersebut.

⑴ Hari Tasyriq (أَيَّامُ اَلتَّشْرِيقِ)

Imamu Muslim telah meriwayatkan di dalam shahīhnya dari hadīts Nubaisyah al-Hudzali bahwa Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam:

أَيَّامُ مِنَى أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ, وَذِكْرٍ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum dan berdzikir kepada Allāh Azza wa Jalla.”

(Hadīts shahīh riwayat Muslim nomor 1141)

Hari-hari Mina di sini maksudnya adalah hari-hari tasyriq yaitu hari-hari yang jatuh setelah selesai hari penyembelihan (Idul Adha) yaitu tanggal 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah setiap tahunnya.

Diriwayatkan oleh para penulis kitab As-Sunnan dan Al-Musnad dari jalan yang banyak. Dari Nabi dan dalam sebagian jalannya disebutkan:

أن النبي صلى الله عليه وسلم مبعث في ايام منى مندينا مندي لَا تصوم هذه الايام فان ايام اكل وشرب وذكر لله عز وجل

Bahwasanya Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengutus di hari-hari Mina yaitu di hari Tasyriq, Nabi mengutus seorang penyeru yang berseru dan berteriak, “Janganlah kalian berpuasa di hari-hari ini (hari Mina atau hari-hari Tasyriq) karena ia merupakan hari-hari untuk makan, minum (berhari raya, bersuka-cita) dan hari untuk berdzikir kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla”.

Hari-hari Mina atau hari-hari Tasyriq yang telah ditentukan jumlahnya sebagaimana difirmankan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla,

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍۢ مَّعْدُودَٰتٍۢ

“Dan berdzikirlah kalian dengan mengingat dan menyebut asma Allāh pada hari yang telah ditentukan jumlahnya.”

(QS. Al-Baqarah: 203)

Yaitu jumlahnya tiga hari setelah hari penyembelihan sebagaimana tadi kita sampaikan.

Kemudian dari hari-hari Tasyriq yang tiga itu tanggal 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah yang paling utama di antara ketiga hari tersebut adalah hari yang pertama yaitu tanggal 11 Dzulhijjah, biasa di sebut dengan hari Al-Qarr (القر) atau hari untuk menetap.

Kenapa dinamakan Al-Qarr (القر) ?

Karena orang yang berada di Mina (orang-orang yang sedang menunaikan ibadah haji) menetap di sana dan tidak boleh keluar dari sana. Sehingga tanggal 11 Dzulhijjah, orang-orang yang melaksanakan ibadah haji menetap di Mina.

Sebagaimana disebutkan di dalam firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla di dalam surat Al Baqarah 203.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

فَمَن تَعَجَّلَ فِي يَوۡمَيۡنِ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِ وَمَن تَأَخَّرَ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۖ

“Dan barangsiapa mempercepat untuk meninggalkan Mina setelah dua hari, maka tidak ada dosa baginya.”

(QS. Al-Baqarah: 203)

Adapun meninggalkan Mina di hari yang pertama yaitu hari ke-11 maka tidak boleh, maka disebut sebagai hari Al-Qarr (القر) Sehingga jama’ah haji tidak boleh keluar dari Mina.

Adapun yang keluar setelah dua hari, maka tidak ada dosa baginya dan barangsiapa mengakhirkan keberangkatannya maka tidak ada dosa pula baginya.

Itu adalah sekelumit tentang hari-hari Tasyriq.

⑵ Doa dan Dzikir

Macam-macam dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca dan di amalkan pada hari-hari Tasyriq. Karena Allāh telah memerintahkan agar kita memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut sebagaimana Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

أإنها أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ

“Hari Tasyriq adalah hari untuk makan, minum dan berdzikir kepada Allāh.”

(HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i)

Dzikir seperti apa yang disyariatkan?

① Bertakbir

Banyak di antaranya yang pertama adalah dzikir kepada Allāh setelah shalat fardhu, dengan membaca dzikir setelah shalat kemudian boleh juga bertakbir.

Sebagian ulama mengatakan ini adalah takbir khusus setelah seseorang selesai melakukan shalat jama’ah lima waktu.

اللهُ أكْبَرُ….. اللهُ أكْبَرُ….. لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ….. اللهُ أكْبَرُ….. اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

Atau bacaan takbir yang lainnya.

Tetapi sebagian ulama kita mengatakan bahwa tidak ada keterangan untuk bertakbir secara khusus setelah shalat.

Tapi takbir itu setelah shalat, ketika kita di pasar, ketika kita di jalan, ketika kita di tempat kerja, ketika kita naik kendaraan. Sangat dianjurkan sekali untuk bertakbir.

② Dzikir kepada Allāh dengan membaca tasmiyah yaitu membaca bismillāh dan takbir (الله اكبر)

بسم الله الله اكبر

Kapan itu?

Saat menyembelih, karena hari-hari Tasyriq merupakan hari-hari diperbolehkan bagi kita untuk menyembelih, yang tidak bisa menyembelih di hari Idul Adha bisa menyembelih di hari taysriq.

Sesaat sebelum menyembelih dia membaca بسم الله الله اكبر sebagaimana disebutkan dalam satu hadīts,

ضَحَّى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَالَ وَرَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَسَمَّى وَكَبَّرَ

“Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam menyembelih dua ekor domba dan beliau meletakkan kaki beliau di samping badan si domba dan beliau membaca tasmiyah dan bertakbir (بسم الله الله اكبر).”

(HR. Bukhari dan Muslim)

③ Dzikir kepada Allāh saat makan dan minum, karena tadi dikatakan hari Tasyriq adalah hari makan dan minum, sebelum makan membaca bismillāh dan setelah makan membaca alhamdulillāh.

Jika tidak sebagaimana disebutkan dalam kitab Adabul Mufrad, ada satu riwayat hadīts dari Nabi menerangkan orang yang makan kemudian dia tidak membaca bismillāh tidak membaca tasmiyah maka syaithan akan ikut makan dengannya.

Dan jika dia membaca tasmiyah maka syaithan akan berkhutbah kepada teman-temannya لَا أَسْأَلكُمْ tidak ada jatah makan bagi kalian. Karena si fulan sebelum makan dia membaca tasmiyah.

Itu di antara dzikir yang bisa kita lakukan.

Kemudian dalam hadīts yang lain, Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ

‘Sesungguhnya Allāh Subhānahu wa Ta’āla benar-benar ridha, Allāh Subhānahu wa Ta’āla benar-benar senang dan suka terhadap hamba jika dia makan kemudian dia memuji Allāh atas nikmat tersebut (setelah makan dia mengucapkan Alhamdulillāh memuji Allāh).

وَيَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا

Dan si hamba tadi minum kemudian memuji Allāh atas nikmat berupa minuman tersebut.”

(Hadīts riwayat Muslim Nomor 2734)

Jadi sebelum makan membaca bismillāh setelah makan dan minum membaca alhamdulillāh.

⑷ Dzikir kepada Allāh dengan bertakbir pada saat melempar jumrah di hari-hari Tasyriq yang ini berlaku khusus untuk orang-orang yang menunaikan ibadah haji.

Dalam perintah berdzikir pada saat selesai ibadah haji terdapat satu makna khusus yaitu bahwa ibadah-ibadah itu bisa habis waktunya dan berakhir, sedangkan dzikir kepada Allāh tetap abadi. Tidak habis waktunya, tidak berakhir, bahkan ia terus berlaku bagi orang-orang mukmin di dunia maupun di akhirat.

Allāh juga memerintahkan untuk berdzikir setiap kali selesai shalat.

فَإِذَا قَضَيۡتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمۡۚ

“Jika kalian telah selesai shalat maka bacalah dzikir kepada Allāh baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring.”

(QS. An-Nissā: 103)

Bacaan setelah shalat yang sudah sangat kita kenal itu lebih ditekankan lagi dibaca pada hari-hari Tasyriq.

Sahabat BiAS yang senantiasa dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Dan di antara bentuk kecerdasan seorang hamba adalah dia senantiasa bersyukur dan berdzikir kepada Allāh atas nikmat dan anugerah yang telah Allāh Subhānahu wa Ta’āla berikan kepadanya.

Terjemah

“Orang yang cerdas adalah orang yang mampu menguasai hawa nafsunya dan ia beramal untuk kepentingan setelah mati”

Mumpung Allāh masih menganugerahkan kesehatan kepada kita, kita gunakan nikmat sehat itu untuk banyak-banyak berdzikir kepada Allāh.

Disebutkan dalam beberapa untaian syair, satu nasehat untuk kita semua dan ini sebagai penutup juga (untuk pertemuan hari ini)

Dikatakan:

إِذا كُنتَ في نِعمَةٍ فَاِرعَها ~ فَإِنَّ المَعاصي تُزيلُ النِعَم
وداوم عليها بشكر الإله ~ فشكر الإله يزيل النقم

إِذا كُنتَ في نِعمَةٍ فَاِرعَها

Apa bila engkau merasakan satu kenikmatan, maka jagalah, peliharalah, lestarikanlah, kenikmatan itu

فَإِنَّ المَعاصي تُزيلُ النِعَم

Karena sesungguhnya maksiat itu menghilangkan kenikmatan tersebut.

Ketika Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan kepada kita kesehatan. Jatah makan, jatah minum, anak, istri, sandang, papan, pangan, maka hendaknya kita menjaga kenikmatan itu agar tidak tidak hilang.

Dengan cara apa?

Menjauhi maksiat, karena maksiat akan menghilangkan nikmat.

وداوم عليها بشكر الإله

Dan abadikan kenikmatan itu dengan bersyukur kepada Allāh.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla mengatakan:

لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ

“Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.”

(QS. Ibrahim: 7)

فشكر الإله يزيل النقم

Karena bersyukur kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla menghilangkan hukuman-hukuman

Menghilangkan apa?

Pidana-pidana yang barangkali Allāh Subhānahu wa Ta’āla berikan kepada orang-orang yang tidak mau bersyukur.

Semoga bermanfaat.

Wallāhu ta’āla a’lam.


DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS

 

DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS
📝 Muhammad Nur Muttaqien

 

🎀DOA-DOA KITA DARI AL QUR’AN dan HADITS

 

1| DOA MINTA KETURUNAN YANG BAIK
Qs. Ali Imran (3): 38

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Ya Tuhanku! Anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu anak cucu yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengabulkan doa

 

2| DOA AMPUNAN DAN RAHMAT UNTUK SAUDARA
Qs. Al A’rof (7): 151

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِأَخِي وَأَدْخِلْنَا فِي رَحْمَتِكَ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhanku! Ampunilah aku dan saudaraku dan masukkan kami ke dalam rahmat-Mu. Engkau adalah Yang paling penyayang di antara yang penyayang.

 

3| BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI MEMINTA SESUATU YANG TIDAK BENAR
Qs. Hud (11): 47

رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari meminta sesuatu yang aku tidak memiliki ilmunya. Jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati aku, tentu aku termasuk orang yang merugi.

 

4| DOA AGAR DIBERI KETURUNAN YANG SELALU MELAKSANAKAN SHALAT
Qs. Ibrahim (14): 40

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Ya Tuhanku! Jadikanlah aku penegak shalat, demikian pula keturunanku. Ya Tuhan kami! Kabulkanlah permohonanku.

 

5| DOA UNTUK ORANG TUA
Qs. Al Isro (17): 24

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Ya Tuhanku! Sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua menyayangi aku di waktu aku kecil

 

6| DOA AGAR KELUAR MASUK DENGAN CARA YANG BENAR DAN PUNYA KEKUASAAN YANG MENOLONG 
Qs. Al Isro (17): 80

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Ya Tuhanku! Masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah aku secara keluar yang benar dan jadikanlah untukku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong

 

7| DOA MINTA KELAPANGAN HATI, KEMUDAHAN URUSAN, KEFASIHAN BICARA
Qs. Toha (20): 25 – 28

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Ya Tuhanku! Lapangkan untukku hatiku ini, mudahkanlah untukku urusanku ini, dan lepaskanlah kekeluan pada lidahku, agar mereka mengerti apa yang aku katakan

 

8| DOA AGAR ILMU BERTAMBAH
Qs. Toha (20): 114

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Ya Tuhanku! Tambahkanlah ilmu pengetahuan untukku

 

9| DOA MINTA KETURUNAN
Qs. Al Anbiya (21): 89

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

Ya Tuhanku! Janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, karena Engkau adalah Waris yang paling baik

 

10| DOA MINTA KEPUTUSAN YANG ADIL
Qs. Al Anbiya (21): 112

رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

Ya Tuhanku! Berikanlah keputusan dengan adil. Dan Tuhanku adalah Yang Maha Pengasih Yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian katakan.

 

11| DOA MEMINTA TEMPAT YANG DIBERKAHI
Qs. Al Mukminun (23): 29

رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ

Ya Tuhanku! Tempatkanlah aku di tempat yang diberkahi, karena Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat

 

12| DOA AGAR TIDAK DIGABUNGKAN BERSAMA ORANG-ORANG ZOLIM
Qs. Al Mukminun (23): 94

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِي فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Ya Tuhanku! Maka janganlah Engkau jadikan aku bersama orang-orang yang zalim

 

13| BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI BISIKAN DAN KEHADIRAN SETAN
Qs. Al Mukminun (23): 97 – 98

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ  وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Ya Tuhanku! Aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan-setan dan aku berlindung kepada-Mu dari kehadiran mereka

 

14| DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH
Qs. Al Mukminun (23): 118

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhanku! Berilah ampunan dan rahmat, karena Engkau adalah sebaik-baik yang Menyayangi

 

15| DOA MEMOHON HIKMAH DAN BERGABUNG BERSAMA ORANG-ORANG SOLEH
Qs. Al Syu’aro (26): 83

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ …

Ya Tuhanku! Berikanlah hikmah kepadaku dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang soleh

 

16| DOA AGAR DI KALA KITA MENINGGAL, YANG DIBICARAKAN ORANG IALAH YANG BAIK-BAIK
Qs. Al Syu’aro (26): 84

وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآَخِرِينَ …

dan jadikanlah untukku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian

 

17| DOA AGAR DIJADIKAN PEWARIS SURGA
Qs. Al Syu’aro (26): 85

وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ …

dan jadikanlah aku termasuk pewaris surga yang penuh dengan kenikmatan

 

18| DOA AGAR TIDAK DIHINAKAN DI HARI AKHIRAT NANTI
Qs. Al Syu’aro (26): 87

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ

dan janganlah Engkau hinakan aku di hari mereka dibangkitkan

 

19| DOA AGAR TIDAK TERBAWA ARUS NEGATIF DARI MASYARAKAT SEKITAR
Qs. Al Syu’aro (26): 169

رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ

Ya Tuhanku! Selamatkan aku dan keluargaku dari apa yang mereka kerjakan

 

20| DOA AGAR DIBERI KEKUATAN UNTUK BERSYUKUR
Qs. Al Naml (27): 19

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ …

Ya Tuhanku! Ilhamkanlah kepadaku agar aku dapat mensyukuri ni’mat yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku

 

21| DOA AGAR DIBERI KEKUATAN UNTUK BERAMAL SOLEH DAN DIGABUNGKAN DENGAN ORANG-ORANG SHOLEH
Qs. Al Naml (27): 19

وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

dan ilhamkanlah kepadaku untuk melakukan amal soleh yang Engkau ridloi dan masukkanlah dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh

 

22| DOA MINTA AMPUNAN SETELAH MENZALIMI ORANG
Qs. Al Qoshosh (28): 16

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, oleh karena itu ampunilah aku

 

23| DOA MINTA DISELAMATKAN DARI ORANG-ORANG YANG ZALIM
Qs. Al Qoshosh (28): 21

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim

 

24| DOA MINTA KEBAIKAN DARI ALLAH
Qs. Al Qoshosh (28): 24

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Ya Tuhanku, sesungguhnya sangat membutuhkan terhadap kebaikan yang akan Engkau turunkan kepadaku

 

25| DOA MINTA DISELAMATKAN DARI PARA PERUSAK
Qs. Al Ankabut (29): 30

رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ

Ya Tuhanku, tolonglah aku terhadap kaum yang melakukan kerusakan

 

26| DOA MINTA KETURUNAN YANG SOLEH
Qs. Al Shoffat (37): 100

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang soleh.

 

27| DOA MINTA TAUFIQ UNTUK MENSYUKURI NI’MAT ALLAH
Qs. Al Ahqof (46): 15

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ …

Ya Tuhanku! Ilhamkanlah kepadaku agar aku dapat mensyukuri ni’mat yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku

 

28| DOA MINTA TAUFIQ UNTUK BERAMAL SOLEH, AGAR DIPERBAIKI KETURUNAN, TOBAT DAN BERSERAH DIRI
Qs. Al Ahqof (46): 15

وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

dan ilhamkanlah kepadaku untuk melakukan amal soleh yang Engkau ridloi, dan perbaikilah untukku keturunanku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri.

 

29| DOA MINTA DIBANGUNKAN RUMAH DI SURGA
Qs. Al Tahrim (66): 11

رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Ya Tuhanku! Bangunkanlah untukku sebuah rumah di dalam surga

 

30| DOA MINTA AMPUNAN UNTUK DIRI SENDIRI, ORANG TUA DAN SEISI RUMAH
Qs. Nuh (70): 28

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

Ya Tuhanku! Ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan siapa saja yang masuk rumahku dalam keadaan beriman, baik laki-laki maupun wanita.

 

31| DOA AGAR AMAL KITA DITERIMA OLEH ALLAH
Qs. Al Baqarah (2): 127

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

 

32| DOA AGAR MENDAPATKAN KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT DAN TERHINDAR DARI API NERAKA 
Qs. Al Baqarah (2): 201

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

 

33| DOA KETIKA BERHADAPAN DENGAN MUSUH DI MEDAN PERANG
Qs. Al Baqarah (2): 250

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir”.

 

34| DOA JANGAN DIHUKUM BILA LUPA ATAU TERSALAH
Qs. Al Baqarah (2): 286

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.

 

35| DOA AGAR TIDAK DIBERI BEBAN YANG SAMA DENGAN UMAT SEBELUM KITA
Qs. Al Baqarah (2): 286

رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.

 

36| DOA AGAR TIDAK DIBERI BEBAN YANG BERAT, DIMAAFKAN, DIAMPUNI DAN DISAYANGI
Qs. Al Baqarah (2): 286

وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

 

37| DOA AGAR HATI SENANTIASA ISTIQOMAH DALAM KEBENARAN
Qs. Ali Imran (3): 8

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”.

 

38| DOA PENGINGAT AKAN HARI BERKUMPUL DI AKHIRAT NANTI
Qs. Ali Imran (3): 9

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

 

39| DOA MINTA AMPUNAN DAN TERHINDAR DARI API NERAKA
Qs. Ali Imran (3): 16

رَبَّنَا إِنَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”

 

40| DOA MINTA DICATAT SEBAGAI SAKSI KEBENARAN NABI MUHAMMAD SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM
Qs. Ali Imran (3): 53

رَبَّنَا آَمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)”.

 

41| DOA PARA MUJAHIDIN
Qs. Ali Imran (3): 147

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

 

42| DOA MELIHAT HEBATNYA CIPTAAN ALLAH
Qs. Ali Imran (3): 191

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka

 

43| DOA PERNYATAAN BAHWA MASUK NERAKA ITULAH ORANG YANG HINA
Qs. Ali Imran (3): 192

رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

 

44| DOA PERNYATAAN KEIMANAN
Qs. Ali Imran (3): 193

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآَمَنَّا

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman.

 

45| DOA MINTA AMPUNAN DOSA, DIHAPUS KESALAHAN, DIWAFATKAN BERSAMA ORANG BERBAKTI
Qs. Ali Imran (3): 193

رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ

Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.

 

46| DOA MINTA ALLAH MEMENUHI JANJI-NYA KEPADA KITA DAN AGAR ALLAH JANGAN HINAKAN KITA
Qs. Ali Imran (3): 194

رَبَّنَا وَآَتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji”.

47| DOA SAAT TERZALIMI OLEH ORANG KAFIR
Qs. Al Nisa (4): 75

رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا

Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!”.

 

48| DOA MINTA DICATAT SEBAGAI SAKSI KEBENARAN NABI MUHAMMAD SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM
Qs. Al Maidah (5): 83

رَبَّنَا آَمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s. a. w.).

 

49| DOA TOBAT
Qs. Al A’raf (7): 23

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

 

50| DOA MINTA KEPUTUSAN YANG BENAR TERHADAP ORANG KAFIR
Qs. Al A’rof (7): 89

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.

 

51| DOA MINTA SABAR DAN WAFAT SEBAGAI MUSLIM
Qs. Al A’rof (7): 126

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)”.

 

52| DOA AGAR TIDAK MENJADI SASARAN FITNAH ORANG ZALIM DAN SELAMAT DARI ORANG KAFIR
Qs. Yunus (10): 85 – 86

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ ‪.‬ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir”.

 

53| DOA PERNYATAAN BAHWA ALLAH TAHU SEGALANYA
Qs. Ibrahim (14): 38

رَبَّنَا إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نُخْفِي وَمَا نُعْلِنُ وَمَا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.

 

54| DOA AMPUNAN UNTUK DIRI DAN KEDUA ORANG TUA DAN ORANG-ORANG BERIMAN
Qs. Ibrahim (14): 41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.

 

55| DOA MINTA AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH
Qs. Al Mu’minun (23): 109

رَبَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.

 

56| DOA MINTA DIHINDARKAN DARI API NERAKA JAHANNAM
Qs. Al Furqon (25): 65 – 66

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا ‪.‬ إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.

 

57| DOA MINTA ISTERI (PASANGAN) DAN ANAK YANG MENYENANGKAN HATI
Qs. Al Furqon (25): 74

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

 

58| DOA AMPUNAN UNTUK DIRI DAN SAUDARA SESAMA MUSLIM
Qs. Al Hasyer (59): 10

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”

 

59| DOA TAWAKKAL DAN TOBAT
Qs. Al Mumtahanah (60): 4

رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali”.

 

60| DOA MINTA AMPUNAN DAN JANGAN DIJADIKAN SASARAN FITNAH ORANG KAFIR
Qs. Al Mumtahanah (60): 5

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

 

61| MEMOHON AGAR SENANTIASA BERBUAT BAIK, MENINGGALKAN PERBUATAN BURUK DAN MENCINTAI ORANG MISKIN
HR. Tirmidzi No: 3157, dari Ibnu Abbas r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar aku selalu melakukan kebaikan, meninggalkan kemunkaran dan mencintai orang miskin.

 

62| MEMOHON SUPAYA DIWAFATKAN DALAM KEADAAN TIDAK TERKENA FITNAH
HR. Tirmidzi No: 3157, dari Ibnu Abbas r.a.

وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنِي إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ

Dan apabila Engkau hendak memberikan fitnah kepada hamba-hamba-Mu, maka cabutlah nyawaku dalam keadaan tidak terkena fitnah.

 

63| MEMOHON AGAR SENANTIASA BERZIKIR, BERSYUKUR DAN BERIBADAH SEMAKIN BAGUS
HR. Abu Daud No: 1301, dari Mu’adz bin Jabal r.a.

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, bantulah saya untuk senantiasa berzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbagus ibadahku kepada-Mu

 

64| BERLINDUNG DARI AZAB JAHANNAM, AZAB KUBUR, FITNAH HIDUP DAN MATI DAN FITNAH DAJJAL
HR. Muslim No: 924, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam dan dari azab kubur, dan dari fitnah hidup dan mati dan dari kejahatan fitnah al Masih Dajjal

 

65| MEMOHON KELUASAN RIZKI DI PENGHUJUNG HIDUP
HR. Hakim No: 1987, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّي وَانْقِطَاعِ عُمْرِي

Ya Allah, jadikanlah rizkiku terluas adalah di saat usiaku tua dan berakhirnya usiaku

 

66| DOA MEMOHON CAHAYA – 1
HR. Bukhori No; 5841, dari Ibnu Abbas r.a.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا

Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya di mataku, cahaya di telingaku, cahaya di sebelah kananku dan cahaya di sebelah kiriku

 

67| DOA MEMOHON CAHAYA – 2
HR. Bukhori No; 5841, dari Ibnu Abbas r.a.

وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

Cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya di depanku, cahaya di belakangku, dan jadikanlah cahaya untukku

 

68| MEMOHON DIJAGA KEISLAMAN DAN DILINDUNGI DARI BAHAN TERTAWAAN MUSUH
HR. Hakim No: 1924, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ قَائِمًا، وَاحْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ قَاعِدًا، وَاحْفَظْنِي بِالْإِسْلَامِ رَاقِدًا، وَلَا تُشْمِتْ بِي عَدُوًّا حَاسِدًا،

Ya Allah, jagalah aku dengan Islam di saat berdiri, jagalah aku dengan Islam di saat duduk, dan jagalah aku dengan Islam di saat berbaring, dan janganlah aku dijadikan bahan tertawaan musuh yang dengki

 

69| MEMOHON SEGALA KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI SEGALA KEBURUKAN
HR. Hakim No: 1924, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

وَاللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ كُلِّ خَيْرٍ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ كُلِّ شَرٍّ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ

Dan Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu segala kebaikan yang perbendarahaannya ada di tangan-Mu.. dan aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang perbendaraannya ada di tangan-Mu.

 

70| MEMOHON AGAR AIB TERTUTUP, AMAN DARI RASA TAKUT DAN HUTANG LUNAS
HR. Tabrani No: 3710, dari Khobbab al Khuza’iy r.a.

اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي، وَآمِنْ رَوْعَتِي، وَاقْضِ عَنِّي دَيْنِي

Ya Allah, tutuplah aibku, berilah rasa aman dari ketakutanku, dan lunasilah hutangku

 

71| MEMOHON PERBAIKAN UNTUK AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT
HR. Muslim No: 4897, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي

Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang merupakan pegangan hidupku, dan perbaikilah duniaku yang di sana aku hidup, dan perbaikilah akhiratku yang ke sana aku akan kembali.

 

72| MEMOHON AGAR TAMBAHAN UMUR ATAU KEMATIAN BERUJUNG DENGAN KEBAIKAN
HR. Muslim No: 4897, dari Abu Hurairah r.a.

وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Dan jadikanlah hidupku sebagai tambahan segala kebaikan untukku dan jadikanlah matiku istirahat bagiku dari segala macam keburukan.

 

73| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 1
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي كُلِّهِ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي

Ya Tuhanku, ampunilah bagiku ketersalahanku dan kebodohanku dan berlebihan aku dalam segala urusanku, dan apa yang Engkau lebih tahu dari aku

 

74| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 2
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ، وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي، وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي

Ya Allah, berikanlah bagiku ampunan atas kesalahan-kesalahanku, kesengajaanku, kebodohanku dan candaku. Dan semua itu dari aku.

 

75| MOHON AMPUNAN LENGKAP – 3
Hr. Bukhori No: 6398, dari Abu Musa Al Asy’ari r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ‪ ‬أَنْتَ المُقَدِّمُ وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Ya Allah, berilah bagiku ampunan atas apa yang telah aku lakukan dan apa yang aku abaikan, apa yang aku rahasiakan dan apa yang aku nyatakan … Engkau Yang Mendahulukan dan Engkaulah Yang Mengakhirkan. Dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

76| MOHON AMPUNAN, RUMAH YANG LUAS, RIZKI YANG BERKAH
Hr. Tirmidzi No: 3500, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي، وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا رَزَقْتَنِي

Ya Allah, berilah bagiku ampunan untuk dosaku, luaskanlah untukku rumahku dan berikanlah keberkahan bagiku pada apa yang Engkau rizkikan kepadaku

 

77| MOHON AMPUNAN DAN AKHLAK YANG BAIK – 1
Hr. Tabrani No: 4442, dari Abu Ayyub r.a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ وَذُنُوبِي كُلِّهَا، اَللَّهُمَّ وَانْعَشْنِي وَاجْبُرْنِي وَاهْدِنِي لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَالْأَخْلَاقِ

Ya Allah, berilah ampunan bagiku untuk kesalahan-kesalahanku dan dosa-dosaku semuanya… Ya Allah, dan berilah aku semangat, tutupilah aku dan tunjukilah aku kepada amal yang soleh dan akhlak yang soleh.

 

78| MOHON AMPUNAN DAN AKHLAK YANG BAIK – 2
Hr. Tabrani No: 4442, dari Abu Ayyub r.a.

إِنَّهُ لَا يَهْدِي لِصَالِحِهَا وَلَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

Sesungguhnya tidak ada yang sanggup menunjuki kepada amal dan akhlak yang baik, dan tidak pula memalingkan dari amal dan akhlak yang buruk, kecuali Engkau.

 

79| MOHON RASA TAKUT DAN KEPATUHAN KEPADA ALLAH
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ

Ya Allah, berilah bagian untuk kami berupa rasa takut kepada-Mu yang dapat menjadi penghalang antara kami dan antara berbuat durhaka kepada-Mu .. dan berilah bagian untuk kami berupa kepatuhan kepada-Mu yang dapat mengantarkan kami memasuki surga-Mu

 

80| MOHON KEYAKINAN DAN KESENANGAN FISIK
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَمِنَ اليَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا، وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الوَارِثَ مِنَّا

dan bagian berupa keyakinan yang membuat kami merasa ringan menghadapi musibah-musibah dunia .. dan senangkanlah kami dengan apa yang kami dengar, apa yang kita lihat, dan kekuatan yang ada pada diri kami .. dan jadikanlah dia sebagai pewaris dari kami ..

 

81| MOHON PEMBALASAN DAN BANTUAN MENGHADAPI ORANG ZALIM
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا

dan jadikanlah tuntut balas kami terhadap orang yang berbuat zalim kepada kami dan bantulah kami menghadapi orang yang berbuat aniaya kepada kami

 

82| MOHON DIHINDARI DARI MUSIBAH AGAMA, DIHINDARI DARI GODAAN DUNIA, DAN DIHINDARI DARI PEMIMPIN YANG ZOLIM
Hr. Tirmidzi No: 3502, dari Ibnu Umar r.a.

وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

Dan janganlah Engkau jadikan musibah kami menimpa agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia sebagai keinginan terbesar kami dan puncak ilmu pengetahuan kami, dan janganlah Engkau tunjuk untuk kami pemimpin yang tidak sayang kepada kami

 

83| MOHON PETUNJUK, KETAKWAAN, KEBERSIHAN DAN KEKAYAAN
Hr. Muslim No: 4898, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kebersihan dan kekayaan

 

84| MOHON KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI KEBURUKAN – 1
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan, semuanya, baik yang cepat ataupun yang lambat, yang aku tahu ataupun yang aku tidak tahu. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan semuanya, baik yang cepat ataupun yang lambat, yang aku tahu dan yang aku tidak tahu

 

85| MOHON KEBAIKAN DAN BERLINDUNG DARI KEBURUKAN – 2
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan yang dipintakan oleh hamba dan Nabi-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang berlindung daripadanya hamba dan Nabi-Mu.

 

86| MOHON SURGA DAN BERLINDUNG DARI APA NERAKA
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga dan apa saja yang dapat mendekatkan ke sana, baik berupa ucapan ataupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka, dan apa pun yang mendekatkan ke sana, baik berupa ucapan ataupun perubatan.

 

87| MOHON SEGALA TAQDIR ALLAH BERUJUNG DENGAN KEBAIKAN
Hr. Ibnu Majah No: 3836, dari Aisyah r.a.

وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا

Dan aku mohon kepada-Mu segala keputusan yang telah Engkau tetapkan untuk-ku selalu mengandung kebaikan.

 

88| MOHON KARUNIA DAN RAHMAT ALLAH
Hr. Tabrani No: 10401, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ؛ فَإِنَّهُ لَا يَمْلِكُهَا إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karunia dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memiliki keduanya, kecuali Engkau.

 

89| BERLINDUNG KECELAKAAN YANG BURUK DAN MASA TUA BANGKA
Hr. Abu Daud No: 1328, dari Abul Yasar r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa retuntuhan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari ketinggian. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, terbakar dan masa tua bangka.

 

90| BERLINDUNG DARI KEMATIAN YANG BURUK
Hr. Abu Daud No: 1328, dari Abul Yasar r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Dan aku berlindung kepada-Mu dari dikuasai setan di saat kematian .. dan aku berlindung kepada-Mu dari kematianku berpaling dari jalan-Mu .. dan aku berlindung kepada-Mu dari kematian karena tesengat binatang buas

 

91| BERLINDUNG DARI BERBAGAI PENYAKIT BURUK
Hr. Abu Daud No: 1329, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit sopak, gila, lepra, dan segala macam penyakit yang buruk.

 

92| BERLINDUNG DARI LAPAR DAN KHIANAT
Hr. Abu Daud No: 1323, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena dia adalah teman tidur yang paling buruk, dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat, karena dia adalah teman dekat yang paling buruk.

 

93| BERLINDUNG DARI LEMAH, MALAS, PENGECUT, TUA BANGKA, FITNAH HIDUP DAN MATI, DAN AZAB KUBUR
Hr. Bukhori No: 2611, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut dan tua bangka. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati. Dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.

 

94| BERLINDUNG DARI:
LEMAH, MALAS, PENGECUT, KIKIR, TUA BANGKA, KERAS HATI, LALAI, KEMELARATAN, KEHINAAN DAN KESENGSARAAN
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَالْهَرَمِ وَالْقَسْوَةِ، وَالْغَفْلَةِ، وَالْعِيلَةَ وَالذِّلَّةَ وَالْمَسْكَنَةَ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut, kekikiran, tua bangka, hati yang keras, hati yang lalai, kemelaratan, kehinaan dan kesengsaraan.

 

95| BERLINDUNG DARI:
KEFAKIRAN, KEKUFURAN, KEFASIKAN, PERPECAHAN, KEMUNAFIKAN, SUM’AH DAN RIYA
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ، وَالْفُسُوقِ، وَالشِّقَاقِ، وَالنِّفَاقِ وَالسُّمْعَةِ، وَالرِّيَاءِ

Dan aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekufuran, kefasikan, perpecahan, kemunafikan, sum’ah dan riya.

 

96| BERLINDUNG DARI:
TULI, BISU, GILA, LEPRA, SOPAK DAN PENYAKIT-PENYAKIT BURUK LAINNYA
Hr. Hakim No: 1944, dari Anas bin Malik r.a.

وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الصَّمَمِ وَالْبَكَمِ وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَالْبَرَصِ، وَسَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Dan aku berlindung kepada-Mu dari tuli, bisu, gila, lepra, sopak dan penyakit-penyakit buruk lainnya.

 

97| BERLINDUNG DARI:
KELEMAHAN, KEMALASAN, KETAKUTAN, KEKIKIRAN, MASA TUA YANG HINA DAN AZAB KUBUR

Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kekikiran, masa tua yang hina dan azab kubur.

 

98| MEMOHON AGAR:
DIBERI HATI YANG TAKWA DAN SUCI
Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا

Ya Allah berikanlah ke dalam jiwaku ketakwaannya. Dan sucikanlah dia. Engkau adalah yang terbaik yang mensucikan jiwa. Engkau adalah penolong dan pelindungnya.

 

99| BERLINDUNG DARI:
ILMU YANG TIDAK BERGUNA, HATI YANG TIDAK KHUSYU’, NAFSU YANG TIDAK KENYANG DAN DOA YANG TIDAK DIKABULKAN
Hr. Muslim: 4899, dari Zaid bin Arqom r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari nafsu yang tidak kenyang dan dari doa yang tidak dikabulkan.

 

100| BERLINDUNG DARI:
KEFAKIRAN, KEMISKINAN, KEHINAAN, MENZALIMI DAN DIZALIMI
 
Hr. Abu Daud: 1320, dari Abu Hurairah r.a.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kemiskinan dan kehinaan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari menzalimi orang lain atau dizalimi orang lain.

 

 

 

🌑Alhamdulillah… Telah terbit…!!!

📚 Buku DOA-DOA KITA jilid 1

Memuat 100 doa dari Al Qur’an dan Al Hadis. Tebal 121 halaman. Teks Arab besar. Disertai rujukan doa, penulisan latin, terjemah, sedikit keterangan, dan kamus doa. Infaq 1 buku Rp.30.000.

Hutang Piutang

 

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا

“Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.”

(HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)

Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri dan akan diberi balasan sebagaimana mereka.”

(Faidul Qodir, 3/181)

Ibnu Majah membawakan hadits di atas pada Bab “Barangsiapa berhutang dan berniat tidak ingin melunasinya.”

Ibnu Majah juga membawakan riwayat lainnya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ إِتْلاَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ

“Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dengan niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya.”

(HR. Bukhari no. 18 dan Ibnu Majah no. 2411).

Di antara maksud hadits ini adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan hutang, lalu dia berniat tidak ingin mengembalikan hutang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya.

 

Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berhutang dan enggan untuk melunasinya.

————————————————————————-

“DO’A MEMINTA REZEKI HALAL”

————————————————
اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).
Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

———————————

 
Dapatkan tausyiah via whatsapp dengan cara simpan nomor 081563116311 di kontak smartphone anda kemudian kirim pesan whatsapp dg isi pesan DAFTAR#NAMA#KOTA
7/20/2016 10:52: DT: <video omitted>
7/20/2016 10:52: DT: Semoga dengan video ini kita bisa lebih serius lagi dalam menjaga niat. ?

Silahkan dibagikan semoga menjadi amal shalih.

 

 

RAHASIA 40 HARI TAKBIR PERTAMA SHALAT BERJAMAAH

RAHASIA 40 HARI TAKBIR PERTAMA SHALAT BERJAMAAH

Barangsiapa yang menjaga shalat berjama’ah hingga tidak pernah tertinggal dari takbiratul ihram imam selama 40 hari, maka ia akan mendapat penjagaan Allah dari kemunafikan sehingga di akhirat akan terbebas dari api neraka.

Imam at Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ النِّفَاقِ

“Barangsiapa yang shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbiratul pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari api neraka dan kebebasan dari sifat kemunafikan.”
(HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani di kitab Shahih Al Jami)

Di dalam hadits ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan keutamaan dan janji di atas:

– Melaksanakan shalat dengan ikhlash untuk Allah.
– Shalat tersebut dilaksanakan dengan berjama’ah.
– Menjaga jama’ah selama 40 hari (sehari semalam).
– Mendapatkan takbiratul ihramnya imam secara berturut-turut.

( Rutin tanpa terputus )

Dzahir hadits menunjukkan syarat untuk terus-menerus selama 40 hari, tanpa diselang dengan absen dari jama’ah atau terlambat.
Kata “Muwadhabah” menuntut dilakukan berturut-turut dan tidak diselang dengan absen dari berjama’ah atau masbuq (terlambat) sehingga tidak mendapatkan takbiratul ihram imam.

Doa agar mati mendapatkan cara dan tempatnya yang baik

“Bagaimana kita hidup, begitulah kita akan mati,” kata Imam Al Ghazali.

Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita. Orang yang selalu berbuat baik, insya Allah dia akan mati dalam kondisi berbuat baik. Orang yang selalu berbuat jahat, dia pun akan mati dalam kondisi berbuat jahat.

Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita. Orang yang jarang ke masjid, jangan berharap meninggal dalam kondisi beribadah di masjid. Sebagaimana orang yang biasa mendatangi tempat maksiat, besar kemungkinannya ia akan mati di tempat maksiat.

Bersiaplah untuk mati dgn cara & tempat sesuai kebiasaan yg biasa dilakukan saat hidup !

Karenanya agar mati mendapatkan cara & tempatnya yg baik, mari kita berdoa .

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى

“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii”

Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupun sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan.

(HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719)

Aamiin ya Rabbal ‘alamin

Ma’al Hadîts Syarîf

Dari Abu Hurairah berkata: Bersabda Rasulullah SAW:

“Perumpamaan orang mukmin adalah seperti tanaman yang selalu digoyang oleh angin. Dan orang mukmin senantiasa ditimpa ujian dan cobaan. Sementara, perumpamaan orang munafik adalah seperti pohon Arzi yang tidak digoyang sampai dipanen.” (HR. Muslim)

Pengertian hadits ini adalah bahwa orang mukmin banyak mendapat ujian dan cobaan pada badannya, keluarganya, dan harta bendanya, namun semua itu akan menjadi penebus dosa dan kesalahannya, serta pengangkat derajatnya. Adapun orang kafir, maka ia sedikit mendapatkan hal itu; dan sekalipun itu terjadi, maka itu tidak akan menghapus dosa dan kesalahannya, namun dosa dan kesalahannya tetap akan dibalas secara penuh kelak di hari kiamat.

Imam Ahmad dalam kitab az-Zuhd, dari Syaqiq bin Salamah, ia berkata bahwa kami datang kepada Abu Mas’ud Uqbah bin Amr al-Anshari, lalu kami berkata kepadanya, berilah kami wasiat. Ia (Abu Mas’ud) berkata: “Bertakwalah kepada Allah! Aku berlindung dari percikan neraka. Jauhilah oleh kalian sikap bunglon dalam beragama, sehingga kebenaran yang Anda lihat hari ini, maka besoknya jangan Anda jadikan sebagai sebuah kemungkaran. Sebaliknya, kemungkaran yang Anda lihat hari ini, maka besoknya jangan Anda jadikan sebagai sebuah kebenaran. Maksudnya adalah jangan Anda menjadikan kebenaran hari ini sebagai kemungkaran di kemudian hari, dan begitu juga sebaliknya.

Hudzaifah bin Yaman, seorang sahabat Rasulullah SAW pernah berkata: “Apabila salah seorang dari kalian ingin mengetahui apakah ia telah ditimpa fitnah atau tidak, maka lihatlah! Apabila ia melihat sesuatu yang halal sebagai sesuatu yang haram, maka ia telah ditimpa fitnah; dan apabila ia melihat sesuatu yang haram sebagai sesuatu yang halal, maka ia telah ditimpa fitnah.”

Kami memohon kepada Allah semoga kami diberi keselamatan dan keteguhan dalam memegang dan memperjuangkan kebenaran.

————————————–

copas dari #YukNgaji

Mutiara Hadis : Shalawat

Abdullah bin Abu Thalhah r.a berkata,

“Suatu hari, Rasulullah Saw datang dengan wajah gembira, lalu kami berkata “Sungguh kami melihat kegembiraan di wajah engkau.”

Beliau bersabda, “Sesungguhnya malaikat telah datang kepadaku sambil berkata, ” Wahai Muhammad, jika seseorang membaca shalawat (memohon rahmat) atasmu, maka Aku akan melimpahkan rahmat atasnya sepuluh kali lipat, dan tidak seorangpun memohon keselamatan atasmu, melainkan Aku memberikan keselamatan atasnya sepuluh kali lipat.”

(H.R. Nasa’i)

Ibarat Menggenggam Bara Api

Anas bin Malik menuturkan, Rasulullah SAW bersabda:

“Akan tiba suatu masa pada manusia, dimana orang yang bersabar di antara mereka dalam memegang agamanya, ibarat orang yang menggenggam bara api.” (Hr. at-Tirmidzi)

Dengan redaksi yang berbeda, Abu Hurairah menuturkan, Rasulullah SAW bersabda:

“Celakalah orang-orang Arab, yaitu keburukan yang benar-benar telah dekat; fitnah ibarat sepenggal malam yang gelap gulita. Pagi hari seseorang masih beriman, sorenya telah berubah menjadi Kafir. Kaum yang menjual agama mereka dengan tawaran dunia yang tidak seberapa. Maka, orang yang berpegang teguh pada agamanya, ibarat orang yang menggenggam bara api.” (Ibn Hajar al-Haitsami, Majma’ az-Zawaid wa Manba’ al-Fawaid, juz VII, hal. 552)

Rasulullah SAW ketika ditanya oleh para sahabat, “Wahai Rasulullah, apakah (kita) termasuk mereka?”Beliau menjawab: “Justru, mereka seperti kalian.”

‘Umar bin al-Khatthab menjelaskan takwil surat Ali ‘Imran: 110 dengan menyatakan,

“Siapa saja yang mengerjakan amal sebagaimana yang kalian kerjakan, maka dia pun sama kedudukannya seperti kalian..”

(Lihat, al-Qurthubi, al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, juz IV, hal. 170)

Imam al-Auza’i pernah ditanya, “Kapankah zaman tersebut?” Beliau menjawab, “Kalau bukan zaman kita sekarang ini, saya tidak tahu, kapankah zaman tersebut? ”

(Lihat, Ibn ‘Asakir, Tarikh Dimasqa, juz XXXVII, hal. 97).

Kalau pada zaman al-Auza’i sudah sedemikian parah, padahal hukum syara’ masih diterapkan oleh negara dan para penguasanya, lalu bagaimana dengan zaman kita?

 

Mutiara Hadis: hak-hak jalan

Abu Sa’id Al Khudri r.a mengatakan bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda,

“Hati-hati ! Jangan duduk-duduk (nongkrong) di jalanan.”
Orang-orang berkata, “Kami tidak bisa meninggalkannya karena itulah tempat kami duduk dan berbincang-bincang.”

Nabi Muhammad bersabda,
“Jika kalian duduk-duduk di sana, berikanlah hak-hak jalan.”
Mereka bertanya,” Apakah hak-hak jalan itu?”

Nabi Muhammad Saw bersabda, ” Menjaga pandanganmu (jangan jelalatan), tidak menghina atau merendahkan orang lain, membalas salam, memerintahkan yang ma’ruf dan melarang yang munkar.”

(HR Bukhari)

Dikutip dari Al Quran terjemah Al Muasir / Kontemporer
Yang disusun oleh Dr H Aam Amiruddin