CERITA-CERITA SEKS

KTQS # 920

CERITA-CERITA SEKS

 

Diharamkan bagi suami maupun istri menceritakan adegan ranjangnya dengan pasangannya kepada orang lain. Siapa pun dia, termasuk keluarga terdekatnya. Kecuali, jika dibutuhkan untuk konsultasi atau konseling.

Di antara dalilnya:
1). “Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya”.

(HR. Ibn Abi Syaibah 17559, Ahmad 11673, dan Muslim 1437)

2). “Sesungguhnya (pelanggaran) amanah terbesar di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang lelaki yang menyetubuhi istrinya dan istri bersetubuh dengan suaminya, lalu dia menyebarkan rahasia ranjangnya”.

(HR. Muslim 1437, Syaibah 17559, Ahmad 11673, dan Muslim 1437)

3). Hadis dari Asma’ binti Yazid ra, “Bahwa ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang sedang duduk (terpisah dengan kelompok masing-masing).

Kemudian Nabi saw bersabda, ‘Barangkali ada di antara lelaki itu yang menceritakan adegan ranjangnya dengan istrinya, mungkin juga di antara wanita itu ada yang menceritakan rahasia hubungannya dengan suaminya?’

Mereka yang duduk-duduk di situ langsung diam. Lalu aku sampaikan kepada Nabi saw, ‘Wahai Rasulullah, sungguh para wanita dan para lelaki itu melakukan apa yang Anda khawatirkan’.

Nabi saw kemudian bersabda, ‘Janganlah kalian lakukan (menceritakan hubungan seksnya). Karena perbuatan semacam ini seperti setan lelaki yang bertemu setan perempuan di jalan, kemudian dia langsung melakukan hubungan intim, sementara setan lain melihatnya‘ ”.

(HR. Ibn Abi Syaibah 17560 dan Ahmad 27624)
Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply