Dikumpulkannya Orang-Orang Kafir Ke Dalam Neraka

HSI 05 – Kajian 55 – dikumpulkan orang kafir ke neraka
BimbinganIslam.com
Ustadz Abdullāh Roy, MA
Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah 55 | Dikumpulkannya Orang-Orang Kafir Ke Dalam Neraka
Download Audio: https://goo.gl/ozGnNO

 

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-55 dari Silsilah ‘Ilmiyah Beriman kepada hari akhir adalah tentang “Dikumpulkannya Orang-orang Kafir Ke Dalam Neraka”.

 

Setelah hisab di Padang Mahsyar selesai, maka mulailah dipisah antara penduduk Surga dan penduduk Neraka secara bertahap.

HADITS 1
Al Imam Bukhāri dan Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya:
Dari Abu Said Al Khudriy Radhiyallāhu ‘anhu dari Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam:
“Bahwasanya kelak di hari kiamat akan ada yang memanggil dan memerintahkan setiap umat untuk mengikuti Tuhan yang dia sembah di dunia.
Maka tidaklah ada manusia yang menyembah selain Allāh (seperti patung dan batu), kecuali dia akan berjatuhan ke dalam neraka.
Sehingga tidak tersisa kecuali orang-orang yang beriman, baik yang shalih maupun yang fasik, dan sebagian kecil atau sisa Ahlul Kitab yaitu orang Yahudi dan Nashrani.
Dikatakan kepada orang Yahudi: ‘Apakah yang kalian sembah?’
Mereka berkata: ‘Kami dahulu menyembah Uzair, anak Allāh.’
Dikatakan kepada mereka: ‘Kalian telah berdusta. Allāh tidak memiliki istri dan anak. Lalu apakah yang kalian inginkan?’
Mereka berkata: ‘Kami haus, maka berilah kami air minum.’

⇒ Karena saat itu Allāh memperlihatkan kepada mereka Jahannam yang dari jauh seperti air. 

Maka ditunjukkanlah Jahannam yang dari jauh seperti air tersebut dan dikatakan kepada mereka: ‘Apakah kalian tidak mau mendatanginya?’
Maka mereka pun dikumpulkan ke Jahannam dan berjatuhan di dalamnya.
Kemudian dikatakan kepada orang-orang Nasrani: ‘Apakah yang kalian sembah?’
Mereka berkata: ‘Kami dahulu menyembah ‘Īsā anak Allāh.’
Dikatakan kepada mereka: ‘Kalian telah berdusta, Allāh tidak memiliki istri dan anak. Lalu apakah yang kalian inginkan?’
Mereka berkata: ‘Kami haus, maka berilah kami air minum.’
Maka ditunjukkanlah Jahannam yang dari jauh seperti air dan dikatakan kepada mereka: ‘Apakah kalian tidak mendatanginya?’
Akhirnya mereka pun juga dikumpulkan ke Jahannam dan berjatuhan di dalamnya.”

 

■ HADITS 2
Dan di dalam hadits Abū Hurairah Radhiyallāhu ‘anhu yang juga dikeluarkan oleh Al Bukhāri dan Muslim disebutkan:
“Bahwasanya Allāh akan berkata kepada manusia:
‘Barang siapa yang menyembah sesuatu maka hendaklah mengikutinya.’
Maka penyembah matahari akan mengikuti matahari, penyembah bulan akan mengikuti bulan, penyembah thaghut akan mengikuti thaghut.
⇒ Dan thaghut adalah segala sesuatu yang disembah selain Allāh.
Kemudian tersisalah umat Islam dan bersama mereka orang-orang munafik.”

 

■ HADITS 3
Di dalam hadits Abdullāh Ibnu Mas’ūd Radhiyallāhu ‘anhu disebutkan bahwasanya:
“Orang-orang yang dahulu menyembah Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām maka akan mengikuti syaithān Nabi ‘Īsā yang diserupakan dengan beliau.
Dan yang dahulu menyembah ‘Uzair, maka akan mengikuti syaithān ‘Uzair yang diserupakan dengan beliau.”
(Hadits Shahih riwayat Ath Thabrāni di dalam Al Mu’jamul Kabīr).

 

Demikianlah keadaan orang-orang yang menyembah kepada selain Allāh, baik orang-orang musyrikin maupun Ahlul Kitab, orang Yahudi dan Nasrani.
Mereka akan dipisahkan dari:
⑴ Orang-orang yang menyembah Allāh saja, yang mencakup orang-orang yang benar-benar menyembah Allāh.
⇒ Merekalah orang-orang yang beriman.
⑵ Maupun orang-orang yang pura-pura menyembah Allāh.
⇒ Dan merekalah orang-orang munafik.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah

Dikumpulkannya Orang-Orang Kafir Ke Dalam Neraka