DOA BUKA PUASA YANG DHOIF dan SHAHIH

KTQS # 870

DOA BUKA PUASA YANG DHOIF & SHAHIH

> Doa Berbuka Puasa yg Dhoif :

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت

“Allahumma laka shumtu (wa bika aamantu) wa ‘ala rizqika afthortu”

Artinya:
Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rizki-Mu aku berbuka.

(Hadits dari Mu’adz bin Zuhrah, HR. Abu Daud 2/316, no. 358 dan hadits dari Anas bin Malik, HR Ath Thobroni)

Namun sanadnya terdapat perowi yaitu Daud bin Az Zibriqon, dia adalah rawi Matruk (yg suka berdusta).

Juga Mua’dz, bukan perawi yg tsiqah (dipercaya) dan Mursal (terputus)

KESIMPULANNYA : Do’a tsb tidak bisa diamalkan karena berasal dari hadits dhoif/lemah.

> Doa berbuka puasa shahih dari Rasulullah Saw,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

DZAHABAZH ZHOMA’U. WABTALLATIL ‘URUQU WA TSABATAL AJRU INSYA ALLAH

“Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki”

(HR. Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)

KESIMPULANNYA : Do’a tsb bisa diamalkan karena shahih artinya doa tsb berasal dari Rasulullah saw.

Dibaca setelah dibatalkan/berbuka, sedangkan saat akan membatalkan/berbuka membaca Bismillah terlebih dahulu.

Salam !

copas dari KTQS
———-

Leave a Reply