DOA dan DZIKIR BERSAMA

KTQS # 805

DOA & DZIKIR BERSAMA

Berdoa bersama adalah satu orang berdoa sedangkan yang lain mengamini.

Berdoa bersama dalam keadaan yang disyariatkan seperti di dalam shalat Al-Istisqa’ (minta hujan), dan Qunut, tidaklah masalah.

Namun jika dilakukan pada amalan yang tidak ada dalilnya dilakukan doa bersama di dalamnya, seperti berdoa bersama setelah shalat fardhu, setelah majelis ilmu, setelah membaca Al-Quran, dzikir bersama, dll, maka ini terlarang.

Dan juga dzikir bersama, dipimpin oleh seseorang kemudian yang lain mengikuti secara bersama-sama maka ini termasuk tidak disyariatkan, tidak ada dalilnya dan tidak diamalkan Rasulullah saw dan para sahabat.

Bahkan mereka mengingkari dzikir bersama, sebagaimana dalam kisah Abdullah bin Mas’ud ketika beliau mendatangi sekelompok orang di masjid yang sedang berdzikir secara berjamaah, maka beliau mengatakan:

“Apa yang kalian lakukan?! Celaka kalian wahai ummat Muhammad, betapa cepatnya kebinasaan kalian, para sahabat nabi kalian masih banyak, dan ini pakaian beliau juga belum rusak, perkakas beliau juga belum pecah, demi Dzat yang jiwaku ada di tangannya. Kalian ini berada dia atas agama yg lebih baik dari agama Muhammad atau kalian sedang membuka pintu kesesatan?”. (Diriwayatkan oleh Ad-Darimy di dalam Sunannya no. 204, dan Ash-Shahihah 5/12)

Telah berkata Al-Imam Asy-Syafi’iy dalam Al-Umm :

“Dan aku memilih bagi imam dan makmum agar berdoa kepada Allah setelah selesai melakukan shalat, dan melembutkan suara dalam berdzikir…sebagaimana firman Allah : “Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam doamu dan jangan pula merendahkannya. Carilah jalan tengah di antara keduanya”. (QS. Al-Israa’ : 110). Dan yang dimaksud dengan ayat ini adalah doa”. Lihat juga QS. Al-A’raaf : 205.

Ingat firman Allah Swt : “Katakanlah (Hai Muhammad) : “jika kamu (benar benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihimu..”. (Ali-Imran:31)

Kalau bukan Sunnah Rasulullah Saw, lalu mau mengikuti Sunnah siapa ?

Salam !
Copas dari KTQS

Leave a Reply