DOA MENJAWAB ADZAN & DOA SETELAH ADZAN

 

www.doadankajianislami.com

Doa Menjawab / Mendengar Adzan

Rasulullah Saw bersabda:

“Apabila kamu mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin”.

 (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Umar bin Khattab ra, Rasulullah Saw bersabda:

“Apabila muadzin menyerukan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar”,

maka seseorang dari kamu mengucapkan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar“.

Ketika muadzin menyerukan: “Asyhadu Alla ilaaha Illallah“,

diapun mengucapkan: “Asyhadu Alla ilaaha Illallah“.

Ketika muadzin menyerukan: “Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah”,

maka diapun mengucapkan: “Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah“.

Ketika muadzin menyerukan: “Hayya ‘alash Shalaah“, maka dia mengucapkan: “Laa Haula wala quwwata Illaa Billah”.

Ketika muadzin menyerukan: “Hayya ‘alal Falaah”, maka dia mengucapkan: “Laa haula wala quwwata Illaa billah“.

Tatkala muadzin menyerukan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar“,

diapun mengucapkan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar“.

Tatkala muadzin menyerukan: “Laa Ilaaha Illallah“, maka diapun mengucapkan: “La ilaaha illallah“. Dan jika hal ini dia ucapkan dari lubuk hatinya, maka orang itu akan masuk sorga”.

(HR. Muslim)

 Bila muadzin menggucapkan ” assholaatu khairum mina naum.” atau At Tatswib pada adzan subuh :
الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنْ النَّوْمِ

Maka disyariatkan membalas dengan mengucapkan kalimat itu lagi, ini berdasarkan keumuman hadits Abu Sa’id al Khudri yg berbunyi: Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: ”Jika kalian mendengar adzan, maka jawablah seperti yg disampaikan muadz in”.

(Muttafaqun ‘alaihi)

DOA  SETELAH  ADZAN

 

Dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah Saw bersabda: 

“Siapa yang setelah  mendengar adzan mengucapkan :

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ

“Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan yang sempurna ini, dan shalat yang didirikannya, berilah Muhammad kedudukan yang tinggi dan kemuliaan, serta bangkitkanlah dia di tempat yang terpuji, yang telah Engkau janjikan. Maka baginya syafa’atku pada hari kiamat”. 

 (HR. Bukhari)

copas dari KTQS Daarul Arqom Bandung

Leave a Reply