Dzikir Subhanallah

www.doadankajianislami.com

Assalamu’alaikum..

Dari Ummul mu’minin yaitu Juwairiyah binti al-Harits radhiallahu ‘anha bahwasanya Nabi s.a.w. keluar dari rumahnya pada pagi hari ketika bersembahyang Subuh. Waktu itu Juwairiyah ada di dalam masjidnya. Kemudian beliau s.a.w. kembali setelah melakukan shalat Dhuha, sedangkan Juwairiyah duduk. Kemudian beliau s.a.w. bersabda: “Engkau masih tetap dalam keadaan di waktu tadi saya tinggalkan.”

Juwairiyah menjawab: “Ya.” Nabi s.a.w. lalu bersabda: “Saya telah mengucapkan setelah meninggalkan engkau tadi empat macam kalimat, sebanyak tiga kali, andaikata kalimat-kalimat itu ditimbang dengan kalimat-kalimat yang engkau ucapkan sejak hari ini tadi, niscaya kalimat-kalimat yang saya ucapkan itu menang daripada yang engkau ucapkan.

Kalimat-kalimat itu ialah:

Subhanallah

*wa bihamdihi ‘adada khalqihi.

*Wa ridha nafsihi.

*Wa zinata ‘arsyihi.

*Wa midada kalimatihi.

Artinya

Maha Suci Allah dan dengan mengucapkan puji-pujian padaNya,

*sebanyak hitungan makhluk-Nya, *sesuai dengan keridhaan ZatNya, *seberat timbangan ‘arasyNya dan *sepanjang beberapa kalimatNya.” (Riwayat Muslim)

Dalam riwayat Imam Muslim lainnya disebutkan: Subhanallah ‘adada khalqihi. Subhanallah ridha nafsihi. Subhanallah zinata ‘arsyihi. Subbanallah midada kalimatihi.”

Dalam riwayat Imam Tirmidzi disebutkan: Nabi s.a.w. bersabda: “Tidakkah engkau suka kalau saya ajari beberapa kalimat yang baik engkau membacanya, yaitu: Subhanallah ‘adada khalqihi, tiga kali; Subhanallah ridha nafsihi, tiga kali; Subhanallah zinata ‘arsyihi, tiga kali; Subhanallah midada kalimatihi, tiga kali.”

Kiriman Ustadz Ali Jaber

Gambar dari Google

copas oleh www.doadankajianislami.com


doa dan kajian islami

Leave a Reply