FUTUR

Terbentur Sikap Futur

 

Assalamu’alaikum sahabat CintaQuran.

Ka’ab bin Malik tidak pernah absen ikut berjihad. Namun menjelang perang Tabuk semangatnya pudar. Terbayang olehnya peperangan dalam kondisi panas terik matahari gurun yang sangat menyengat. Akhirnya kemalasan menghampiri Ka’ab bahkan menguasai dirinya. Ka’ab tidak ikut berangkat

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah.  (QS. At-Taubah: 41)

Absennya Ka’ab dari perang Tabuk membuat dirinya galau dari hari ke hari. Sepulangnya Rasul dari perang Tabuk, Ka’ab segera menemuinya untuk minta maaf. Sebagai hukuman, Rasul memerintahkan para shahabat dan istrinya untuk mengucilkan Ka’ab. Selama 50 hari 50 malam Ka’ab dicuekin oleh para shahabat. Sendiri di tengah keramaian. Sungguh kehidupan yang memilukan. Itulah salah satu ganjaran bagi mereka yang futur.

“Sesungguhnya  setiap amal memiliki masa semangat. Dan setiap masa semangat ada masa futur. Maka barangsiapa ketika futur tetap berada dalam sunnah, maka dia telah mendapat petunjuk. Dan barangsiapa ketika futur menyimpang dari selainnya (-sunnah-) maka dia telah tersesat.” (H.R. Ahmad)

Futur berarti patah semangat untuk terus berdakwah atau beramal sholeh. Penyebabnya bisa karena cinta dunia, bosan, jenuh, malas, dan merasa amalnya tidak berguna. Mereka yang terbentur sikap futur, hanya akan tersesat dunia akhirat. Futur memang manusiawi tapi bukan legalisasi untuk menjauhkan diri dari ridho illahi. Baca kisah teladan para shahabat untuk membakar semangat taat. Berkumpul dengan orang sholeh biar banyak tahu perbuatan yang dilarang dan yang boleh. Mengenal Islam lebih dalam agar pemahaman akidah makin tajam. Jadikan futur sebagai ajang evaluasi, bukan jadi lupa diri. Mungkin itu saatnya kita rehat sekilas sebelum kembali ke medan laga menaikkan produktifitas. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang gugur futur. Aamiin..

 

Tabuk-Ka'ab bin Malik-DOADANKAJIANISLAMI