HADITS-HADITS PALSU

SERIAL HADITS-HADITS PALSU

> ZIARAH KUBUR

 

HADITS KESATU

عَنْأَبِيهُرَيْرَةَ،قَالَ : قَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَ : ” مَنْزَارَقَبْرَأَبَوَيْهِأَوْأَحَدِهِمَافِيكُلِّجُمُعَةٍغُفِرَلَهُ،وَكُتِبَبَرًّا “

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang menziarahi kuburan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya setiap hari Jum’at, niscaya akan diampuni baginya dan dicatat sebagai bakti (kepada keduanya).”

Keterangan:
HADITS INI (مَوْضُوْعٌ) PALSU

Diriwayatkan oleh At-Thobroni di dalam Al-Mu’jam Al-Ausath VI/175 no.6114, dan di dalam Al-Mu’jam Ash-Shoghir II/160 no.955. dan diriwayatkan pula oleh As-Suyuthi di dalam kitab Al-La’ali’ Al-Mashnu’ah Fi Al-Ahadits Al-Maudhu’ah II/440 no.2526, dan selainnya. Adh-Dho’ifah wa Al-Maudhu’ah I/125 no.49.

Terdapat perowi hadits yang bermasalah : Muhammad bin An-Nu’man, Yahya bin al-‘Ala’ Ar-Rozi (al-Bajali), Abdul karim Abu Umayyah

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqolani berkata: “Dia seorang perowi yang tertuduh memalsukan hadits.” (Lihat Taqrib At-Tahdzib I/595)

 

> PUASA RAJAB

 

HADITS KEDUA

1.

حديث : رجبشهرالله, وشعبانشهري, ورمضانشهرأمتى. فمنصاممنرجبيومين. فلهمنالأجرضعفان, ووزنكلضعفمثلجبالالدنيا, ثمذكرأجرمنصامأربعةأيام, ومنصامستةأيام, ثمسبعةأيامثمثمانيةأيام, ثمهكذا: إلىخمسةعشريومامنه.

Artinya : “Rajab adalah bulan Allah, Sya`ban bulan Saya (Rasulullah Saw), sedangkan Ramadhan bulan ummat Saya. Barang siapa berpuasa di bulan Rajab dua hari, baginya pahala dua kali lipat, timbangan setiap lipatan itu sama dengan gunung gunung yang ada di dunia, kemudian disebutkan pahala bagi orang yang berpuasa empat hari, enam hari, tujuah hari, delapan hari, dan seterusnya, sampai disebutkan ganjaran bagi orang berpuasa lima belas hari”

Keterangan:
HADITS INI (مَوْضُوْعٌ) PALSU

Dalam sanad hadits ini ada yang bernama Abu Bakar bin Al Hasan An Naqqaasy, dia perawi yang dituduh pendusta, Al Kasaaiy- rawi yang tidak dikenal (Majhul). Hadits ini juga diriwayatkan oleh pengarang Allaalaiy dari jalan Abi Sa`id Al Khudriy dengan sanad yang sama, juga Ibnu Al Jauziy nukilan dari kitab Allaalaiy.

 

HADITS KETIGA

مَنْصَامَيَوْماًمِنْرَجَبٍعَدَلَصِيَامَشَهْرٍ.

“Barangsiapa puasa satu hari di bulan Rajab (ganjarannya) sama dengan berpuasa satu bulan.”

Keterangan: HADITS INI (ضَعِيْفٌجِدًّا) SANGAT LEMAH

Hadits ini diriwayatkan oleh al-Hafizh dari Abu Dzarr secara marfu’.
Dalam sanad hadits ini ada perawi yang bernama al-Furaat bin as-Saa-ib, dia adalah seorang rawi yang matruk.

kata Imam al-Bukhari dalam Tarikhul Kabir: “Para Ahli Hadits meninggalkannya, karena dia seorang rawi munkarul hadits”

Lihat adh-Dhu’afa wa Matrukin oleh Imam an-Nasa-i (no. 512), al-Jarh wat Ta’dil (VII/80), Mizaanul I’tidal (III/341) dan Lisaanul Mizaan (IV/430).

 

> HADITS DUSTA IMAM MUSLIM
Sahabat terima BBM seperti ini ?

”Aku terima nikahnya si dia binti ayah si dia dengan Mas Kawinnya…” Singkat, padat dan jelas. Tapi tahukan makna “perjanjian/ikrar” tersebut ?

”Maka aku tanggung dosa2nya si dia dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku”.

Jika aku GAGAL?
”Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”. (HR. Muslim)

KARENA BANYAK SAHABAT YANG BERTANYA, SETELAH SAYA KAJI :
Kalimat-kalimat yg ada dalam broadcast tsb bukanlah hadits Nabi Saw dan setelah diperiksa ternyata tidak ada dalam kitab Shahih Muslim, pembuatnya adalah pendusta yg telah dgn sengaja mencatut nama imam Muslim !

INGAT….!!!

Mari kita berhati hati dalam bertindak utk membroadcast ulang…

Niat yang baik perlu diluruskan teori amalannya…

Mari kita beramal dg dasar yg tepat…

Stop broadcast tentang agama, apabila tidak memiliki ilmunya…

Allah Swt berfirman:
“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta atas nama Allah, wajah-wajah mereka menjadi hitam.” (QS. Az-Zumar: 60)

Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya di neraka”. (HR. Bukhari no. 107 dan Muslim no. 3)

STOP HADITS PALSU !!!

 

copas dari KTQS

Leave a Reply