HARI ASYURA

◊ WASPADALAH…TERHADAP KEYAKINAN YANG MENYIMPANG TENTANG HARI ASYURA

Sekarang ini banyak tersebar keyakinan bahwa HARI ASYURA adalah HARI ANAK YATIM atau LEBARANNYA ANAK YATIM.

Keyakinan ini adalah KEYAKINAN YANG TIDAK BENAR DAN MENYIMPANG dari ajaran islam yang lurus, tidak ada satu haditspun yang menyatakan seperti itu.

 

Ada 2 kelompok yang menyimpang terkait hari asyura:

∴ KELOMPOK SYIAH

Keyakinan ini berkembang disebabkan saat itu 10 muharam 61 H, meninggalnya Husein bin Ali pd pertempuran dipadang karbala irak. Husein adalah cucu Rasulullah dari Ali bin Abi Thalib, sehingga hari itu dianggap sebagai hari anak yatim krn saat itu anaknya Husein menjadi yatim.

Mereka melampiaskan KESEDIHAN dgn memukul-mukul dan melukai badan sendiri

∴ KELOMPOK KHAWARIJ

Mereka adalah kelompok An-Nashibah yang memberontak pada pemerintahan Ali. Mereka merayakan hari itu dengan BERSUKA-CITA karena telah berhasil membunuh Husein.

 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan ada DUA ORANG dari masing-masing kelompok tsb yang pernah disampaikan Rasulullah di hadits yang shahih:

“Akan ada SEORANG PENDUSTA dan SEORANG PERUSAK dari Bani Tsaqif” (HR. Muslim)

1. Si Pendusta adalah Al-Mukhtar bin Ubaid dari kelompok Syiah.
2. Si Perusak adalah Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi dari Khawarij

Mari kita kembalikan Syariat Islam yang lurus, jangan terpengaruh dengan sejarah yang datang kemudian. Hari Asyura sudah disyariatkan jauh sebelum kematian Husein.
Luruskan niat kita untuk melakukan Shaum Asyura karena Allah seperti yang disampaikan Rasulullah saw kepada kita, BUKAN karena kematian Husein.
Selamat menunaikan Shaum Tasu’a & Asyuraa, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita setahun yang lalu.
PANTI ASUHAN DAARUL ARQOM Bandung tidak merayakan hari asyura sebagai hari anak yatim, BAGI KAMI HARI ANAK YATIM ADALAH SETIAP HARI, mereka membutuhkan perhatian kita setiap hari tidak hanya satu hari itu saja

Leave a Reply