HIJIR ISMAIL

HIJIR ISMAIL

 hijir-ismail

Dulu Hijir Ismail berbentuk lingkaran penuh tetapi pada zaman quraisy terjadilah perbaikan dan terpotong separuh lingkarannya, sehingga disebut juga : “Hathim” yang artinya terpotong.
Hijir yaitu tempat dimana Ibrahim as meletakan istrinya Hajar dan putranya Ismail. Ia memerintahkan Hajar utk membuat bangsal di tempat itu.
Dulu Hijir Ismail termasuk bagian dari Ka’bah, makanya saat thawaf diharuskan mengelilinginya.
Pada masa Quraisy Ka’bah mengalami perombakan. Setelah dirombak, bangunan asli Ka’bah berobah dengan bangunan yang dibangun oleh Nabi Ibrahim as dan mengalami penyempitan.
Penyempitan itu terjadi di daerah Rukun Syami, sehingga membuat Hijir Ismail tidak lagi masuk dalam Ka’bah. Hijir Ismail seolah-olah berada di luar bangunan Ka’bah dan bentuknya seperti yang kita lihat sekarang. Setengah lingkaran Hijir Ismail membentang sepanjang 21,57 meter.
Hal ini dikuatkan melalui Hadits, Siti Aisyah ra. pernah bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai dinding hijir ismail. Apakah ia bagian dari rukun suci ini?
Nabi menjawab: “betul”.
Kemudian Aisyah bertanya lagi: Mengapa mereka tidak memasukkan sekalian sisanya ke kabah?
Nabi menjawab:”sebab kaummu kekurangan dana.” (H.R. Nasa’i)
Di dalam Hijir Ismail yang kecil itulah orang berebutan masuk, shalat dan berdoa meminta apa saja sesuai dengan hajat masing-masing.
Konon do’a yag paling mustajab di Hijir Ismail dilakukan di bawah talang air.  Padahal itu semua sama sekali tidak benar dan tidak ada tuntunannya dari Rasulullah saw, para sahabat pun tidak melakukan hal itu.

 

copas dari KTQS -Bandung

Leave a Reply