IKHLAS MENCARI ILMU KARENA ALLAH

 

IKHLAS MENCARI ILMU KARENA ALLAH

Jika seorang telah dikuasai nafsunya maka tidak ada yg benar selain dirinya, walaupun disampaikan Al-Qur’an dan Hadits yg shohih.

Karena jika niat sudah melenceng maka seseorang dalam beragama metodenya adalah:

“Berkeyakinan dulu sesuai selera baru cari dalil pembenaran”

Namun bagi seorang yang lurus dalam beragama islam maka akan menggunakan metode:

“Mencari dalil yang shohih dulu, setelah mendapatkannya, lalu mantapkan keyakinannya dan merubah amalannya dengan ikhlas sesuai dalil yang diperoleh”

Metode kedua inilah yg menjadi titik tolak ukur dalam penyampaian Kajian Tematis al-Qur’an dan as-Sunnah ini.

Sudah 5 tahun BBM KTQS ini menyapa sahabat hampir setiap pagi dgn beragam tema, yg dahulu berawal dari Main Facebook Sambil Beramal (MFSB) melalui media sosial FB selama 2 tahun.

Apabila terdapat perbedaan dalam kajian ini dgn kebiasaan yg sudah menjadi keumuman dalam masyarakat, ini tidak bermaksud menyalahkan siapapun, namun hanya menyampaikan sebuah ilmu yg berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah semata, tak ada lain.

Bila ada pertanyaan, atau ingin menyatakan pendapat yg lain, bisa langsung disampaikan di BBM Kajian ini.

Tentunya pendapat/bantahannya menggunakan dalil dan hujjah juga agar tdk menjadi debat kusir apalagi dgn sumpah serapah atau emosi. Karena salah satu adab dalam berilmu adalah jgn berdebat.

“Orang yg paling dibenci Allah adalah yg suka berdebat (tanpa ilmu)”. (Muttafaq’alaihi)

“Aku menjamin rumah di teras surga bagi yg menahan diri berdebat walau dia benar”. (HR. Abu Dawud)

Yang terpenting adalah ilmu sudah disampaikan, menerima atau tidak ilmu tsb, itu urusan Allah, karena hal itu menyangkut hidayah.

Ingat, orang yg belajar agama akan diberi kebaikan, Nabi saw bersabda : “Barangsiapa yg Allah kehendaki mendapatkan kebaikan, maka Allah membuatnya faqih (paham) agama”. (Muttafaqun ‘alaih)

Yuk kita lanjutkan belajar bersama kita…

Barakallahu fiik !

 

copas dari KTQS

Leave a Reply