JENIS-JENIS SUJUD (1) SUJUD DALAM SHALAT

KTQS # 756

JENIS-JENIS SUJUD (1)
SUJUD DALAM SHALAT

Sujud adalah saat-saat terdekat kita dengan Allah SWT.
Rasulullah saw, bersabda:
“Banyak-banyaklah bersujud kepada Allah! Sungguh, setiap kali engkau bersujud kepada-Nya, Allah akan mengangkat untukmu satu derajat dan menggugurkan satu kesalahan darimu”.

(HR. Muslim no. 488 dari shahabat Tsauban )

• Bacaan dalam sujud:

“Subhaana rabbiyal a’la” (3x atau lebih)

(Mahasuci Tuhanku Yang Maha Tinggi

Atau boleh juga membaca :

“Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdika Allaahummaghfirlii” (1x)

(Mahasuci Engkau ya Allah, ya Tuhan kami, dengan memuji Engkau ya Allah, ampunilah aku)

• Tatacara Sujud :
1. Apabila sujud bertumpu pada kedua telapak tangan serta melebarkannya.
2. Jari jemari tidak rapat tidak pula renggang.
3. Hadapkan jari jemari ke kiblat.
4. Merapatkan kedua tangan sejajar dengan bahu atau meletakkan keduanya sejajar dengan telinga.
5. Mengangkat kedua lengan dari lantai dan tidak meletakkannya seperti cara anjing.
6. Menempelkan hidung dan dahi ke lantai.
7. Menempelkan kedua lutut ke lantai.
8. Demikian pula ujung-ujung jari kaki melipat.
9. Menegakkan kedua kaki.
10. Menghadapkan ujung-ujung jari ke qiblat.
11. Wajib berlaku tegak ketika sujud, yaitu tertumpu dengan seimbang pada semua anggota sujud yang terdiri dari : Dahi termasuk hidung, dua telapak tangan, dua lutut dan ujung-ujung jari kedua kaki.
12. Barangsiapa sujud seperti itu berarti telah thuma’ninah (Sempurna).
13. Menjadikan sujud sama panjang dengan ruku’.
14. Boleh sujud langsung di tanah, boleh pula dengan memakai alas seperti kain, permadani, tikar dan sebagainya.
15. Disukai untuk memperbanyak do’a saat sujud, karena saat itu termasuk saat dikabulkan do’a.
16. Tidak boleh membaca Al-Qur’an saat sujud. (Lalu bagaimana dengan doa yang berasal dari al-Qur’an? Nanti akan dibahas dikajian mendatang)

Salam !

dari KTQS

Leave a Reply