JIN (1)

KTQS # 744

JIN

• Kita tidak bisa melihat Jin

Jin (bahasa arab : جن ) secara harfiah berarti sesuatu yang berkonotasi “tersembunyi” atau “tidak terlihat”, berasal dari kata ijtinan, yang berarti istitar (tersembunyi).

Dinamakan jin, karena ia tersembunyi wujudnya dari pandangan mata manusia. Itulah sebabnya jin dalam wujud aslinya tidak dapat dilihat mata manusia. Kalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka dalam diri manusia yg bisa melihat jin itu ada jin, atau yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat mata manusia biasa.

Di samping itu ada beberapa kata yang seakar dengan kata jin ini dan semuanya punya makna yang hampir serupa. Seperti kata Janin yang berarti bayi yang tersembunyi dalam perut ibunya, Junun atau Majnun (gila) karena tertutup akalnya, Jannah (kebun/surga) karena banyaknya tanaman dan pepohonan yang tumbuh menutupi tanah.

Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya ia (jin) dan pengikut-pengikutnya melihat kalian (hai manusia) dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka”. (QS Al-A’raf 7:27)

• Jin diciptakan dari api
Jin adalah salah satu ras mahluk yang tidak terlihat dan diciptakan dari api.

Allah Swt berfirman,
“Dan kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas”. (QS Al-Hijr 15:27)

“Dan Kami telah menciptakan jin dari nyala api”. (QS Ar-Rahman 55:15)

• Jin beranak-pinak dan berkembang-biak
“..apakah kalian, wahai manusia, akan menjadikan dia (iblis yg berasal dari jin) dan anak keturunannya sebagai penolong…”. (QS. Al-Kahfi, 50-51)

• Jin mati
Nabi Muhammad SAW bersabda : “Ya Allah, Engkau tidak mati, sedang jin dan manusia mati…”. (HR Bukhari 7383, Muslim 717)

• Jangan bersekutu dan meminta pertolongan kepada Jin.
Allah Swt berfirman,
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. Jin-jin itu lantas menambah bagi mereka dosa dan kesalahan”. (QS Jin:6)

Salam !

Copas dari KTQS

Leave a Reply