KASIH SAYANG RASULULLAH

KASIH SAYANG RASULULLAH dan WASPADALAH DENGAN AHLI RA’YU/AKAL

 

Dari Jabir ‎ra,dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“Perumpamaanku dan kalian adalah seperti seseorang yang menyalakan api, kemudian laron (belalang) dan kupu-kupu berkerumun disekelilingnya sedangkan orang itu mencegah binatang-binatang itu darinya.

Dan aku senantiasa menarik kalian dari belakang jangan sampai kalian terjatuh dalam Neraka, tetapi KALIAN JUSTRU MELEPASKAN DIRI DARI TANGANKU.

(HR. Muslim 2285)

(Astaghfirullahaladziim, maafkan kami yaRasulullah)

Begitulah Kesungguhan, kepedulian serta kasih sayang beliau terhadap umatnya. Beliau tidak meninggalkan suatu kebaikan pun dan membiarkan suatu kejahatan mengelilingi umatnya.

Banyak manusia yang tidak mengerti, mereka tidak mampu menjangkau barbagai hakikat kebaikan yang terkandung pada larangan dan perintah melalui sunnahnya. Mereka menggunakan AKALNYA daripada DALIL yang Beliaus ampaikan.

 

Umar bin Al Khathab berkata:

“Sesungguhnya para AHLI RA’YU/AKAL itu adalah MUSUH MUSUH SUNNAH. Mereka tdk mampu memahami. Mereka malu bila ditanya utk berkata: Tidaktahu. Lalumereka MEMBANTAH SUNNAH dgn ra’yu/akal mereka.Berhati-hatilah dari mereka.(Silsilahatsarshahihahhal 268).

Kita sering mendengar org yang menolak hadits shahih dengan akalnya dan membuat syariat baru.Lalu berkilah dengan berbagai alasan.

Katanya hadits anu bertentangan dengan al qur’an, katanya hadits itu sudah tidak relevan dengan zaman, katanya ah ini kan tidak termasuk ibadah, katanya ah hadits nya terlalu keras, katanya ini kan baik apa salahnya… katanya dan katanya. WASPADALAH…Itulah para ahli ra’yu yang disebutkan oleh Umar.

SYARIAT INDAH ISLAM yang SEMPURNA ini, TIDAK BUTUH KREATIFITAS KITA, Jalankan saja apa adanya, cukup bagi kita jalan menuju surga.

Karena syarat ibadah itu tidak cukup hanya BAIK tapi jangan harus BENAR dan sesuai SUNNAH

Demi Allah ya Rasulullah, tolong jauhkan kami dari hal2 yang bukan berasal dari sunnahmu.

 

 

Salam !

copas KTQS Bandung

Leave a Reply