KEADAAN ISLAM SETELAH MENINGGALNYA NABI ‘ĪSĀ ‘ALAYHISSALĀM DAN MUNCULNYA TANDA-TANDA BESAR YANG LAIN

 

Halaqah 22 – Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir

keadaan Islam setelah meninggalnya Nabi Isa

KEADAAN ISLAM SETELAH MENINGGALNYA NABI ‘ĪSĀ ‘ALAYHISSALĀM DAN MUNCULNYA TANDA-TANDA BESAR YANG LAIN

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله و على آله و صحبه أجمعين

Halaqah yang ke-22 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang:

“Keadaan Islam Setelah Meninggalnya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām dan Munculnya Tanda-tanda Besar Yang Lain.”

Setelah jaya di zaman Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām, melemahlah Islam kembali sedikit demi sedikit dan akan diangkat Al Qurān.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:

“Islam akan hilang sedikit demi sedikit seperti hilangnya lukisan pada pakaian, sehingga tidak diketahui apa itu puasa, shalāt, menyembelih, dan juga shadaqah.

Akan pergi Al Qurān dalam satu malam sehingga tidak tersisa satu ayat pun.

Dan akan ada beberapa kelompok manusia laki-laki tua, dan wanita tua mereka mengatakan:

‘Kami mendapatkan nenek moyang kami dahulu diatas kalimat “Lā ilāha illallāh”.’

Maka kamipun mengatakannya.”

(Hadits shahīh riwayat Ibnu Mājah).

“Akan datang masa dimana banyak perzinaan dilakukan secara terang-terangan dipingir jalan.”

(HR. Muslim)

“Tidak ada Haji ke Baitullāh.”

(HR. Bukhāri)

Dan,

“Ka’bah akan dihancurkan oleh sebagian orang.”

(HR. Muslim)

Manusia akan kembali ke zaman jahiliyyah, bahkan lebih parah.

Akan kembali tersebar penyembahan terhadap berhala dan merekalah orang-orang yang akan menyaksikan dahsyatnya hari kiamat.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ عَلَى شِرَارِ الْخَلْقِ هُمْ شَرٌّ مِنْ أَهْلِ الْجَاهِلِيَة

“Tidak akan bangkit hari kiamat kecuali atas orang-orang yang paling jelek yang mereka lebih jelek dari pada orang-orang yang hidup di zaman jahiliyyah”.

(HR. Muslim)

Urutan tanda-tanda besar Hari Kiamat sampai meningalnya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām jelas di dalam hadits-hadits yang shahīh.

Demikian pula tanda terakhir yaitu keluarnya api yang menggiring manusia ke mahsyar (tempat pengumpulan).

Adapun 6 tanda yang lain;

⑴ Terbitnya matahari dari barat
⑵ Keluarnya hewan melata dari bumi
⑶ Keluarnya asap.

Tiga khasf, yaitu tenggelamnya sebagian tanah:

⑷ Di barat
⑸ Di timur
⑹ Dan di Jazirah Arab

Maka Allāhu A’lam tentang urutan yang benar bagi 6 tanda ini, hanya Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah mengabarkan bahwasanya:

“Antara terbitnya matahari dari barat dan keluarnya seekor hewan melata dari bumi ini jaraknya sangat dekat. Apabila salah satu dari keduanya muncul maka yang lain akan segera muncul.”

(HR. Muslim)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

keadaan-islam-setelah-meninggalnya-nabi-isa-alayhissalam-dan-munculnya-tanda-tanda-besar-yang-lain