KEADAAN MANUSIA KETIKA MELIHAT KEDAHSYATAN HARI KIAMAT

BimbinganIslam.com
Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah 30 | Keadaan Manusia Ketika Melihat Kedahsyatan Hari Kiamat
Download Audio: https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYa0NJUWpnaEhWcmM/view?usp=docslist_api

 

KEADAAN MANUSIA KETIKA MELIHAT KEDAHSYATAN HARI KIAMAT

 

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Halaqah yang ke-30 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang “Keadaan Manusia Ketika Melihat Kedahsyatan Hari Kiamat”.

============================================================

Ketika manusia bangkit dari kuburnya dan melihat kedahsyatan hari kiamat & juga kehancuran alam semesta, mereka tercengang dan bergerak tidak tahu arah.

Seperti laron atau anai-anai yang berhamburan.

Allãh Subhānahu Wa Ta’āla berfirman:

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ

“Hari di mana manusia seperti laron yang berhamburan.” (QS Al Qāri’ah: 4)

 

Manusia sangat takut;

◆ Seandainya ada ibu yang menyusui niscaya dia akan lupa dengan anak yang dia susui.

◆ Seandainya ada ibu yang sedang hamil niscaya dia akan langsung melahirkan anaknya.

◆ Dan seandainya ada anak kecil niscaya dia akan menjadi tua.

Semuanya itu adalah karena mereka sangat takut.

Manusia sempoyongan seperti mabuk padahal mereka tidak mabuk.
(QS Al Hajj: 1-2)

 

Lihat juga  QS Al Muzzammil: 17 (anak-anak beruban)

Al Muzammil:17 ﴿
Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.
فَكَيْفَ    تَتَّقُونَ    إِن    كَفَرْتُمْ    يَوْمًا    يَجْعَلُ    الْوِلْدٰنَ    شِيبًا   

 

Manusia akan lari dari orang-orang yang sangat dia cintai di dunia; lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan juga anak-anaknya.

Masing-masing memikirkan keselamatan dirinya sendiri.

Lihat QS ‘Abasa: 34-37

Kemudian terdengar seruan, mereka pun bersegera menuju penyeru tersebut.

Allãh Subhānahu Wa Ta’āla berfirman:

يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلى شَيْءٍ نُكُرٍ (٦) خُشَّعاً أَبْصارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْداثِ كَأَنَّهُمْ جَرادٌ مُنْتَشِرٌ (٧) مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ يَقُولُ الْكافِرُونَ هذا يَوْمٌ عَسِرٌ (٨)

“Pada hari di mana penyeru akan menyeru kepada sesuatu yang mengerikan.

Pandangan-pandangan mereka tertunduk hina keluar dari kuburan seperti belalang yang bertebaran.

Mereka datang dengan cepat kepada penyeru tersebut seraya berkata orang-orang kafir, ‘Ini adalah hari yang sangat sulit’.”

(QS Al Qamar: 6-8)

Adapun orang-orang yang beriman kepada hari akhir dan takut dengan kedatangan hari tersebut dan dia beramal untuknya, maka Allãh Subhānahu Wa Ta’āla akan memberikan rasa aman di dalam menghadapi hari tersebut.

Allãh Subhānahu Wa Ta’āla berfirman:

لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ هَذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Mereka tidak ditimpa rasa takut karena kedahsyatan hari kiamat dan mereka disambut malaikat yang berkata, ‘Inilah hari yang dijanjikan untuk kalian’.”

(QS Al Anbiyā: 103)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai pada bertemu pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah

 

keadaan