KEWAJIBAN SAYA…

DUDI MUTTAQIEN – Bandung

KEWAJIBAN SAYA…

وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَمِنْهَا, وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُورِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

…Dan janganlah mereka (kaum mukminat) menampakkan perhiasaanya melainkan yang biasa nampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutupi dada-dada mereka…(potongan Quran Surat An Nur : 31)

عن أم سلمة قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن المرأة إذا بلغت المحيض لم يصلح أن يرى منها إلا هذا وهذا, وأشار إلى وجهه وكفيه. رواه أبو داود

Dari Ummu Salamah, ia berkata, ”Rasulullah saw. bersabda, ’Sesungguhnya perempuan itu apabila telah mengalami haid tidak boleh terlihat daripadanya melainkan ini dan ini, beliau berisyasat kepada wajah dan kedua telapak tangannya.” H.R. Abu Daud…
Sahabat tercinta…
Saya takut ditanya oleh Allah.. kenapa tidak menyampaikan ayat di atas kepada shahabat2 yang saya cintai… ?
Karena itu saya sampaikan ayat dan hadits di atas… untuk melunasi kewajiban saya menyampaikan al islam tentang aurat ini.
Menutup aurat itu ibadah…. saya membayangkan… betapa nikmatnya jika seorang wanita MENINGGALl mendadak dalam keadaan dia ibadah menutup aurat… bisa dipastikan dia syahid .. ke surga tanpa hisab.
Tidak ada manusia yg sempurna… kalau kita tidak bisa baik seutuhnya .. jangan menghalangi kita untuk menutup aurat…
Harapannya…
semoga busana ibadah ini (busana muslimah) bisa selalu mengingatkan kita bahwa kita muslimah… dan… selalu mengingatkan kita bahwa kita ibadah….
Semoga busana ibadah ini menjadi gerbang besar kita ke surga dalam ridlo Nya…
Aamiiin
SELAMAT MENJEMPUT HUSNUL KHATIMAH DENGAN SYAHID