KEYAKINAN-KEYAKINAN MASYARAKAT TENTANG NISFU SYA’BAN (2)

KEYAKINAN-KEYAKINAN MASYARAKAT TENTANG NISFU SYA’BAN (2)

Keyakin yang berkembang di masyarakat ttg malam Nisfu Sya’ban adalah bahwa:

1. Meminta maaf saat masuk bulan sya’ban, dengaan kalimat : mohon maaf atas kesalahan yg sengaja atau tidak disengaja

► ini sikap yg tidak tepat dan berlebihan / ghuluw, meminta maaf pada kesalahan yg disengaja harus dilakukan saat itu juga. Utk kesalahan yg tidak disengaja sudah Allah maafkan, Lihat Kajian Tematis al-Qur’an & as-Sunnah # 382 judul BOLEH MEMINTA MAAF TAPI JANGAN LEBAY

Rasulullah Saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah telah MEMAAFKAN UMMATKU YANG BERBUAT SALAH karena TIDAK SENGAJA atau karena LUPA, atau karena DIPAKSA”. (HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 4/4)

2. Keyakinan bahwa barangsiapa yang hadir pada saat berdoa di masjid selepas shalat magrib dan melaksanakan shalat, maka ia tidak akan mati pada tahun tersebut.

► Hal-hal yang seperti ini adalah keyakinan yang batil dan tidak ada landasannya, dan ini bukan HADITS.

3. Membaca surat yasin pada malam nisfu sya’ban. mereka berkumpul dan membaca doa dengan cara tertentu.

► Karena sesungguhnya membaca Al Quran sangat disukai pada setiap waktu. Namun bila mengkhususkan hanya pada malam tersebut untuk membaca surat yang khusus, maka hal itu tidak pernah disebutkan dalam dalil apapun, TIDAK ADA HADITSNYA.

4. Shaum khusus di bulan syaban tgl 15 syaban atau diawal syaban.

► TIDAK ADA DALIL yang jelas tentang shaum tsb, lakukanlah shaum sunnah yg biasa yaitu senin kamis, daud atau yaumil bidh.

 

 

Salam !
———

copas dari KTQS

Leave a Reply