LAILATUL QADR

KTQS # 887

LAILATUL QADR

Quran Surat Al Qadr (97) ayat 1-5

ﺇِﻧَّﺎٓ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَٰﻪُ ﻓِﻰ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ٱﻟْﻘَﺪْﺭِ

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.

ﻭَﻣَﺎٓ ﺃَﺩْﺭَﻯٰﻙَ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ٱﻟْﻘَﺪْﺭِ

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

ﻟَﻴْﻠَﺔُ ٱﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

ﺗَﻨَﺰَّﻝُ ٱﻟْﻤَﻠَٰٓﺌِﻜَﺔُ ﻭَٱﻟﺮُّﻭﺡُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺭَﺑِّﻬِﻢ ﻣِّﻦ ﻛُﻞِّ ﺃَﻣْﺮٍ

Pada malam itu turun malaikat-malaikat ‎dan malaikat Jibril dengan ijin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

ﺳَﻠَٰﻢٌ ﻫِﻰَ ﺣَﺘَّﻰٰ ﻣَﻂْﻠَﻊِ ٱﻟْﻔَﺠْﺮِ

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

 

Lailatul qadar adalah malam yang penuh berkah. Barangsiapa yang terluput dari lailatul qadr, maka dia telah terluput dari seluruh kebaikan.

Sungguh merugi seseorang yang luput dari malam tsb. Seharusnya setiap muslim mengingat baik-baik sabda Nabi saw,

فِيهِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

“Di bulan Ramadhan ini terdapat lailatul qadr yg lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa diharamkan dari memperoleh kebaikan di dalamnya, maka dia akan luput dari seluruh kebaikan ”.[HR. Ahmad 2/385]
Oleh karena itu, sudah sepantasnya seorang muslim lebih giat beribadah ketika itu dengan dasar iman dengan melakukan segala macam ibadah-ibadah sunnah.
Seharusnya kita dapat mencontoh Nabi yang giat ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

‘Aisyah menceritakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ

“Rasulullah saw sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya”. [HR. Muslim no. 1175]

Jangan luput dari pahala yg berlimpah dan jangan luput dari segala kebaikan karena malam itu Allah mengatur segala urusan kita.
Bersiaplah !

Salam !

Leave a Reply