Mahazi 43 adalah Beberapa Perkara dan Hukum Berkaitan Dengan Amalan Melempar Jumroh di Hari-Hari Tasyrik bag 1

Halaqah 43 Beberapa Perkara dan Hukum Berkaitan Dengan Amalan Melempar Jumroh di Hari-Hari Tasyrik bag 1

1 Melempar Jumroh Aqobah di hari Kurban dan 3 Jumroh Shughro, Wustho dan Kubro di hari2 tasyrik adalah termasuk KEWAJIBAN HAJI sebagaimana sudah berlalu.

2 Tidak ada tempat yang khusus untuk mengambil kerikil. Boleh seseorang mengambilnya di Musdalifah / Mina / Mekkah.

3 Dahulu Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam dicarikan kerikil untuk beliau di Mina, dan beliau dalam perjalanan dari Musdalifah ke Jumroh Aqobah.  

4 Didalam shahih Muslim, dari Fadl Ibnu Abbas (semoga Allah meridhoi keduanya) beliau berkata : “Sehingga Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam memasuki Muhassir”

Dan Muhassir adalah termasuk Mina. Dan Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam berkata :

“Hendaklah kalian mengambil kerikil al-khodf yang digunakan untuk melempar Jumroh”.

Jumlah Jumroh yang diambil 49 bagi orang yang melakukan Naffar Awal dan 70 bagi orang yang melakukan Nafar Tsani.

5 Boleh seseorang mencari sendiri kerikilnya atau dicarikan oleh orang lain, dan boleh baginya untuk membeli dari orang lain.

6 Boleh mencari kerikil sekali untuk beberapa hari, atau mencari kerikil setiap hari sesuai dengan yang jumlah dibutuhkan pada hari tersebut.

7 Ukuran kerikil untuk melempar Jumroh adalah sebesar kerikil Khodf, yaitu kurang lebih sebesar biji jagung.  Adapun yang lebih besar dari itu, itu termasuk BERLEBIHAN.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam berkata : “Dengan yang semisal mereka. (maksudnya hendaklah kalian melempar dengan yang semisal kerikil-kerikil ini) dan hati-hatilah kalian dengan berlebih-lebihan dalam agama, karena sesungguhnya yang menghacurkan kalian adalah yang berlebih-lebihan dalam agama” (HR An Nasa’i, dishahihkan oleh Syaikh al Albani rahimahullah)

8 Tidak boleh melempar dengan selain kerikil, seperti kayu, besi, tulang, dll

9 Tidak disyariatkan mencuci kerikil-kerikil tersebut.

10 Boleh mengambil kerikil yang berserakan disekitar Jamarot.

11 Jemaah Haji harus yakin / memperkirakan bahwa kerikilnya jatuh ke Telaga.

12 Disunnahkan mengucapkan TAKBIR pada setiap lemparan. Berkata Jabin bin Abdillah al Anshory : “Maka Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam melempar Jumroh Aqobah 7 kerikil. Beliau bertakbir bersama setiap kerikil yang beliau lemparkan”.(HR Muslim)

13 Tidak sah melempar kerikil sekaligus.

14 Tidak sah hanya meletakkan kerikil dan hanya melemparkannya.