Masuknya Orang-Orang Yang Beriman Ke Dalam Surga (Bag.2)

BimbinganIslam.com
Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah 69 | Masuknya Orang-Orang Yang Beriman Ke Dalam Surga (Bag.2)
Download Audio: bit.ly/BiAS01-AR-S05-69

____________________________
MASUKNYA ORANG-ORANG YANG BERIMAN KE DALAM SURGA (BAG 2)
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-69 dari Silsilah Beriman kepada hari akhir adalah tentang

“Masuknya Orang-Orang Yang Beriman Ke Dalam Surga Bagian ke-2”

Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah menyebutkan di dalam hadīts Abdullāh bin Mas’ud Radhiyallāhu ‘anhu  yang diriwayatkan oleh Bukhāri dan Muslim tentang orang yang terakhir masuk ke dalam surga.

Beliau Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya aku mengetahui orang yang paling terakhir keluar dari neraka dan paling terakhir masuk ke dalam surga.

Seorang laki-laki keluar dari neraka dalam keadaan merayap, maka Allāh berkata kepadanya, “Pergilah dan masuklah ke dalam surga!”

Diapun mendatangi surga kemudian dibuat terbayang baginya bahwa surga telah penuh,  Diapun kembali dan berkata, “Wahai Rābb-ku aku mendapatkan surga sudah penuh”.

Allāh berkata, “Pergilah dan masuklah!”

Maka dia mendatangi surga kemudian dibuat terbayang baginya bahwa surga telah penuh.

Diapun kembali dan berkata, “Wahai Rābb-ku, aku mendapatkan surga sudah penuh”.

Allāh berkata, “Pergilah dan masuklah!”

Maka sungguh untukmu semisal dengan dunia dan sepuluh kali lipat dari dunia (atau) bagimu sepuluh kali lipat dari dunia.

Maka hamba tersebut berkata, “Apakah Engkau mengejekku? Atau menertawakanku, sedangkan Engkau adalah Raja?”

➢Berkata Abdullāh Ibnu Mas’ud Radhiyallāhu ‘anhu,

Sungguh aku melihat Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam tertawa sampai terlihat gigi geraham beliau.

Dikatakan bahwa orang ini adalah penduduk surga yang paling rendah tingkatannya.

◊ Pintu-pintu surga ada 8 (Delapan) ◊

Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

فِي الجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ، لاَ يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ

“Di dalam surga ada delapan pintu, di antaranya sebuah pintu yang bernama Ar-Rayyān, tidak memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.””

(HR Bukhāri dari Sahl Ibnu Sa’ad Radhiyallāhu ‘anhu )

➢Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah mengabarkan beberapa nama dari pintu-pintu surga.

Beliau Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

√Barang siapa yang menginfakkan dua pasang unta di jalan Allāh, maka akan dipanggil dari Pintu-pintu surga. Wahai Abdullāh ini adalah baik.
√ Barang siapa yang termasuk ahli shalāt ,dia akan dipanggil dari pintu shalāt.
√ Barang siapa yang termasuk ahli Jihād, maka akan dipanggil dari pintu Jihād.
√ Barang siapa yang termasuk ahli puasa, maka akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyān.
√ Barang siapa yang termasuk ahli shādaqāh, maka akan dipanggil dari pintu shādaqāh.

➢Berkata Abū Bakr Radhiyallāhu ‘anhu,

Tebusanku bapak dan ibuku, Yā… Rasūlullāh. Tidak ada yang rugi dipanggil dari pintu manapun.

Apakah ada yang dipanggil dari semua pintu?

Beliau Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Iya’,  dan aku berharap engkau termasuk mereka.

(HR. Bukhāri dan Muslim )

✾Orang yang memperbaiki wudhunya kemudian membaca dua kalimat syahadat, maka akan dibuka untuknya 8 pintu surga.

Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu kemudian memperbaiki wudhunya kemudian berkata,

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُُالله وَرَسُوْلُهُ

kecuali akan dibuka baginya 8 pintu surga, silahkan dia memasuki dari mana saja dia kehendaki.”

(HR Muslim)

✾Delapan pintu surga ini dibuka setiap tahun di bulan Ramadhan.

Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila masuk bulan Ramadhan, maka akan dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu jahannam dan akan dibelenggu syaithān-syaithān.”

(HR Bukhāri dan Muslim)

↝Ada di antara pintu-pintu surga yang jarak antara kedua tepi pintunya seperti jarak antara kota Mekkah dan kota Busra atau kota Mekkah dan kota Hajar.

(HR Bukhāri dan Muslim )

↝Hajar adalah kota masyhur di Bahrain
↝Busra adalah kota masyhur di Suriah

Apabila diukur maka jarak antara kota Mekkah dan kedua kota tersebut kurang lebih 1200 km.

Di dalam hadīts yang lain,

Rasūlullāh Shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan,

“Bahwasanya ada di antara pintu-pintu surga yang jarak antara kedua tepinya 40 tahun perjalanan.”

(HR Muslim )

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memudahkan jalan kita menuju Surga.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

Masuknya Orang-Orang Yang Beriman Ke Dalam Surga (Bag.2)