MENGENAL ALLĀH TA’ĀLA DENGAN NAMA-NAMA dan SIFAT SIFAT-NYA

Kamis, 15 Jumadāl Akhir 1437 H / 24 Maret 2016 M
Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
Silsilah Mengenal Allāh
Halaqoh 10 | Mengenal Allāh Dengan Nama-Nama Dan SifatNya
▶ Download Audio: bit.ly/BiAS04-AR-S02-10
➖➖➖➖➖➖
MENGENAL ALLĀH TA’ĀLA DENGAN NAMA-NAMA & SIFAT SIFAT-NYA 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-10 dari Silsilah Mengenal Allāh adalah tentang “Mengenal Allāh Subhānahu wa Ta’āla Dengan Nama & SifatNya”.
———————————————-
Allāh Subhānahu wa Ta’āla telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh memiliki nama & sifat.
Allāh berfirman :

ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ

“Dan Allāh memiliki nama-nama yang paling baik.”
(QS Al-A’rāf: 180)
 
Dan Allāh berfirman :

ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﻤَﺜَﻞُ ﭐﻟۡﺄَﻋۡﻠَﻰ

“Dan Allāh memiliki sifat-sifat yang paling tinggi.”
(QS An-Nahl: 60)
 
Kita mengenal Allāh dengan nama & juga sifat tersebut.
 
Kita mengenal Allāh sebagai Dzat Yang Maha Penyayang karena Dia adalah Ar Rahmān Ar Rahīm.
Dan kita mengenal Allāh sebagai Dzat Yang Maha Pengampun karena Dia adalah Al-Ghafūr, dan seterusnya.
Dan Allāh mengabarkan di dalam Al-Qurān bahwasanya di antara sifat Allāh adalah:
  •  Allāh beristiwa’ di atas ‘Arsy.
  •  Allāh memiliki dua tangan.
  •  Allāh berada di atas.
Dan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan bahwasanya,
      • Allāh Subhānahu wa Ta’āla turun ke langit dunia pada setiap sepertiga malam yang terakhir.
Dan juga sifat-sifat yang lain.
Kewajiban kita sebagai seorang Muslim adalah menetapkan nama & juga sifat tersebut, karena Allāh Subhānahu wa Ta’āla lebih tahu tentang diri-Nya daripada kita semua.
Dan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam lebih tahu tentang Allāh daripada kita.
Tidak boleh seorang Muslim menolak nama-nama dan juga sifat-sifat tersebut.
Dan tidak boleh dia menyerupakan, karena Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

ﻟَﻴۡﺲَ ﻛَﻤِﺜۡﻠِﻪِۦ ﺷَﻰۡﺀٌ۬ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﭐﻟﺴَّﻤِﻴﻊُ ﭐﻟۡﺒَﺼِﻴﺮ

“Tidak ada yang serupa dengan Allāh dan Dia adalah Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
(QS Asy-Syūrā: 11)
 
Jadi yang benar, yang seharusnya dilakukan oleh seorang Muslim adalah:
 
Menetapkan nama & sifat tersebut sebagaimana datangnya, sesuai dengan keagungan & kebesaran Allāh Subhānahu wa Ta’āla, tanpa menyerupakan dan tanpa mentakwil nama & juga sifat tersebut.
 
⇒ Mentakwil adalah menafsirkan nama & sifat Allāh bukan dengan maknanya yang benar.
 
Seperti;
• Mentakwil istiwā dengan kekuasaan.
• Mentakwil turunnya Allāh dengan turunnya rahmat Allāh.
• Dan lain-lain.
Ini adalah halaqah yang terakhir dari Silsilah Mengenal Allāh.
Dan sampai bertemu kembali pada Silsilah berikutnya.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
‘Abdullāh Roy
Di Kabupaten Pendeglang
✒Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAs

Mengenal Allāh Dengan Nama-Nama Dan SifatNya