Muslim Normal, Tak Percaya Paranormal

Muslim Normal, Tak Percaya Paranormal

Assalamu’alaykum Sahabat CintaQuran.

 

Sudah sunatullah jika kehidupan kita penuh dengan ketidakpastian. Kondisi ini yang mendorong kita untuk selalu berusaha dan bertawakkal. Namun bagi sebagian orang, ketidakpastian menjadi hal yang menjemukkan. Sehingga mereka berusaha mencari tahu tabir ghaib dibalik ketidakpastian dengan mendatangi paranormal. Ini perilaku abnormal untuk seorang muslim. Karena Islam dengan tegas melarang kita mendatangi dukun dan sejenisnya. Apalagi mempercayai perkataannya yang berkaitan dengan  ghaib.

“Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal lalu memercayai apa yang dia katakan maka dia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad (shallallahu ‘alaihi wa sallam).”[HR. Ahmad]

“Barangsiapa mendatangi paranormal kemudian bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 malam.” [HR. Muslim]

Di era sekuler kapitalis, ketidakpastian dijadikan lahan bisnis. Krisis spiritual yang menjangkiti masyarakat,turut mensukseskan kenaikan omzet jasa paranormal. Tanpa sungkan, masyarakat mendatangi paranormal untuk bertanya tentang masa depan karir, jodoh, usaha, cinta, keluarga, atau kematian. Untuk mendapatkan kabar pasti atau sekedar menanamkan sugesti. Mereka percaya dengan ramalan zodiak, kartu tarot, garis tangan, meski itu semua hanya permainan. Pada masa rasul, paranormal dihinakan karena menggiring muslim menjadi musyrik. Sementara saat ini, mereka justru dimuliakan oleh media.Sehingga masyarakat kian terbawa gaya hidup sekuler yang menduakan Sang Pencipta. Muslim normal, tak percaya paranormal