PERAYAAN MAULID NABI

PERAYAAN MAULID NABI

DOA DAN KAJIAN ISLAMI

Tinjauan Sejarah & Syariat

Pertama, Kelahiran Rasul saw tidak diketahui secara pasti kapan, tgl 9 atau 12.

Bahkan sebagian ulama menyimpulkan bhw kelahiran beliau adalah tgl 9 dan bukan 12 Rabi’ul Awwal.

Oleh sebab itu maka menjadikan perayaan tgl 12 Rabi’ul Awwal tidak ada dasarnya dari sisi TINJAUAN SEJARAH.

Kedua, Dari sisi TINJAUAN SYARIAT maka merayakannya pun tidak ada dasarnya.

Karena apabila hal itu termasuk bagian syariat Allah maka pasti Nabi saw dan para sahabat yang jelas-jelas mencintai beliau akan melakukannya. Tapi sayang sekali tidak ada satupun dalil yang memerintahkan untuk merayakan hari kelahirannya. NABI dan SAHABAT-SAHABAT TIDAK PERNAH MERAYAKANNYA, bahkan beliau melarang untuk memujinya secara berlebihan.

“Janganlah kalian BERLEBIH-LEBIHAN dalam MEMUJIKU sebagaimana orang-orang Nasrani memuji anak Maryam, Aku tidak lain hanyalah seorang hamba, maka katakanlah : Hamba Allah dan Rasul Allah”. (HR. Bukhari)

Dan memperingatkan kita untuk tidak berlebihan dalam beragama, sudah CUKUP SYARIAT YANG BELIAU BAWA dan kita hanya mengikutinya, TIDAK PERLU KREATIFITAS KITA.

وَإِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِي الدِّيْنِ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِي الدِّيْنِ (رواه أحمد)

Rasulullah Saw. bersabda: “JAUHILAH oleh kalian BERLEBIHAN DALAM BERAGAMA (Ghuluw), karena telah binasa orang-orang sebelum kalian dengan sebab ghuluw dalam agama” (HR.Ahmad).

BERSHALAWAT kpd Rasulullah yang terbaik adalah saat shalat, SAAT DUDUK TAHIYAT.

Maka dari itu perbanyaklah shalat-shalat sunat, agar kita bisa lebih banyak lagi bershalawat kepada beliau.

Inilah SHALAWAT yang DIAJARKAN LANGSUNG oleh RASULULLAH:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa ‘alâ âli Muhammad.

Yaa Allah, Sampaikan Sholawat kepada Muhammad dan Keluarga Muhammad.

 

 

kiriman dari KTQS – Bandung

Leave a Reply