QABLIYAH SHUBUH

 

QABLIYAH SHUBUH

Qabliyah shubuh adalah shalat sunnah dua rakaat sebelum shubuh, yg tidak pernah Rasulullah tinggalkan, seperti halnya shalat witir, namun tidak seperti shalat dhuha yg kadang dikerjakan dan kadang tidak.

Dari Aisyah ra, “Nabi Saw tidak pernah memelihara satu shalat sunnah pun dgn sangat sungguh sungguh melebihi dua rakaat sebelum shalat shubuh”. (HR. Bukhari 1169 dan Muslim 724)

Abu Hurairah, Rasulullah bersabda. ” Janganlah kalian meninggalkan shalat dua rakaat qabla shubuh walaupun seekor kuda mencampakkannya”. (Musnad Ahmad II:405, Abu Dawud II:20)

RINGAN DAN CEPAT

Dan Rasulullah melakukannya dgn sangat ringan (rak’ataini khafifatain) dan surat yg dibacanya pendek dan cepat.

Aisyah ra berkata, “Rasulullah meringankan dua rakaat sebelum shalat shubuh, dan aku mengira Rasulullah tidak membaca al-Fatiha”. (HR. Bukhari 1171 dan Muslim 724)

KEUTAMAAN

Keutamaan shalat qabliyah shubuh ini sangat besar, sehingga Rasulullah sangat menekankan shalat ini agar diamalkan rutin oleh umat, termasuk saat safar.

Aisyah ra mengatakan, “Dua rakaat sebelum shalat shubuh lebih baik daripada dunia dan seisinya”. (HR. Muslim 725)

APABILA TERTINGGAL

Begitu istimewanya shalat ini sampai sampai apabila tertinggal karena masbuq shalat berjamaah atau terlupa, dapat diganti dan dilakukan diwaktu lain.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yg mengerjakan shalat dua rakaat sebelum shalat shubuh, hendaknya dia mengerjakan setelah terbit matahari”. (HR. Tirmidzi, Baihaqi, Al Hakim, ash Shahihah 2361)

Dari Qais bin Amr, “Rasulullah melihat seseorang mengerjakan shalat dua rakaat setelah shalat shubuh, lalu orang itu mengatakan, aku belum mengerjakan shalat dua rakaat sebelum shubuh jadi aku mengerjakannya sekarang, lalu  Rasulullah diam (tanda setuju)”. (HR. Abu Dawud 1128)

Mari kita rutinkan/dawamkan shalat qabliyah shubuh ini sesuai sunnah Rasulullah Saw yg shahih.

 

doadankajianislami-sujud

 

 

TANYA JAWAB QABLIYAH SUBUH

1. TANYA
a. Apa sholat sunat Qobliyah ini jg disebut sholat sunat fajar?
b. Adakah dalil yg shahih Nabi tidak pernah meninggalkannya?
JAWAB
a. Ya betul, dalam hadits disebut dgn Rak’atal Fajri atau Rak’atil Fajri, dua rakaat sebelum shalat shubuh atau Rak’ataeni Khofifatain yaitu dua rakaat yg ringan
b. Aisyah berkata, “Dua rakaat yg tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saat safar ataupun tidak, yaitu qabla subuh”. (HR. Bukhari I:213)

2. TANYA
Boleh gak kita melaksanakannya setelah sholat subuh tidak menunggu terbit matahari?
JAWAB
Apabila terlupa atau tidak keburu karena terlambat dan shalat shubuh berjamaah sudah dimulai, maka shalatlah qabliyah shubuh saat teringat, atau langsung setelah shalat shubuh.

3. TANYA
Ass Wr.Wb Ustadz,
Bagaimana niat sholat sunah Qabliyah Subuh? Trima ksh
JAWAB
Wa’alaikumsalam wr wb
Niat adalah urusan hati, jadi niatkan saja dalam hati akan shalat qabliyah shubuh.
Tidak ada niat khusus dgn kalimat tertentu yg dicontohkan Rasulullah Saw terkait dgn niat  shalat apapun.
Niat artinya al-qasdu (bermaksud), mengarahkan hati untuk melakukan sesuatu, jd Kalau sudah berwudhu lalu menghadap kiblat dan pasti berniat untuk shalat tertentu, dan itu sudah cukup.

4. TANYA
Tp klo qobla subuh boleh dilakukan sesudah, jadi ba’da dong ya? Syukron ustad.

JAWAB
Bukan begitu pengertiannya, bukan jadi shalat rawatib ba’da shubuh tapi sebagai pengganti shalat qabliyah Shubuh yg terlupa atau tertinggal.

Seperti qadha shaum ramadhan, diganti dibulan syawal kan tidak menjadi shaum syawal tapi tetap shaum ramadhan.

5. TANYA
Qabla subuh nya sesudah atau sebelum azan pak ?
JAWAB
Sesudah adzan. Kalau sebelum adzan, shalat tahajud namanya.

 

 

 

Salam !

dari KTQS

Leave a Reply