Qona’ah

Qona’ah Bukan Pasrah

Assalamu’alaykum Sahabat CintaQuran.

 

Bayangkan ketika Anda haus kemudian meminum air laut yang asin. Apa yang Anda rasakan? Bukannya hilang dahaga, malah tambah haus. Seperti itulah gambaran orang-orang yang cinta dunia. Tidak pernah akan sampai pada kepuasan hingga ajal menjemputnya. Islam tidak melarang kecintaan kita pada harta, tahta, atau wanita. Tapi bukan berarti terobsesi menghalalkan segala cara demi mengejar kenikmatan dunia yang tak seberapa. Disinilah pentingnya kita membangun sifat qona’ah.  Sikap mulia yang mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, ikhlas, dan menerima apa pun kenikmatan yang Allah anugerahkan.

Dan Jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha melihat. (QS. Asy-Syuura: 27)

“Jadilah kamu seorang yang wara’, nanti kamu akan menjadi sebaik-baik hamba Allah, jadilah kamu seorang qona’ah, nanti kamu akan menjadi orang yang paling bersyukur kepada Allah, sedikitkanlah tertawa karena banyak tertawa itu mematikan hati.” (Hadis riwayat al-Baihaqi)

Bersikap qona’ah bukan berarti fatalis atau menerima begitu saja keadaan yang terjadi pada diri. Tapi justru optimis dan positif thinking bahwa apa yang terjadi adalah modal yang Allah berikan pada kita untuk kehidupan yang lebih baik. Bisa lebih produktif menebar manfaat pada banyak orang. Sikap qona’ah yang mengawal kita dari godaan kesenangan dunia. Setiap nikmat yang diperoleh, tak lupa disyukuri dan dikembalikan pada Allah dalam bentuk kontribusi bagi kebaikan Islam dan kaum Muslimin.

 

Selamat menanam sikap qona’ah penuh berkah…

 

 

qanaah-doadankajianislami