RAJAB (2)

RAJAB (2) : Puasa Khusus di Bulan Rajab Berdasarkan Hadits Palsu

Ibnu Taimiyah berkata:

”Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban utk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka TIDAK ADA TUNTUNANNYA DARI NABI SAW  dan para sahabat mengenai hal ini. Semua hadits yg menyebutkan keistimewaan BERPUASA PADA BULAN RAJAB ADALAH DHOIF/LEMAH, bahkan MAUDHU’/PALSU. Tdk ada satupun hadits yg bisa dijadikan sandaran bg para ulama utk diamalkan”. (Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291)

Dari Kharsyah bin al-Harr, dia berkata : “Aku pernah melihat Umar ra memukul telapak tangan org2 yg berpuasa Rajab, hingga mereka pun meletakkan tangan di atas makanan. Umar pun berseru “Makanlah! HANYA ORANG-ORANG JAHILIYAH YG MENGAGUNGKAN BULAN RAJAB”. (HR. Ibnu Abi Syaibah di dlm al-Mushannaf, hadits ini shahih)”

Tiga imam Hadits:Imam An Nawawi, Imam As Suyuti & Imam Ibnu Hajar Al Asqalani, Mereka berkata: “Hadits Hadits yg berkaitan dgn Keutamaan & Amalan amalan Bulan Rajab & Sya’ban, Jangankan Shahih, Dha’ifpun Tidak Ada, ARTINYA SEMUANYA MAUDHU'(PALSU)”

WASPADALAH TERHADAP PARA PENDUSTA ATAS NAMA NABI DGN HADITS HADITS PALSU.

Dari Samurah bin Jundub dari Nabi Saw bersabda: “Brgsiapa yg menceritakan satu hadits dariku, padahal dia tahu bahwa hadits itu dusta, maka dia termasuk salah seorang dari dua pendusta”. (HR. Ahmad (V/20), Muslim (I/7) dan Ibnu Majah (no. 39))

Rasulullah Bersabda, “Brg siapa yg BERAMAL BUKAN diatas PETUNJUK kami (RASULULLAH), maka amalan tsb TERTOLAK”. (Muttafaqun ‘alaihi)

Orang yg mau mendengarkan nasehat yg baik, dia akan berusaha meninggalkan segala bentuk amalan yg tdk sesuai Sunnah Rasulullah Saw.

Jadi, TIDAK ADA PUASA APAPUN yg khusus dibulan Rajab dan Sya’ban, kecuali puasa2 sunnah yg shahih, Senin Kamis, Daud, 3 hari ditengah bulan hijriyah.

Sahabatku, kembalilah pada hukum Allah yg benar agar amalanmu di terima…

copas dari KTQS – Bandung

Leave a Reply