RAJAB (4)

RAJAB (4) : DOA BULAN RAJAB

Menceritakan kepada kami Abdullah, Ubaidullah bin Umar, dari ZAIDAH bin Abi ar-Raaqod, dari ZIYAD an-Numairi, dari Anas bin Malik berkata ia, Nabi saw apabila masuk bulan Rajab, beliau berdo’a ;

“ALLAHUMMA BARIKLANA FI RAJAB WA SYA’BAN WA BALLIGHNA RAMADHAN”

Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan.

Kemudian beliau berkata, “Pada malam jumatnya ada kemuliaan, dan siangnya ada keagungan. (Musnad Imam Ahmad 1/259)

Kita sering mendengar do’a yg tsb saat mendekatnya bulan suci Ramadhan.

Namun yg menjadi persoalan adalah, apakah benar do’a ini berasal dari Rasulullah (haditsnya shahih)?

Hadits tersebut memiliki 2 cacat di sanadnya :

1. Rawi bernama : ZIYAD bin Abdullah An-Numairy

Berkata Yahya bin Ma’in, Abu Daud, Ibnu Hajr : Haditsnya Dhaif

2. Rawi bernama : ZAIDAH bin Abi Ar-Raaqod

– Berkata Bukhari, Baihaqi : Haditsnya Mungkar.

– Abu Daud, An-Nasa’i : Aku tidak mengenalnya

– Adz-Dzahaby berkata : Tidak bisa dijadikan hujjah

– An-Nawawi : Terdapat kedhaifan dalam sanadnya.

Jadi doa itu bukan berasal dari Rasulullah Saw.

———-

RENUNGAN :

Menurut Dr Yusuf al-Qardhawi: Di dalam kaidah syara’, TIDAK DIBOLEHKAN MENENTUKAN sesuatu hari khusus utk berpuasa atau sesuatu malam yg tertentu utk dihidupkan dgn ibadah TANPA BERSANDARKAN KEPADA NASH SYARA’ (hadits shahih) karena sesungguhnya urusan ibadah ini bukanlah urusan kita, tetapi ia adalah HAK ALLAH SEMATA-MATA.(Fatawa al-Muasarah, 2/343)

Begitu banyak orang yg TERSESAT dgn amalan yg tidak ada rujukannya dari Rasulullah saw, sehingga mereka MENGIRA  telah MENDAPATKAN KEBAIKAN dari ibadah tersebut, padahal TIDAK DAPAT APA-APA.

Rasulullah Saw bersabda,

“Betapa banyak org yg menginginkan kebaikan (dari ibadah yg dilakukannya), namun tidak mendapatkannya”. (HR. Ad-Darimi 204 dari Abdullah bin Mas’ud)

Na’udzubillah.

 (dari  KTQS-Bandung)

Leave a Reply